Sabtu, 5 April, 2025
Informasi Damai
Archives by: Desi Ratriyanti

Desi Ratriyanti

0 comments

Desi Ratriyanti Posts

Dari “Sister Fillah” ke “Teman Hijrah”; Waspada Sektarianisme Agama Terselubung

Dari "Sister Fillah" ke "Teman Hijrah"; Waspada Sektarianisme Agama Terselubung
Faktual
Sektarianisme sebagai sebuah fenomena perpecahan dan kebencian berbasis perbedaan identitas kerap kali tidak muncul secara terbuka alias eksplisit. Di negara yang dilanda konflik seperti negara-nagata Timur Tengah, sektarianisme beragama memang tampak secara eksplisit, bahkan vulgar. Misalnya, kaum Sunni menuding Syiah sebagai kafir. Lalu dua kelompok itu berperang. Di negara yang damai, sektarianisme kerap kali tidak muncul secara eksplisit apalagi vulgar. Lebih sering, sektarianisme mewujud secara implisit alias terselubung melalui beragam ...
Read more 0

Radio Salafi; Upaya Menggerus Paham Aswaja-Nahdliyah di Kalangan Muslim Tradisional

Radio Salafi; Upaya Menggerus Paham Aswaja-Nahdliyah di Kalangan Muslim Tradisional
Faktual
Perbincangan tentang infiltrasi paham salafi-wahabi kerap kali hanya tersita pada isu tentang penyebaran melalui kanal digital yang menyasar kalangan muslim kelas menengah perkotaan. Alhasil, kita kerap lupa bahwa penetrasi paham salafi-wahabi juga terjadi di kalangan muslim tradisional pedesaan yang sebelumnya dikenal sebagai basis kelompok nahdliyin (pengikut Nahdlatul Ulama). Dalam beberapa tahun belakangan, terjadi upaya yang masif dari kalangan salafi-wahabi untuk merebut dan menguasasi basis nahdliyin ini. Berbagai upaya dilakukan untuk ...
Read more 0

Mengamplifikasi Dakwah Aswaja di Tengah Wahabisasi Berlabel “Manhaj Salaf”

Mengamplifikasi Dakwah Aswaja di Tengah Wahabisasi Berlabel “Manhaj Salaf”
Narasi
Mata saya terbelalak ketika tengah menggulir lini masa media sosial Instagram. Di laman explore saya menemukan sebuah unggahan dengan tajuk “lowongan kerja manhaj salaf”. Sontak saya kepo dan mencari tahu lebih lanjut akun tersebut. Ternyata, akun tersebut berisi unggahan tentang lowongan kerja. Tapi, beda dengan lowongan kerja pada umumnya, semua loker di akun tersebut menyertakan kualifikasi atau syarat “haris bermanhaj salaf” dan jika perempuan wajib mengenakan jilbab syar’i. Lowongan yang ...
Read more 0

Mutasi Sel Teroris; Ancaman Wabah Propaganda Ekstremisme Digital

Mutasi Sel Teroris; Ancaman Wabah Propaganda Ekstremisme Digital
Narasi
Fenomena terorisme di Indonesia mengalami fluktuasi. Itu kenyataan yang harus diakui. Angka terorisme mengalami naik-turun. Kita patut bersyukur, dalam dua tahun, mulai 2023 dan 2014 ini Indonesia bebas dari aksi teror. Apresiasi harus kita berikan pada Densus 88, BNPT, dan stakeholder terkait yang gencar melakukan pendekatan lunak pada jaringan radikal-ekstrem. Pembubaran diri Jamaah Islamiyyah secara sukarela tempo hari adalah bukti valid keberhasilan soft-approach dalam menanggulangi terorisme. Sejumlah kalangan pun beranggapan, ...
Read more 0

Retrospeksi Keberagamaan di 2024; Membaca Popularitas Salafi-Wahabi dan Lahirnya Jihadis Gen-Z

Retrospeksi Keberagamaan di 2024; Membaca Popularitas Salafi-Wahabi dan Lahirnya Jihadis Gen-Z
Narasi
Sebelum memasuki tahun baru 2025, adalah hal yang penting untuk melakukan retrospeksi. Istilah retrospeksi berarti melihat kembali peristiwa atau pengalaman di masa lalu untuk belajar dan memperbaiki diri. Retrospeksi dibutuhkan agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama di masa depan. Jika melihat perjalanan setahun ke belakang, kita patut berbangga atas capaian bangsa ini. Kita berhasil menyelenggaran pesta demokrasi dengan aman dan damai. Pesta demokrasi 2024 bahkan steril dari politik identitas ...
Read more 0

Etika Dakwah (Nusantara) di Era Digital; Meneguhkan Moderasi, Mencegah Dehumanisasi

Etika Dakwah (Nusantara) di Era Digital; Meneguhkan Moderasi, Mencegah Dehumanisasi
“Humor terbaik adalah menertawakan diri sendiri. Humor terburuk adalah menertawakan yang lemah, dhaif, dan tak berkuasa“. Demikian quote masyhur dari seorang Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Sebuah kutipan yang layak kita hadirkan di tengah hiruk pikuk kontroversi dan polemik menyangkut penceramah agama yang heboh belakangan ini. Adalah Gus Miftah, seorang pendakwah nyentrik, yang identik dengan rambut gondrong, blangkon, dan kacamata hitam model aviator, membikin geger jagat maya dalam beberapa hari ...
Read more 0

Mudarat Reuni 212; Antara Mobokrasi dan Delegitimasi Demokrasi

Mudarat Reuni 212; Antara Mobokrasi dan Delegitimasi Demokrasi
Faktual
Pasca menggelar aksi Reuni 411 beberapa waktu lalu, FPI yang kini berganti nama menjadi Forum Persaudaraan Islam kembali menggelar aksi Reuni 212. Bertempat di Monumen Nasional, sejumlah massa berpakaian serba putih berkumpul entah untuk tujuan apa. Di hari Senin, di awal bulan dan pengunjung tahun. Ketika semua orang sibuk bekerja, bersekolah, menjalani kehidupan, ada sekumpulan orang yang sejak pagi buta berkumpul dalam kegiatan yang bertajuk Reuni 212. Barangkali, mereka inilah ...
Read more 0

Mengembalikan Kohesi Sosial Pasca Pilkada

Narasi
Di desa tempat tinggal saya, ada pameo begini “pemilihan lurah/kepala desa itu bisa bikin dua tetangga yang tembok rumahnya nempel, jadi bertengkar. Padahal, lurahnya sudah berganti, tapi bertengkarnya masih langgeng“. Pameo itu berisi sindiran atas fenomena orang yang dekat secara sosial, bahkan keluarga, namun harus bertengkar, bermusuhan, karena beda pilihan politik. Ironisnya, pertengkaran itu berlangsung lama, bahkan ketika kepemimpinan sudah berganti periode, permusuhan itu masih tetap ada. Pameo itu juga ...
Read more 0

Pilkada 2024 dan Panasnya Mesin Propaganda Khilafah di Ruang Maya

Pilkada 2024 dan Panasnya Mesin Propaganda Khilafah di Ruang Maya
Narasi
Saya baru saja menamatkan sebuah film berjudul Goebbels and The Fuhrer (2024). Film yang menceritakan kisah hubungan antara pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler dan tangan kanannya, Paul Joseph Goebbels. Sosok Goebbles merupakan figur penting dalam karir politik Hitler dan tindakan Holocaust (genosida kaum Yahudi Eropa) yang dilakukannya. Goebbels adalah seorang propaganda ulung yang lihai memoles citra Hitler, dan membuat Holocaust menandai seolah-olah benar. Ia juga bertanggung jawab mengobarkan tindakan anti-semitisme ...
Read more 0

Mutasi Ideologis HTI dan FPI; Wajah Baru Gerakan Radikal di Indonesia

Mutasi Ideologis HTI dan FPI; Wajah Baru Gerakan Radikal di Indonesia
Narasi
Sebagian besar dari kita tentu pernah menonton film tentang makhluk mutan. Yakni organisme yang mengalami perubahan genetik (DNA). Dalam berbagai film fiksi ilmiah, mahkluk mutan ini kerap divisualkan ke dalam wujud yang menyeramkan, memiliki rupa dan tubuh yang aneh, dan diposisikan sebagai tokoh antagonis (jahat). Kelebihan mereka hanya satu, yakni sukar sekali dibunuh, bahkan bisa mati berulang kali lalu hidup kembali. Gambaran makhluk mutan yang sukar dibunuh itu cocok untuk ...
Read more 0