Senin, 24 Januari, 2022
Informasi Damai
Archives by: Desi Ratriyanti

Desi Ratriyanti

0 comments

Desi Ratriyanti Posts

4 Alasan Mengapa Ujaran Kebencian Berbahaya Bagi Kebinekaan dan Kemanusiaan

Suara Kita
Kasus ujaran kebencian yang dilakukan Bahar bin Smith dan Ferdinand Hutahaen menyita perhatian publik beberapa hari belakangan ini. Dua kasus itu seolah membuktikan bahwa fenomena semburan kebencian nyatanya belum reda di negeri ini. Bahkan, bisa dibilang fenomena ujaran kebencian masih menjadi problem laten di negeri ini. Data The Wahid Institute menyebutkan bahwa selama tahun 2014-2018 tercatat ada mencatat 120 siar kebencian keagamaan dengan pelaku aktor non-negara. Sementara itu Polri mencatat ...
Read more 5

Dari Kecemburuan ke Kebencian; Pentingnya Kontranarasi Melawan Hasutan Berbasis Agama

Dari Kecemburuan ke Kebencian; Pentingnya Kontranarasi Melawan Hasutan Berbasis Agama
Suara Kita
Pemerintah resmi membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3 di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pertimbangannya ialah kasus penularan Covid-19 yang dirasa kian terkendali. Sebagai catatan, saat ini kasus harian penularan Covid-19 di Indonesia berada di bawah 400. Sedangkan capaian vaksinasi sudah mencapai nyaris 80 persen. Meski demikian, pembatasan kegiatan masyarakat tetap diberlakukan dengan menyesuaikan kondisi penanganan Covid-19 di setiap wilayah. Ironisnya, kebijakan pembatalan PPKM level 3 di masa ...
Read more 0

Tiga Bentuk Penyelewengan Khilafah dan Jihad; Manipulasi, Eksploitasi, Politisasi

Tiga Bentuk Penyelewengan Khilafah dan Jihad; Manipulasi, Eksploitasi, Politisasi
Suara Kita
Ditinjau dari sisi teologis maupun historis, khilafah dan jihad merupakan bagian dari Islam. Dari sisi teologis, kita bisa melacak ajaran Islam tentang khilafah dan jihad. Baik di dalam Al Quran maupun hadist Rasulullah. Demikian pula dalam konteks historis. Khilafah dan jihad merupakan bagian tidak terpisahkan dari sejarah peradaban dunia Islam. Di masa lalu, kita pernah mengalami masa kejayaan di bawah sistem kekhalifahan. Demikian pula, jihad juga menjadi bagian penting dari ...
Read more 4

Tiga Tantangan Ulama di Tengah Transformasi Terorisme

Tiga Tantangan Ulama di Tengah Transformasi Terorisme
Suara Kita
Menjadi ulama berarti harus siap memikul tanggung jawab agama, sosial, politik, dan budaya sekaligus. Dari sisi agama, ulama ialah warasatul anbiya’ yang meneruskan perjuangan Nabi dalam menyampaikan akidah Islam dan memperbaiki akhlak manusia. Dari sisi sosial, ulama ialah sosok panutan, teladan, alias role model dari segi ucapan dan tindakan. Dari sisi politik, ulama ialah perekat bangsa yang terdiri atas entitas yang beragam. Sedangkan dari segi budaya, ulama ialah aktor penjaga ...
Read more 0

Efek Destruktif KKB dan Bagaimana Islam Menyikapi Separatisme?

Efek Destruktif KKB dan Bagaimana Islam Menyikapi Separatisme?
Suara Kita
Konon, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang belakangan gemar bikin rusuh itu sebenarnya tidak lebih dari 150 orang. Namun, mereka sukar diberantas karena bersembunyi di pedalaman hutan Papua yang lebat dan nyaris tidak terjamah manusia. Mereka kerap menyerang secara tiba-tiba dan menghilang tanpa meninggalkan jejak. Penguasaan medan itulah yang membuat KKB sukar dibasmi. Selama ini, sepak terjang KKB lebih banyak menimbulkan efek destruktif ketimbang konstruktif. Efek destruktif yang ...
Read more 5

Pahlawan Masa Kini; Menjaga NKRI, Melawan Radikalisasi

Pahlawan Masa Kini; Menjaga NKRI, Melawan Radikalisasi
Suara Kita
Peringatan Hari Pahlawan 10 November akan menjadi selebrasi tanpa makna jika kita gagal menyerap esensi di baliknya. Sebaliknya, peringatan Hari Pahlawan akan memberikan signifikansi bagi bangsa jika kita berhasil meneladani sikap kepahlawanan para pejuang bangsa di masa lalu. Konteks spesifik lahirnya Hari Pahlawan ialah pertempuran Surabaya antara pejuang kemerdekaan melawan tentara NICA dan Sekutu yang ingin kembali menjajah Indonesia. Dalam konteks yang lebih luas, Hari Pahlawan dimaksudkan sebagai upaya merawat ...
Read more 0

Dua Bentuk Penyelewengan Agama oleh Kaum Radikal: Eksploitasi dan Manipulasi

Dua Bentuk Penyelewengan Agama oleh Kaum Radikal: Eksploitasi dan Manipulasi
Suara Kita
Perbincangan seputar agama kerap menuntun kita pada situasi yang ambigu. Di satu sisi, bagi kalangan spiritualis sejati, agama ialah sumber nilai moral, etika dan penuntun keselamatan manusia. Di sisi lain, bagi kalangan oportunis-pragmatis, agama tidak lebih dari sebuah alat untuk memicu konflik sosial, peperangan, dan kekacauan dalam hidup manusia. Di dalam bahasa sanskerta, agama itu berasal dari dua suku kata, yakni “a” yang berarti tidak dan “gama” yang bermakna kacau. ...
Read more 0

Reaktualisasi Sumpah Pemuda; Membangkitan Gairah Milenial Melawan Ideologi Radikal

Reaktualisasi Sumpah Pemuda; Membangkitan Gairah Milenial Melawan Ideologi Radikal
Suara Kita
Sumpah Pemuda pada dasarnya merupakan kisah tentang upaya kaum muda di awal pergerakan revolusi kemerdekaan untuk membangun inklusivitas, konektivitas sekaligus menegaskan identitas keindonesiaan. Membangun inklusivitas dalam artian Sumpah Pemuda merupakan bentuk pengakuan terhadap perbedaan agama, suku, ras, etnis, warna kulit, bahasa dan lain sebagainya. Membangun konektivitas dalam artian Sumpah Pemuda merupakan jembatan pemersatu dari beragam kepentingan kelompok berbasis primordial. Sedangkan menegaskan identitas dalam artian Sumpah Pemuda berusaha merekonstruksi identitas keindonesiaan ...
Read more 0

Tiga Sesat Pikir NII dan Mengapa Kita Harus Melawan Ideologi Pemecah Belah NKRI

Tiga Sesat Pikir NII dan Mengapa Kita Harus Melawan Ideologi Pemecah Belah NKRI
Suara Kita
Gerakan NII (Negara Islam Indonesia) ibarat virus yang sukar dibasmi. NII lihai berkamuflase dan bermetamorfosis. Mereka memanfaatkan celah dalam sistem demokrasi yang memungkinkan mereka bisa eksis. Terbukti, ada 59 warga Garut, yang mayoritas anak muda, dibaiat sebagai anggota NII. NII memiliki sejarah panjang dalam praktik makar berlatar agama di negeri ini. Pertama kali didirikan oleh RM. Kartosuwiryo pada 1949, NII lantas menyebar ke sejumlah daerah. Di Sulawesi, NII menginspirasi lahirnya ...
Read more 0

Pancasila Sakti Untuk Menghalau Ideologi Transnasional Anti-NKRI

Pancasila Sakti Untuk Menghalau Ideologi Transnasional Anti-NKRI
Suara Kita
Setiap tahun bangsa Indonesia dua kali melakukan peringatan yang berhubungan dengan Pancasila. Setiap 1 Juni, kita memperingati Hari Kelahiran Pancasila. Dan, setiaptanggal1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peristiwa Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) (G 30 S/PKI) menjadi latar peringatan tersebut. Negara, melalui Tap MPRS No XXV/Tahun 1966, juga telah membubarkan PKI dan melarang penyebaran paham marxisme dan leninisme. Sebagaimana dalam Keppres yang ditandatangani Pejabat Presiden ...
Read more 0