Selasa, 19 Maret, 2019
Informasi Damai
Archives by: Nur Sholikhin

Nur Sholikhin

Nur Sholikhin Posts

Negara Kesatuan adalah Final

Negara Kesatuan adalah Final
Suara Kita
Sangat aneh ketika mendengarkan statement Tengku Zulkarnain di televisi mengomentari tentang rancangan undang-undangan kekerasan seksual. Kapasitasnya yang dikatakan sebagai tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menimbulkan fitnah, sangat disayangkan. Ada persoalan yang lebih penting disoroti, yaitu ia memakai cara pandang agama dalam mengkritisi rancangan produk hukum Indonesia yang menganut sistem demokrasi. Tengku Zulkarnaian seharusnya berbicara dalam konteks kemaslahatan umat secara umum. Pun ketika ia berbicara dalam konteks agama, ia ...
Read more 1

Pendidikan Karakter Ala Gus Dur: Menjawab Modernisasi Bangsa

Pendidikan Karakter Ala Gus Dur: Menjawab Modernisasi Bangsa
Suara Kita
Pada sebuah perkuliahan teori psikologi klasik dan kontemporer, penulis mempresentasikan pemikiran pendidikan Islam KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab yang disapa Gus Dur. Ada pertanyaan yang menarik yang diajukan oleh teman, kenapa harus pemikiran Gus Dur? Selain penulis bergiat di jaringan Gusdurian semenjak tahun 2013, ada alasan yang signifikan kenapa pemikiran Gus Dur yang saya ajukan. Gus Dur, bagi penulis menegaskan paradigma pendidikan yang lebih luas, terutama pendidikan Islam. Kita ...
Read more 0

Sekolah Gajah, Sekolah Manusia, dan Paradigma Pendidikan Karakter

Sekolah Gajah, Sekolah Manusia, dan Paradigma Pendidikan Karakter
Suara Kita
Pernahkah mendengarkan cerita “Sekolah Gajah”? Sekolah yang didirikan pada masa orde baru yang didirikan di Way Kambas, Lampung. Cerita ini sangat populer bagi mereka yang menggeluti dunia pendidikan terutama sebagai fasilitator. Cerita ini juga patut kita refleksikan ketika melihat video siswa menantang guru di SMP PGRI Wringinanom Gresik (02/02/2019). Komentar masyarakat mengarah pada buruknya akhlak siswa. Pun ketika guru menghukum siswa hingga dipenjarakan, komentarnya pun sama. Solusi yang ditawarkan atas ...
Read more 0

Memilih Takmir Masjid dan Khotib yang Menyebarkan Perdamaian

Memilih Takmir Masjid dan Khotib yang Menyebarkan Perdamaian
Suara Kita
Beberapa Jum’at yang lalu (08/02/2019), saya melaksanakan shalat Jum’at di dekat tempat tinggal. Ada khotbah yang janggal yang disampaikan di masjid itu, yaitu khotib menyarankan agar harus bersikap tegas terhadap orang “kafir” dan masjid yang disampaikan sebagai pusat untuk berpolitik. Tentu saja yang dimaksud kafir olehnya adalah orang yang beragama di luar Islam. Mendengarkan apa yang disampaikan khotib, saya membayangkan apabila jamaah Jum’at terprovokasi khotbah tersebut, perdamaian yang telah lama ...
Read more 0

Ronda Maya: Tidak Terprovokasi Narasi Kebencian Ala Kaum Stoa

Ronda Maya: Tidak Terprovokasi Narasi Kebencian Ala Kaum Stoa
Suara Kita
Sangat disayangkan apabila ada ujaran kebencian, kemudian kita ikut terprovokasi kebencian itu sendiri. Kebencian kalau dibalas dengan kebencian akan menjadi mata rantai kebencian. Kebencian justru tidak akan semakin terkikis, melainkan akan menjamur dengan kita tidak bijak dalam merespons. Kita sudah mendapatkan banyak bukti, bagaimana ujaran kebencian bisa membuat konflik sosial yang berkepanjangan dan menuai dampak yang sangat buruk. Orang bisa tergerak melakukan kekerasan karena ujaran kebencian, apalagi disampaikan oleh orang ...
Read more 1

Tawaran Debat Santun Beretika Islami

Tawaran Debat Santun Beretika Islami
Suara Kita
Debat mendekati pemilihan presiden dan wakil presiden bukan hanya terjadi pada para calon, melainkan para pendukungnya. Coba kita amati setelah perdebatan pertama yang dilaksanakan pada hari Kamis 17 Januari 2019, apa yang dilakukan oleh para pendukung termasuk media massa? Para pendukung membuat bahan untuk menyerang lawannya. Pun dengan media massa, untuk memenuhi target bisnisnya, mereka membuat pemberitaan dan grafis agar banyak dibagikan orang, sehingga iklannya semakin tambah. Perdebatan saat ini ...
Read more 1

Hijrah 2019: dari Hate Speech Menuju Love Speech dengan Persepsi Diri

Hijrah 2019: dari Hate Speech Menuju Love Speech dengan Persepsi Diri
Suara Kita
Kurun waktu tahun 2018, penulis bekerja di salah satu platform yang menampung ujaran kebencian (hate speech) dan diskriminasi yaitu kabarkan.org. Penulis mengetahui berbagai macam model ujaran kebencian di dunia nyata dan dunia maya, pun dengan kasus diskriminasi. Ada dua jenis ujaran kebencian yang marak di tahun 2018, yaitu berbasis agama dan politik. Porsi yang lebih besar dalam kasus ujaran kebencian adalah dalam bidang politik. Menuju tahun politik 2019, jagat maya ...
Read more 0

Kerja sama Antar Agama Mewujudkan Perdamaian dan Misi Kemanusiaan

Kerja sama Antar Agama Mewujudkan Perdamaian dan Misi Kemanusiaan
Suara Kita
Dalam kajian ilmu psikologi sosial ada pembahasan mengenai kerja sama, kompetisi dan konflik. Bagian itu membahas pentingnya performa kelompok sudah sangat jelas di masa sekarang. Ada berbagai macam pertanyaan untuk menjawab pentingnya kerja sama. Apa yang dapat menjamin bahwa seseorang dapat bertindak secara bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan? Faktor apakah yang dapat membantu penyelesaian suatu konflik? Apakah terdapat cara untuk mengurangi konflik jika telah terjadi? Kehidupan beragama kita dihadapkan pada ...
Read more 1

Aksi Santri Millennial Bela Negara dengan Intervensi Kognitif

Aksi Santri Millennial Bela Negara dengan Intervensi Kognitif
Suara Kita
Pada hakikatnya, orang yang menawarkan ideologi baru untuk Indonesia, misalnya negara Islam, mereka juga mempunyai tujuan yang sama untuk mencintai negaranya. Hanya saja cara yang dilakukan berbeda dengan yang selama ini kita jalankan, yaitu kehidupan berpancasila dan memegang teguh semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Menawarkan ideologi baru untuk Indonesia, mereka berprasangka buruk terhadap ideologi negara yang sudah kita jalani puluhan tahun tidak sesuai dengan ajaran Islam. Tugas para santri millennial saat ...
Read more 1

Konsep Psikologi Kepatuhan Terhadap Ulama Untuk Merekatkan Persatuan

Konsep Psikologi Kepatuhan Terhadap Ulama Untuk Merekatkan Persatuan
Suara Kita
Ada sebagian kelompok yang dengan mudah menyematkan label ulama kepada orang yang seharusnya tidak pantas menerima label tersebut. Hanya karena kepentingan politik praktis, seharusnya tidak melakukan komodifikasi kata ulama. Ulama yang awalnya dijadikan sebagai penuntut masyarakat agar menjadikan kehidupan mereka lebih baik lagi, saat ini bisa saja sebagai alat legitimasi untuk merebut kekuasaan. Tugas kita saat ini, terutama untuk tokoh dan cendikiawan muslim agar mengembalikan kata ulama agar tetap dipahami ...
Read more 2
Translate »