Damai tidaknya tatanan sosial di Indonesia bergantung pada bagaimana cara mengelola media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang hidup pada masa sekarang. Masyarakat lebih mudah mengakses segala kebutuhan dengan keberadaannya. Seperti, kebutuhan informasi, bisnis, edukasi, maupun lainnya. Maka sangat penting kemudian ...
Read more 0 Narasi
Gejala yang muncul akhir-akhir ini adalah adanya sikap menempatkan “Indonesia” di sebuah pojok nan jauh di sana dan lepas dari kesadaran dirinya. Bahkan tidak jarang, sebagian dari generasi milenial menganggap Indonesia sebagai “museum mati” yang hanya dikunjungi ketika dibutuhkan. Sikap seperti ini tentu pada akhirnya akan menimbulkan mental “tidak memiliki.” ...
Read more 0 Sedekah laut yang digelar di Pantai Baru, Bantul, pada Sabtu, 13 Oktober 2018 batal. Dikarenakan sekelompok massa bercadar yang tiba-tiba datang langsung mengobrak-abrik dan merusak segala persiapan gelaran sedekah laut. Sambil berteriak takbir, massa bercadar itu merusak penjor (hiasan dari pohon pisang), memecah kaca meja, dan mengobrak-abrik kursi yang disiapkan ...
Read more 0 Negara Indonesia sebagai negara yang berdemokrasi memiliki ritual sakral yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun, yaitu, pemilihan umum. Ritual atau pesta demokrasi ini merupakan perwujudan dari kebebasan bagi seluruh warga negara untuk memilih setiap kandidat yang ia anggap mampu untuk memenuhi harapannya. Kadang kala ritual suci ini sering ternodai oleh ...
Read more 0 Atas izin Tuhan, negara Indonesia tercatat sebagai negara kuat sebab perdamaian dan kerukunan warganya. Perbedaan suku, ras, dan antar golongan bukan menjadi penanda perpecahan melainkan sebagai wujud kekayaan yang terus diberdayakan. Alhasil, bhineka tunggal ika menjadi semboyan bersama demi meraih cita-cita mulia bersama. Di masa penjajahan hingga awal kemerdekaan, semboyan ...
Read more 0 Indonesia bisa dikatakan sebagai negara dengan tingkat intensitas religius masyarakat yang tinggi. Hal ini ditandai dengan banyaknya percakapan keagamaan di ruang publik. Mirisnya, walau demikian, banyak di antara penganutnya yang tidak memahami Tuhannya secara utuh. Sikap keberagamaan sering kali hanya tertuju pada simbol-simbol agama yang dijadikan sebagai jubah mewah dalam ...
Read more 0 Indonesia pernah diprediksi bebrapa ahli akan terpecah belah, namun kenyataannya hingga saat ini masih utuh. Hal ini terjadi karena adanya rasa nasiolisme yang kuat pada bangsa ini. Ini semua tidak lepas dari peran ulama nusantara yang mengajarkan tentang cinta tanah air adalah bagian dari iman, yang di Nadhlatul Ulama’ (NU) ...
Read more 0 Wajah Indonesia tampak semakin tegang dengan hadirnya konflik pada hampir semua lapisan masyarakat. Media-media baca terbilang ramai dengan isu kekerasan akibat permusuhan antar sesama warga Negara yang muncul silih berganti. Mulai dari konflik antar umat beragama, disusul oleh perang supporter sepak bola, dan yang lebih me-nasional ialah konflik dua kubu ...
Read more 0 Datang dari lingkungan yang identik dengan paham wahabi tak menyurutkan nyali seorang Ahmad Syafii Maarif untuk menjadi sesosok “pemberontak.” Sumatera Barat, di akhir abad ke-18, yang lekat dengan puritanisme Islam, adalah wilayah subur untuk persemaian paham wahabisme—konflik antara kaum mudo (Islam puritan) dengan kaum tuo (adat), perang padri, babak ke-2 ...
Read more 0 Adalah sebuah fakta, bahwa, Indonesia memiliki ribuan etnik yang tersebar pada belasan ribu pulau yang terhampar dari sabang sampai merauke. Setiap suku tentu memiliki ideologi masing-masing disebabkan adat istiadat dan tradisi kebudayaan yang berbeda. Meski demikian, di balik warna kulit, bahasa, dan kebudayaan, kita dinaungi oleh satu awan suci yang ...
Read more 0
