Senin, 26 Februari, 2018
Informasi Damai
Archives by: Ratna Dewi Fathimah

Ratna Dewi Fathimah

Ratna Dewi Fathimah Posts

Meneguhkan Disiplin, Menjaga Laku di Media sosial

Suara Kita
“Disiplin bukan hanya penting melainkan genting “ kevin keegan.  Sejarah Indonesia mencatat, Gerakan Disiplin Nasional (GDN) sudah digaungkan sejak masa orde lama lewat pembangunan watak bangsa (National And Character Building). Pada masa Suharto pun (orde baru) aksi disiplin nasional tak alpha untuk sekali lagi diggelorakan. Setelah sekian lama tak terdengar gaungnya di ranah publik, pada 29 november 2015 silam, disiplin yang mati suri dan diabaikan, dibangunkan kembali oleh mendagri  Tjahjo ...
Read more 0

Politik dan Banalitas Media Sosial

Suara Kita
Politik sejatinya bukan sekedar trik dan intrik. Politik adalah cara, jalan untuk sampai pada tujuan. Politik bukanlah sistem kotor seperti yang ditampilkan para politikus dewasa ini dan banyak dihindari generasi muda. Politik adalah semua hal yang berkaitan dengan tata kelola terutama negara. Yang namanya tata kelola dibuat secara sengaja, diatur sedemikian rupa agar mampu dikontrol perkembangannya dengan tujuan yang baik dan benar. Bukan untuk memanipulasi apalagi menguasai dan menyetir orang/kelompok. ...
Read more 0

Tanggap Teknologi Cerdas Memfilter Informasi

Suara Kita
Diera penetrasi media, informasi dan pecitraan diri di jagat maya dianggap semakin penting dan primer. Semua berlomba menjadi jurnalis dadakan yang membagikan Setiap info yang dimiliki meski tanpa memiliki latar dan pengetahuan yang memadai. Termasuk kegiatan sehari-hari, perasaan dan emosi semua sibuk diabadikan dalam buku harian bernama media sosial guna menjaga eksistensi di dunia virtual. Eksistensi yang tentunya jauh dari standar cogito ergo sum milik Descartes. Dimana eksistensi didapatkan dari ...
Read more 0

Amanat Perdamaian dalam Al Quran

Suara Kita
Manusia pada dasarnya beragam dari semua sisi kehidupan. Perbedaan fisik maupun non fisik membuktikan bahwa keanekaragaman tersebut sejatinya adalah keniscayaan. Sunnatullah yang sengaja dihadirkan sebagai bentuk anugerah dan beberapa menjadi ujian bagi sebagian manusia lainnya. Kemajemukan menjadi anugerah takkala dengan perbedaan itu manusia mampu bersatu dan menyelesaikan banyak hal bersama. Karena dengan banyaknya tingkat kemampuan dan pemikiran, penyelesaian suatu perkara dapat lekas dilakukan atau sebaliknya menjadi pemicu permusuhan (ujian). Manusia ...
Read more 0

Eksistensi Pena Mahasiswa sebagai Benteng Radikalisme

Suara Kita
Pemuda merupakan generasi yang akan mewarisi mimpi dan cita-cita kemerdekaan Indonesia selanjutnya. Ahli waris utama yang  dianggap tepat adalah  mahasiswa yang diyakini memiliki kecakapan intelektual, idealisme dan karakter yang berkualitas. Tanggung jawab moral mahasiswa yang terdiri dari tiga matra yaitu sebagai pelopor perubahan (agent of change), kontrol sosial (social control) dan penerus masa depan (iron stock) menjadikan mahasiswa sosok ideal bagi Indonesia kedepannya. Sintesisnya bukan terlihat pada prestasi gemilang perorangan ...
Read more 0

Jihad Kebangsaan Dalam Konteks Kekinian

Suara Kita
“Hukumnya orang yang memecahkan persatuan kita sekarang ini wajib dibunuh” (K.H. M. Hasyim Asy’ari). Poin ketiga dari fatwa jihad pendiri NU (Nahdathul Ulama) yang di keluarkan pada 11 September 1945 itu meski terasa ekstrim namun masih relevan diterapkan pada saat ini. Fatwa yang memuat tiga point itu dianggap sebagai resolusi jihad kala itu yang mampu membangkitkan semangat kaum santri untuk turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Hadratus Syaikh dalam fatwa itu menegaskan ...
Read more 0

Menjadi Islam Menjaga pancasila dan Indonesia

Suara Kita
“Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, berbuat kebaikan, dan mengadakan perdamaian diantara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah maka kelak kami akan memberikannya pahala yang besar” (QS. An Nisa, 4: 114). Ayat di atas menegaskan bahwa mengadakan perdamaian di antara manusia mejadi kewajiban siapa saja yang mengaku beragama islam. Artinya tak ada alasan bagi umat muslim ...
Read more 1

Membangun Keindonesiaan Melalui Lokal Wisdom

Suara Kita
Tonggak awal sejarah persatuan bangsa dimulai jauh sebelum kemerdekaan, sebelum penjajahan, bahkan sebelum islam mendiami tanah air. Gajah mada, nama yang besar karena sumpah palapannya, mengawali persatuan di bumi nusantara sejak abad ke-14. Kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca menyebut wilayah di bawah kekuasaan Majapahit (Jawa) meliputi pulau Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua, Maluku, Malaysia, Brunei, Singapura, dan sebagian kecil Philipina selatan dengan nama nusantara. Nama “nusantara” masih terus digunakan ...
Read more 0

Meneguhkan Persaudaraan Nasional di tengah Arus Hoax Kebencian

Suara Kita
Rohingya kembali di dera konflik panjang. Buntut dari penyerangan kelompok militan Rakhine terhadap militer Myanmar pada 25 Agustus lalu menyisakan krisis kemanusiaan yang diperkirakan lebih memilukan dari krisis tahun lalu. PBB memperkirakan pengungsi yang berhasil menyeberang ke Banglades telah mencapai 123.600 jiwa. Gelombang eksodus tersebut diyakini semua pihak akan terus bertambah.  “Pembantaian” etnis Rohingya oleh militer Myamar mulai mendapat perhatian dunia. PBB sebagai badan perdamaian dunia sejak tanggal 29 Agustus ...
Read more 0

Pesan Keteladanan Dalam Idul Kurban

Suara Kita
Sejarah penyembelihan kurban (korban) yang pertama dilakukan oleh Ibrahim terhadap anaknya, Ismail.  Ketokohan Ibrahim dan Ismail dalam kisah ini menegaskan setidaknya lima ajaran keteladanan abadi. Yaitu emosi, hakikat kurban, kewajiban penerima, kesabaran, dan ketakwaan. Pergulatan emosi yang dialami Ibrahim dan ismail menegaskan bahwa kemanusiaan tetap ada pada diri mereka. Kepemilikan perasaan semisal cemas, takut, ragu, senang, cinta, dan sebagainya menjadi ciri khas psikologi manusia yang dituntut untuk mampu dikendalikan. Pergulatan ...
Read more 0
Translate »