Kamis, 29 September, 2022
Informasi Damai
Archives by: Nurrochman

Nurrochman

0 comments

Nurrochman Posts

Metamorfosis Ekstremisme dan Pentingnya Mengembalikan Kepercayaan Umat Islam pada Pancasila

Metamorfosis Ekstremisme dan Pentingnya Mengembalikan Kepercayaan Umat Islam pada Pancasila
Narasi
Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) merupakan sebuah pelajaran penting bagi bangsa Indonesia. Pelajaran bahwa kita tidak boleh bersikap permisif pada ideologi selain Pancasila. Demokrasi yang menjamin kebebasan dan hak individu tidak lantas dapat diartikan sebagai keleluasaan untuk mengembangkan gerakan ideologis-politis yang bertentangan dengan falsafah bangsa. Di era sekarang, kita nyaris tidak menemukan jejak-jejak komunisme baik sebagai gerakan maupun ideologi di Indonesia. Namun, bukan berarti negara dan bangsa ini steril dari ...
Read more 0

Empat Langkah Mencegah Medsos Menjadi Ajang Perundungan Digital

Empat Langkah Mencegah Medsos Menjadi Ajang Perundungan Digital
Narasi
Tempo hari media sosial, terutama Twitter riuh oleh polemik cuitan Eko Kuntadhi yang dinilai merisak (membully) Ning Imaz Fatimatuz Zahra. Ning Imaz sendiri istri dari Gus Rifqil Muslim Suyuthi yang merupakan salah satu kiai Pondok Lirboyo. Penggalan video ceramah Ning Imaz yang sudah ditambahi caption bernada menghina diunggah Eko di akun twiternya dengan caption yang tidak kalah provokatif. Sontak, netizen marah dan mengecamnya. Demikian pula, warga Nadliyin. Suami Ning Imaz ...
Read more 0

Kontroversi ANNAS dan Urgensi Melawan Reproduksi Sentimen Anti-Syiah

Kontroversi ANNAS dan Urgensi Melawan Reproduksi Sentimen Anti-Syiah
Narasi
Aliansi Nasional Anti Syiah alias ANNAS kembali menjadi perbincangan publik. Pasca dibubarkan pemerintah pada tahun 2020 lalu, ANNAS nyaris tiarap dan tidak pernah muncul ke permukaan. Namun, tiba-tiba organisasi ini kembali mencuat pasca meresmikan gedung dakwah di Bandung. Tidak tanggung-tanggung, peresmian itu dihadiri oleh Walikota Bandung. Seorang kepala daerah hadir di acara yang dihelat organisasi terlarang ialah contoh buruk yang tentu tidak patut ditiru. ANNAS tentu tidak lagi asing di ...
Read more 0

Lima Strategi Mengakhiri Fabrikasi Narasi Islamofobia di Indonesia

Lima Strategi Mengakhiri Fabrikasi Narasi Islamofobia di Indonesia
Narasi
Islamofobia ialah salah satu istilah yang populer namun kerapkali disalahpahami oleh umat Islam itu sendiri. Jika ditinjau dari makna aslinya, Islamofobia merujuk pada fenomena sosial-politik yang menunjukkan kecenderungan membenci atau takut terhadap Islam, baik sebagai ajaran maupun sebagai komunitas. Fenomena Islamofobia ini marak terjadi di negara Barat. Terlebih pasca tragedy 11 September 2001 di Amerika Serikat. Bentuk Islamofobia ini bermacam-macam, mulai dari kebijakan negara atau pemerintah yang membatasi kebebasan umat ...
Read more 0

Siapa Sebenarnya yang Layak Disebut Thaghut?

Siapa Sebenarnya yang Layak Disebut Thaghut?
Narasi
Di kalangan kaum radikal-teroris, manusia diklasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu ansharut tauhid dan ansharut thaghut. Yang dimaksud dengan ansharut tauhid ialah umat Islam yang hidup dengan menjalankan hukum syariah secara kaffah. Sedangkan, ansharut thaghut ialah seluruh manusia yang tidak menjalankan hukum syariah alias hidup di bawah sistem atau produk hukum buatan manusia. Dikotomi ini memiliki konsekuensi yang tidak ringan. Tersebab, semua manusia yang tidak hidup berdasar pada hukum islami ...
Read more 0

Refleksi Kemerdekaan; Pulih dari Intoleransi, Bangkit Menuju Harmoni

Refleksi Kemerdekaan; Pulih dari Intoleransi, Bangkit Menuju Harmoni
Narasi
Peringatan hari kemerdekaan ialah momentum untuk merefleksikan apa yang sudah dan belum tercapai. Menginjak usia yang sudah lebih dari tujuh dekade ini, Indonesia terus tumbuh dalam berbagai bidang.  Dari sisi ekonomi, Indonesia kian berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Dari sisi sosial-politik, kita mulai diakui oleh dunia internasional. Semua itu tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen bangsa.  Namun, di sisi lain, kita juga tengah menghadapi tantangan yang ...
Read more 0

Redefinisi Kemerdekaan; Pulih dari Intoleransi, Bangkit Menuju Harmoni

Redefinisi Kemerdekaan; Pulih dari Intoleransi, Bangkit Menuju Harmoni
Narasi
Peringatan hari kemerdekaan ialah momentum untuk merefleksikan apa yang sudah dan belum tercapai. Menginjak usia yang sudah lebih dari tujuh dekade ini, Indonesia terus tumbuh dalam berbagai bidang.  Dari sisi ekonomi, Indonesia kian berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Dari sisi sosial-politik, kita mulai diakui oleh dunia internasional. Semua itu tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen bangsa.  Namun, di sisi lain, kita juga tengah menghadapi tantangan yang ...
Read more 0

Pertaubatan Abu Bakar Ba’asyir; Momentum Mengakhiri Konfrontasi Islam dan Pancasila

Pertaubatan Abu Bakar Ba’asyir; Momentum Mengakhiri Konfrontasi Islam dan Pancasila
Narasi
Barangkali tidak ada tokoh sebesar Abu Bakar Ba’asyir (ABB) dalam sejarah gerakan radikalisme-terorisme di Indonesia. ABB boleh jadi ialah benang merah gerakan radikal-terorisme sejak era Orde Baru sampai era Reformasi. Di era Orde Baru, ia melawan pemerintah dengan menolak pemberlakuan asas tunggal Pancasila. Akibatnya, ia terpaksa lari ke negeri jiran Malaysia untuk menghindari aparat keamanan. Di era Reformasi, ketika keran kebebasan dibuka lebar, ABB seolah mendapat momentum untuk naik ke ...
Read more 0

Menyoal Fenomena Jilbabisasi dan Kekerasan Simbolik di Lembaga Pendidikan

Menyoal Fenomena Jilbabisasi dan Kekerasan Simbolik di Lembaga Pendidikan
Narasi
Pasca Reformasi, lanskap sosial-politik kita diwarnai oleh gelombang islamisasi. Di ranah politik, fenomena islamisasi mewujud pada agenda formalisasi syariah. Di level pusat, formalisasi syariah memang gagal, namun di level daerah formalisasi syariah mendapat angin segar dengan maraknya fenomena perda islami. Sedangkan di ranah sosial-budaya, fenomena islamisasi mewujud pada maraknya eksploitasi simbol keislaman di muka publik. Salah satunya ialah fenomena jilbabisasi. Termasuk di sekolah negeri. Fenomena jilbabisasi bukan tidak menimbulkan persoalan. ...
Read more 0

Kasus Roy Suryo dan Pentingnya Hijrah dari Nalar Kebencian yang Memecah Belah

Kasus Roy Suryo dan Pentingnya Hijrah dari Nalar Kebencian yang Memecah Belah
Narasi
Kasus penyebaran meme stupa yang diedit menyerupai Presiden Joko Widodo oleh Roy Suryo memasuki babak baru. Roy ditersangkakan atas dugaan pelanggaran UU ITE. Kasus ini membuktikan bahwa situasi kebangsaan kita belum reda oleh beragam narasi perpecahan dan kebencian. Terutama di media sosial yang menjadi ruang publik baru tempat masyarakat mencurahkan opini dan pendapatnya. Menengok media sosial belakangan ini seperti melihat wajah sosial-politik kita yang penuh dengan sengkarut kebencian dan perpecahan. ...
Read more 0