Sabtu, 4 Februari, 2023
Informasi Damai
Archives by: Nurrochman

Nurrochman

0 comments

Nurrochman Posts

Empat Bahaya Candu Medsos bagi Anak dan Bagaimana Mencegahnya

Empat Bahaya Candu Medsos bagi Anak dan Bagaimana Mencegahnya
Narasi
Indonesia dikenal sebagai negara dengan pengguna media sosial terbesar di dunia. Data Asosiasi Jasa Penyedia Internet Indonesia (Apindo) menyebut 73 persen dari total populasi Indonesia merupakan pengguna internet dan media sosial aktif. Dari jumlah tersebut, anak-anak berusia di bawah 17 tahun merupakan salah satu kelompok penyumbang terbesarnya. Masih menurut data yang sama, ada sekitar 87 persen anak-anak di Indonesia yang sudah mengenal medsos sebelum menginjak usia 13 tahun. Bahkan, ada ...
Read more 0

Retrospeksi Tahun 2022; Melihat Transformasi Gerakan Radikal dan Proyeksinya ke Depan

Retrospeksi Tahun 2022; Melihat Transformasi Gerakan Radikal dan Proyeksinya ke Depan
Narasi
Lembaran tahun 2022 akan segera ditutup. Berganti lembar baru tahun 2023. Inilah waktunya kita melakukan retrospeksi. Yakni melihat kembali apa yang terjdi selama setahun belakangan dengan tujuan melakukan evaluasi. Menengok ke belakang, situasi kebangsaan di tahun 2022 begitu dinamis namun menjanjikan. Dari sisi ekonomi, kita berhasil keluar dari lubang jarum krisis yang diakibatkan pandemi. Dari sisi politik, harus diakui bahwa polarisasi di tengah masyarakat masih tajam. Sedangkan dari sisi keagamaan, ...
Read more 0

Menyoal “Laskar Taliban”; Dari Vigilantisme ke Radikalisme

Menyoal “Laskar Taliban”; Dari Vigilantisme ke Radikalisme
Faktual
Beberapa hari lalu viral video yang memperlihatkan segerombolan orang mengaku bernama “Laskar Taliban” tengah melakukan patroli di tempat hiburan. Video itu diketahui diambil di salah satu tempat hiburan di Tasik Malaya, Jawa Barat. Sontak, publik pun dibuat kaget atas peristiwa tersebut. Bagaimana tidak? Pasca dibubarkannya Front Pembela Islam (FPI) kita sudah sangat jarang menyaksikan ormas keagamaan melakukan sweeping ke tempat-tempat hiburan malam, kafe, karaoke, dan sejeninya. Selain itu, publik dibuat ...
Read more 0

Euforia Natal dan Pentingnya Keberagamaan Intersubyektif untuk Menangkal Radikalisme

Euforia Natal dan Pentingnya Keberagamaan Intersubyektif untuk Menangkal Radikalisme
Narasi
Perayaan Natal secara teologis memang menjadi domain komunitas Kristen. Namun, secara sosiologis perayaan Natal telah menjadi milik seluruh masyarakat lintas-agama. Bagaimana tidak? Saban perayaan Natal menjelang seluruh umat beragama menyambutnya dengan euforia. Mal dan pusat perbelanjaan penuh karena beragam diskon Natal yang diberikan. Belum lagi momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang selalu menjadi kesempatan masyarakat untuk sekadar berlibur. Pendek kata, perayaan Natal telah menjadi momentum kebangsaan yang ...
Read more 0

Anomali Terorisme dan Pentingnya Reformulasi Ajaran Jihad, Kafir, serta Thaghut

Anomali Terorisme dan Pentingnya Reformulasi Ajaran Jihad, Kafir, serta Thaghut
Narasi
Bom bunuh diri di depan Mapolsek Astana Anyar, Selasa pekan lalu kembali membuat kita tersadar bahwa jaringan teroris itu masih eksis di negeri ini. Mereka memang tiarap, namun belum benar-benar musnah. Sel-sel mereka memang tidur, namun masih aktif dan siap dibangkitkan sewaktu-waktu. Bom Astana Anyar kiranya merupakan semacam sinyal bagi sel-sel atau jaringan lain agar melakukan aksi serupa. Di titik inilah kita harus meningkatkan kewaspadaan kita. Jika diamati, dalam dua ...
Read more 0

Tren Penurunan Kasus Terorisme dan Bagaimana Membendung Narasi Intoleran-Radikal?

Tren Penurunan Kasus Terorisme dan Bagaimana Membendung Narasi Intoleran-Radikal?
Narasi
Dalam beberapa tahun terakhir, tren aksi terorisme menunjukkan angka penurunan yang cukup signifikan. Tercatat dalam tiga belakangan, gerakan terorisme mengalami semacam kemunduran (decline) sehingga nisbi tidak mampu merancang dan melakukan aksi teror yang besar. Menurut analis terorisme Sidney Jones hal ini terjadi karena sejumlah faktor. Pertama, pasca kejatuhan ISIS pada tahun 2016 otomatis tidak ada organisasi jaringan teroris global yang menjadi semacam role-model bagi gerakan radikal di seluruh dunia. Kebangkrutan ...
Read more 0

Kebisingan Ormas Radikal di Tengah Penanganan Bencana

Kebisingan Ormas Radikal di Tengah Penanganan Bencana
Narasi
Sudah menjadi semacam tradisi jika ada peristiwa bencana alam, maka banyak organisasi kemasyarakatan yang ikut andil dalam penanganan bencana. Keterlibatan ormas terutama yang berbasis keagamaan dalam penanganan bencana ini cenderung memiliki dua sisi yang saling kontradiktif. Di satu sisi, keberadaan ormas keagamaan kiranya bisa menjadi stakeholder dan mitra pemerintah dalam menangangi bencana alam. Namun, di sisi lain harus diakui bahwa keberadaan ormas keagamaan di lokasi bencana juga kerap menimbulkan persoalan. ...
Read more 0

Waspada Kaum Khilafaher Menunggangi Isu Resesi Ekonomi 2023

Waspada Kaum Khilafaher Menunggangi Isu Resesi Ekonomi 2023
Narasi
Gelombang resesi ekonomi global melanda sejumlah kawasan. Mulai dari Amerika Serikat sampai Eropa. Sejumlah negara bahkan mengalami krisis nisbi parah. Resesi ekonomi ini diprediksi akan semakin parah di tahun 2023 mendatang. Apalagi, konflik geopolitik Rusia-Ukraina sebagai salah satu pemicu krisis belum menunjukkan tanda akan berakhir. Di Indonesia, isu resesi ekonomi 2023 juga santer diperbincangkan sejumlah kalangan. Jika dilihat, setidaknya ada tiga corak masyarakat dalam merespons isu resesi ini. Pertama, masyarakat ...
Read more 0

Kebangkitan Taliban dan Pentingnya Menangkal Ideologi Transnasional

Kebangkitan Taliban dan Pentingnya Menangkal Ideologi Transnasional
Narasi
Berita kemenangan Taliban di Afganistan disambut euforia dan suka-cita oleh kelompok Islam garis keras di Indonesia. Keberhasilan Taliban merebut kekuasaan dianggap sebagai sebuah prototipe ideal gerakan Islam transnasional. Bukan tidak mungkin kemenangan Taliban di Afganistan juga menginspirasi gerakan Islam transnasional di seluruh dunia untuk melakukan hal yang sama. Mantan anggota Jamaah Islamiyyah (JI) Nassir Abbas menyebut, keberhasilan Taliban menguasai Afganistan menjadi motivasi kelompok jihadis di Indonesia seperti JI, JAD (Jamaah ...
Read more 0

Tiga Kunci Mengarungi Pandemi; Toleransi, Resiliensi, Kolaborasi

Tiga Kunci Mengarungi Pandemi; Toleransi, Resiliensi, Kolaborasi
Narasi
Pandemi telah merebut sebagian dari hidup kita. Pembatasan sosial membuat kita harus melakukan kegiatan dengan penuh keterbatasan. Pandemi tentu bukan semata persoalan kesehatan, namun juga ekonomi, sosial, politik bahkan agama. Secara individu, kita tentu kerap gamang, cemas dan gelisah menatap masa depan. Cemas karena sewaktu-waktu bisa terpapar virus. Gelisah karena menghadapi situasi yang serba tidak pasti. Setahun setengah mengarungi pandemi pandemi ini membuat saya yakin bahwa kunci mengarungi badai pandemi ...
Read more 0