Deprecated: Function create_function() is deprecated in /var/www/vhosts/jalandamai.org/httpdocs/wp-content/themes/magic-mag/functions.php on line 83
susi rukmini - Jalan Damai
Jumat, 14 Juni, 2024
Informasi Damai
Archives by: susi rukmini

susi rukmini

0 comments

susi rukmini Posts

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional : Bangkit Melawan Intoleransi Berbasis SARA

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional : Bangkit Melawan Intoleransi Berbasis SARA
Narasi
Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei merupakan tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Momen bersejarah ini menandai lahirnya semangat nasionalisme dan kesadaran kolektif rakyat Indonesia untuk bangkit melawan penjajahan. Pada tahun 1908, berdirilah Boedi Oetomo, organisasi pertama yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara terorganisir. Semangat kebangkitan nasional yang diusung Boedi Oetomo terus relevan hingga saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan modern seperti intoleransi berbasis suku, agama, ras, dan antar-golongan ...
Read more 0

10 Hari Terakhir Ramadan: Menjaga Toleransi dari Api Permusuhan

Narasi
Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah periode yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di masa ini, umat Islam berusaha untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum bulan suci ini berakhir. Namun, selain menjalankan ibadah secara individu, penting juga untuk memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan, terutama dalam menjaga toleransi dan memadamkan api perpecahan yang dapat mengganggu kedamaian umat. Dalam konteks ini, sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi ...
Read more 0

Inspirasi dari Nyai Pesantren: Perempuan, Agama, dan Moderatisme

Inspirasi dari Nyai Pesantren: Perempuan, Agama, dan Moderatisme
Kebangsaan
Sebagai seorang ulama perempuan, Nyai pesantren telah ikut berkontribusi besar pada kehidupan berbangsa kita. Mereka banyak berperan nyata dalam mengembangkan kehidupan yang moderat. Para Nyai Pesantren tidak hanya berperam di ranah domestik, tetapi juga mencakup dimensi kepemimpinan dan penyebaran ilmu agama. Dalam konteks kepemimpinan di pesantren, para Nyai tidak hanya menjadi pendamping bagi para kyai, tetapi juga memegang peran kunci dalam pengelolaan kehidupan pesantren inklusif dan moderat. Nyai memiliki pengetahuan ...
Read more 0

Implementasi Trilogi Ukhuwah Islam sebagai Basis Membangun Persatuan Umat Pasca-Pemilu

Implementasi Trilogi Ukhuwah Islam sebagai Basis Membangun Persatuan Umat Pasca-Pemilu
Narasi
Setelah berlangsungnya proses pemilu 2024;yang sengit dan mengkotak-kotakkan umat dalam pilihan-pilihan yang berbeda, kini adalah aatnya bagi kita untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa yang berlandaskan prinsip-prinsip kebersamaan dan solidaritas. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, trilogi ukhuwah Islam menjadi sangat relevan untuk diimplementasikan sebagai basis untuk kembali membangun persatuan umat setelah sebelumnya melangsungkan pemilihan umum yang menegangkan. Tiga trilogi ukhuwah yang dimaksud, pertama, ukhuwah ...
Read more 0

Pemilu 2024, Saatnya Gen Z dan Generasi Milenial Menjadi Lokomotif Perdamaian Bangsa

Pemilu 2024, Saatnya Gen Z dan Generasi Milenial Menjadi Lokomotif Perdamaian Bangsa
Narasi
Generasi milenial dan Gen Z menjadi kelompok pemilih paling dominan pada Pemilu 2024. Maka tak salah bila pemilu kali ini disebut-sebut menjadi momentum penting bagi kedua generasi ini untuk menjadi lokomotif perdamaian dan perubahan positif dalam masyarakat. Generasi Z adalah kelompok generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, telah tumbuh dalam era teknologi digital yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka adalah generasi yang terhubung secara global melalui internet ...
Read more 0

Makna Fastabiqul Khairat dalam Konteks Pemilu 2024; Menghargai Perbedaan, Menghindari Kebencian

Makna Fastabiqul Khairat dalam Konteks Pemilu 2024; Menghargai Perbedaan, Menghindari Kebencian
Keagamaan
Fastabiqul Khairat adalah prinsip yang mengajarkan kepada kita pentingnya berlomba-lomba dalam kebaikan. Dalam konteks Pemilu 2024, prinsip ini menjadi relevan diimplementasikan karena memungkinkan kita untuk menghormati perbedaan pilihan politik, mencegah provokasi, dan kebencian yang dapat mengancam keharmonisan masyarakat. Menghormati perbedaan pilihan politik adalah sebuah wujud kedewasaan dalam berdemokrasi. Pemilu adalah momentum di mana masyarakat diberikan hak untuk menentukan pemimpin dan arah kebijakan negara. Dalam suasana seperti ini, perbedaan pendapat adalah ...
Read more 0

Jangan Fanatik Buta dan Jangan Berpecah Belah Karena Perbedaan Politik

Jangan Fanatik Buta dan Jangan Berpecah Belah Karena Perbedaan Politik
Narasi
Jangan fanatik buta dan jangan berpecah belah karena perbedaan pilihan politik adalah pesan yang sangat relevan dalam konteks kehidupan masyarakat modern. Ketika kita berbicara tentang politik, seringkali emosi dan ketegangan muncul sebagai akibat dari perbedaan pandangan dan pilihan politik. Penting untuk diingat bahwa perbedaan ini adalah bagian alami dari demokrasi, dan menghormati kebebasan individu untuk memiliki pandangan yang berbeda merupakan fondasi penting dari masyarakat yang inklusif dan berdaya. Pertama-tama, fanatisme ...
Read more 0

Catatan Awal Tahun; Bagaimana Mengantisipasi Infiltrasi Radikalisme Online di Tahun 2024?

Catatan Awal Tahun; Bagaimana Mengantisipasi Infiltrasi Radikalisme Online di Tahun 2024?
Narasi
Di awal tahun 2024, kita dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks dalam mengantisipasi infiltrasi radikalisme online. Seiring dengan kemajuan teknologi dan konektivitas global, internet menjadi wadah subur bagi penyebaran ideologi radikal yang dapat merusak keamanan dan stabilitas masyarakat. Untuk menjaga ketertiban dan keamanan, perlu adanya upaya serius dalam memerangi infiltrasi radikalisme online. Salah satu langkah awal yang dapat diambil adalah peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahaya radikalisme. Pendidikan dan kesadaran publik ...
Read more 0

Membaca Makna Amaliyah dalam Islam; Bukan Memusuhi Non-Muslim tapi Mengasihi dan Menghormatinya

Membaca Makna Amaliyah dalam Islam; Bukan Memusuhi Non-Muslim tapi Mengasihi dan Menghormatinya
Keagamaan
Makna amaliyah dalam Islam, khususnya dalam konteks hubungan dengan non-Muslim, adalah suatu perjalanan spiritual yang penuh makna. Dalam ajaran Islam, amaliyah bukan hanya sekadar ritual atau tindakan fisik semata, melainkan mencakup keseluruhan perilaku dan sikap hidup seorang Muslim. Salah satu aspek yang sangat penting dalam amaliyah adalah sikap mengasihi, terutama terhadap mereka yang berbeda keyakinan, seperti non-Muslim. Islam mengajarkan keadilan, toleransi, dan kasih sayang kepada seluruh umat manusia melampaui batas-batas ...
Read more 0

Ajaran Toleransi Enam Agama di Indonesia

Narasi
Ajaran toleransi menjadi pijakan kokoh dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Keenam agama resmi di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, sama-sama mengandung nilai-nilai toleransi yang mendalam, yang menarik untuk didiskusikan dan serta juga penting untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ajaran Islam, toleransi diwujudkan melalui konsep “ukhuwah Islamiyah” (persaudaraan Islam) atau ”ukhuwah insaniyah” (persaudaraan sesama umat manusia). Selain itu, sebagai pedoman umat Islam, Al-Qur’an menekankan ...
Read more 0