Sabtu, 16 Mei, 2026
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Media Sosial; Solusi Menuju Perdamaian

Media Sosial; Solusi Menuju Perdamaian
Narasi
Damai tidaknya tatanan sosial di Indonesia bergantung pada bagaimana cara mengelola media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang hidup pada masa sekarang. Masyarakat lebih mudah mengakses segala kebutuhan dengan keberadaannya. Seperti, kebutuhan informasi, bisnis, edukasi, maupun lainnya. Maka sangat penting kemudian ...
Read more 0

Mental Memiliki, Kunci Make Indonesia Peaceful Again

Mental Memiliki, Kunci Make Indonesia Peaceful Again
Narasi
Gejala yang muncul akhir-akhir ini adalah adanya sikap menempatkan “Indonesia” di sebuah pojok nan jauh di sana dan lepas dari kesadaran dirinya. Bahkan tidak jarang, sebagian dari generasi milenial menganggap Indonesia sebagai “museum mati” yang hanya dikunjungi ketika dibutuhkan. Sikap seperti ini tentu pada akhirnya akan menimbulkan mental “tidak memiliki.” ...
Read more 0

Merajut Habitus Pluralisme Berbasis Lokalitas

Merajut Habitus Pluralisme Berbasis Lokalitas
Narasi
Sedekah laut yang digelar di Pantai Baru, Bantul, pada Sabtu, 13 Oktober 2018 batal. Dikarenakan sekelompok massa bercadar yang tiba-tiba datang langsung mengobrak-abrik dan merusak segala persiapan gelaran sedekah laut. Sambil berteriak takbir, massa bercadar itu merusak penjor (hiasan dari pohon pisang), memecah kaca meja, dan mengobrak-abrik kursi yang disiapkan ...
Read more 0

Memproteksi Kebhinekaan dari Gangguan Birahi Politik

Memproteksi Kebhinekaan dari Gangguan Birahi Politik
Narasi
Negara Indonesia sebagai negara yang berdemokrasi memiliki ritual sakral yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun, yaitu, pemilihan umum. Ritual atau pesta demokrasi ini merupakan perwujudan dari kebebasan bagi seluruh warga negara untuk memilih setiap kandidat yang ia anggap mampu untuk memenuhi harapannya. Kadang kala ritual suci ini sering ternodai oleh ...
Read more 0

Tak Ada Alasan untuk Tidak Damai Lagi

Tak Ada Alasan untuk Tidak Damai Lagi
Narasi
Atas izin Tuhan, negara Indonesia tercatat sebagai negara kuat sebab perdamaian dan kerukunan warganya. Perbedaan suku, ras, dan antar golongan bukan menjadi penanda perpecahan melainkan sebagai wujud kekayaan yang terus diberdayakan. Alhasil, bhineka tunggal ika menjadi semboyan bersama demi meraih cita-cita mulia bersama. Di masa penjajahan hingga awal kemerdekaan, semboyan ...
Read more 0

Bhineka Tunggal Ika Selaras dengan Ajaran Agama

Bhineka Tunggal Ika Selaras dengan Ajaran Agama
Narasi
Indonesia bisa dikatakan sebagai negara dengan tingkat intensitas religius masyarakat yang tinggi. Hal ini ditandai dengan banyaknya percakapan keagamaan di ruang publik. Mirisnya, walau demikian, banyak di antara penganutnya yang tidak memahami Tuhannya secara utuh. Sikap keberagamaan sering kali hanya tertuju pada simbol-simbol agama yang dijadikan sebagai jubah mewah dalam ...
Read more 0

Kebinekaan: Merajut Nasionalisme Romantis

Kebinekaan: Merajut Nasionalisme Romantis
Narasi
Indonesia pernah diprediksi bebrapa ahli akan terpecah belah, namun kenyataannya hingga saat ini masih utuh. Hal ini terjadi karena adanya rasa nasiolisme yang kuat pada bangsa ini. Ini semua tidak lepas dari peran ulama nusantara yang mengajarkan tentang cinta tanah air adalah bagian dari iman, yang di Nadhlatul Ulama’ (NU) ...
Read more 0

Damaikan Indonesia dengan Segelas Kopi

Damaikan Indonesia dengan Segelas Kopi
Narasi
Wajah Indonesia tampak semakin tegang dengan hadirnya konflik pada hampir semua lapisan masyarakat. Media-media baca terbilang ramai dengan isu kekerasan akibat permusuhan antar sesama warga Negara yang muncul silih berganti. Mulai dari konflik antar umat beragama, disusul oleh perang supporter sepak bola, dan yang lebih me-nasional ialah konflik dua kubu ...
Read more 0

Menggugat “Indonesia”: Ahmad Syafii Maarif dan Politik Identitas di Indonesia

Photo 2018 10 15 15 41 38
Narasi
Datang dari lingkungan yang identik dengan paham wahabi tak menyurutkan nyali seorang Ahmad Syafii Maarif untuk menjadi sesosok “pemberontak.” Sumatera Barat, di akhir abad ke-18, yang lekat dengan puritanisme Islam, adalah wilayah subur untuk persemaian paham wahabisme—konflik antara kaum mudo (Islam puritan) dengan kaum tuo (adat), perang padri, babak ke-2 ...
Read more 0

Menenun Keberagaman dengan Kepekaan Sosial

Photo 2018 10 15 14 53 37
Narasi
Adalah sebuah fakta, bahwa, Indonesia memiliki ribuan etnik yang tersebar pada belasan ribu pulau yang terhampar dari sabang sampai merauke. Setiap suku tentu memiliki ideologi masing-masing disebabkan adat istiadat dan tradisi kebudayaan yang berbeda. Meski demikian, di balik warna kulit, bahasa, dan kebudayaan, kita dinaungi oleh satu awan suci yang ...
Read more 0