Dalam beberapa dekade terakhir, fenomena perempuan yang terlibat dalam aksi terorisme semakin mendapat perhatian. Banyak yang mungkin bertanya-tanya, apa yang mendorong perempuan, yang secara stereotip sering dianggap sebagai penjaga keharmonisan dan kehidupan, untuk terjun ke dunia ekstremisme? Ternyata, berbagai faktor mempengaruhi keputusan perempuan untuk menjadi teroris. Berikut ini beberapa faktor ...
Read more 0 Narasi
Sulit membayangkan bagaimana satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak-anak melakukan aksi terorisme bersama-sama. Mereka meledakkan diri dengan bom terpasang di badannya. Namun, sayangnya itu bukan adegan film. Juga bukan imajinasi dalam novel. Itu adalah kisah nyata. Tidak hanya sekali, namun kasus terorisme berbasis keluarga ini terjadi berkali-kali ...
Read more 0 Peran perempuan dalam masyarakat sering kali dianggap sebagai penjaga harmoni keluarga, pengasuh anak-anak, dan simbol kelembutan. Namun, sejarah telah membuktikan bahwa perempuan juga memiliki keterlibatan yang lebih kompleks, termasuk dalam pusaran terorisme. Fenomena ini tidak hanya menantang persepsi tradisional tentang peran perempuan, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang bagaimana akar-akar ...
Read more 0 Belakangan muncul upaya untuk mendramatisasi heroisme perempuan di medan pertempuran. Misalnya dengan mencuplik kisah Aisyah yang ikut bertempur melawan kaum kafir. Atau narasi heroisme Perang Uhud dimana sejumlah perempuan ikut serta di dalamnya. Narasi heroisme itu sengaja diskenariokan untuk membangkitkan sentimen perempuan modern agar mengikuti jejak mereka menjadi mujahidah. . ...
Read more 0 Peran perempuan dalam konteks radikalisme dan terorisme telah mengalami perubahan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dulu, perempuan sering dianggap sebagai simpatisan atau pendukung kelompok radikal, tetapi sekarang mereka juga menjadi aktor utama dalam aksi teror. Bahkan, militansi perempuan lebih kuat dari pada laki-laki. Fenomena ini menunjukkan transformasi peran perempuan ...
Read more 0 Modus baru aksi terorisme yang terjadi belakangan ini memanfaatkan perempuan sebagai pelaku kejahatan. Jika sebelumnya aksi-aksi teror cenderung berwajah maskulin dan menggunakan pendekatan patriarkal, saat ini aksi tersebut juga menggunakan pendekatan feminin. Keberadaan perempuan sebagai teroris di Indonesia mulai terkuak sejak tertangkapnya Dian Yulia Novi, pelaku teror “bom panci” di ...
Read more 0 Dalam beragama, perempuan kerap menjadi korban eksploitasi kelompok radikal. Tak sekadar menghasut dengan modus hijrah. Kini mereka menghasut perempuan dengan modus hak jihad. Mereka memanipulasi heroisme perempuan dalam sejarah politik umat Islam di masa lalu yang dianggap kiblat membenarkan jihad ala kaum radikal itu. Maka, agar tak tertipu oleh hasutan ...
Read more 0 Tantangan utama dalam penyebaran narasi radikal dalam kisah perempuan berkisar pada jati diri dan eksistensi diri. Ketika posisi perempuan selalu diposisikan orang kedua dalam ruang sosial ia akan selalu menjadi obyek. Peminggiran perempuan dari akses informasi dan pengetahuan serta memposisikan peran mereka dalam level sekunder menyebabkan ia menjadi obyek dari ...
Read more 0 Radikalisasi menjadi ancaman global yang terus berkembang dan semakin kompleks. Perempuan dan anak-anak, dua kelompok yang sering dianggap rentan, kini semakin sering menjadi target dalam proses radikalisasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana radikalisasi memengaruhi mereka dan bagaimana kita dapat membentengi kelompok ini dari pengaruh ideologi ekstrem. Langkah-langkah pencegahan ...
Read more 0 Belakangan ini, seiring dengan bertambuh-suburnya alat komunikasi, informasi dengan begitu mudahnya menyebar luas. Sisi positifnya, masyarakat kita pun menjadi masyarakat yang terinformasi sehingga seiring waktu masyarakat cenderung menjadi lebih cerdas dan berpengetahuan. Namun, sisi negatifnya, karena tidak ditopang oleh infrastruktur berpikir yang mapan, banyak dari masyarakat kita yang akhirnya salah ...
Read more 0
