Kedzaliman dan ketidakadilan harus dan wajib ditentang. Masyarakat tidak boleh diam ketika merasa dirugikan dan hak-haknya dirampas oleh penguasa. Berjuang menyampaikan aspirasi dan kritik adalah bentuk jihad paling mulia di depan penguasa. Namun, menggerakkan massa dengan tanpa kontrol bukan juga suatu solusi. Jika yang diingkan adalah subtansi pengerahan massa yang ...
Read more 0 Narasi
Politik identitas belum sepenuhnya hilang. Ia masih dimainkan oleh oknum-oknum tertentu. Selama ini, ia dijadikan sebagai senjata. Politik identitas adalah politik yang membedakan aku versus engkau, kami versi kalian, kita versus mereka. Semuanya tersekat dalam batas-batas yang ditentukan. Batas-batas itu sebagai penegasan dan penentu siapa yang diterima (kami) dan siapa ...
Read more 0 Perubahan sosial niscaya selalu dilatari oleh kemunculan gerakan sosial. Kemerdekaan 1945 misalnya hanya mungkin terwujud karena gerakan revolusi yang berakar jauh sejak era kemunculan Boedi Oetomo, Kongres Pemuda dan gerakan sejenisnya. Gerakan Reformasi 1998 juga tidak mungkin lahir tanpa gerakan sosial kelas menengah terdidik yang sudah bergeliat jauh hari, utamanya ...
Read more 0 Adanya kebencian biasanya dilatarbelakangi oleh banyak faktor, salah satunya ialah ketidakpahaman seseorang dalam memilah dan memilih mana yang lebih baik, sampai dengan hasutan dari orang lain. Itulah alasan mengapa kebencian bisa merusak tatanan kehidupan. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya apabila kebencian disebarluaskan ke satu lisan ke lisan lainnya, pasti akan berujung ...
Read more 0 Setiap memasuki akhir September dan awal bulan oktober, ruang virtual kita rutin disuguhi dengan berbagai macam provokasi seputar isu kebangkitan PKI. Isu tentang PKI menjadi “hantu tahunan” suatu kelompok untuk menghegemoni konstruksi nalar massa. Apalagi di tengah banyaknya masyarakat yang dominan dalam mengkonsumsi internet, khususnya media sosial yang dijadikan laboratorium ...
Read more 0 Politik melankolia adalah salah satu pendekatan politik yang lumrah disaksikan dalam tipe masyarakat tontonan seperti saat ini (Pilkada dan Politik Melankolia, Heru Harjo Hutomo, https://jurnalfaktual.id). Pada wilayah politik praktis seringkali seorang kandidat, entah legislator maupun eksekutor, terpilih karena berbagai narasi biru yang sarat dengan luka dan nestapa, padahal tak banyak ...
Read more 0 Patut disadari, faktor dominan yang mempengaruhi naik turunnya tensi politik di tengah masyarakat jelang sebuah kontestasi politik adalah media massa dan media sosial (medsos). Bahkan terkadang, ia ibarat tungku kobaran pemanas tegangan politik. Tak sedikit juga yang nekat membangun narasi provokasi yang melanggar Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA). Tentu ...
Read more 0 Sekarang ini, media sosial menjadi jalan alternatif yang sangat cepat dan akurat untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Kabar mengabari dan menyampaikan sesuatu sekarang tidak perlu untuk surat menyurat. Cukup dengan menggunakan Smarphon seseorang sudah bisa mengetahui keadaan dan beberapa hal yang memang berkaitan antara keduanya. Pemahaman ini merupakan ...
Read more 0 Pada tahun-tahun terakhir ini marak narasi “penyelamatan” terhadap Negara Indonesia atau komponen-komponen berharaga di dalamnya. Misalnya, “Aksi menyelamatkan Indonesia”. Selain kata “menyelamatkan” juga ada “bela”, semisal “Aksi bela ulama”, dan lain sebagainya. Mafhum mukhalafah terhadap narasi ini adalah adanya orang atau kelompok yang menzalimi Indonesia atau ulama. Apabila Indonesia atau ...
Read more 0 Identitas Nasional bangsa Indonesia yakni Pancasila mulai mendapatkan ancaman dan tantangan, seiring dengan adanya oknum tertentu yang ingin seolah-olah berpura-pura membela Pancasila. Padahal, sejatinya terkadang mereka ingin membenturkan dengan kelompok yang lainnya. Maka dari itu ditengah gejolak disintegrasi bangsa Indonesia, merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menjadi sebuah keniscayaan. Karena ...
Read more 0
