Jejaring radikalisasi yang berkemas keagamaan maupun sekularisme di Indonesia juga menggunakan “keluarga” sebagai unit terkecil dari masyarakat (Radikalisasi dari Bawah: Mengurai Jejaring Radikalisasi Keagamaan di Indonesia, Heru Harjo Hutomo, https://jurnalfaktual.id). Taruhlah suami sebagai seorang kepala negara dan isteri beserta anak sebagai rakyatnya—bukankah dalam bahasa Jawa anak dan isteri sering dibahasakan ...
Read more 0 Narasi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dengan hadirnya revolusi digital telah mengubah lanskap sosial-politik global. Peta kontestasi antarnegara di kancah geopolitik pun berubah seluruhnya. Jessica Sirvington dalam bukunya Disruption menyebutnya sebagai fenomena disrupsi, yakni fase terjadinya perubahan dari era teknologi analog ke digital yang mengubah seluruh dimensi kehidupan manusia di ...
Read more 0 Tidak bisa dipungkiri, pesantren dari dulu memang menjadi salah satu alternatif untuk melahirkan generasi yang cerdas, santun, dan memiliki jiwa kemanusiaan. Di era penjajahan kita bisa mengenang sosok Kiai Hasyim Asyari. Merupakan salah satu tokoh ulama yang mempunyai sikap tegas terhadap penjajahan. Perlawanan yang dilakukan beliau tidak selalu secara fisik, ...
Read more 0 Catatan hari penting di bulan Oktober, sejatinya ada sebuah lakon yang paling bersejarah dan berharga di dalamnya. Memuat tentang kisah-kisah, tradisi kebudayaan, semangat, perjuangan dan kemanusiaan yang terangkum dalam memori ingatan bangsa ini. Untuk selalu kita pegang, sadari dan dijadikan motivasi yang paling bermakna untuk menumbuhkan hasrat nasionalisme kita agar ...
Read more 0 Belakangan ini kondisi sosial dan politik bangsa ini tengah menghangat. Tentu saja kerentanan terhadap kondisi yang ada menghadirkan kekhawatiran tersendiri, sebab selain derasnya narasi hoax, beriringan pula dengan kencangnya intrusi kekuatan yang ingin mendomplengi panggung kebebasan berdemokrasi hari ini. Beberapa pihak yang dulunya bahkan kencang secara langsung mau pun sembunyi-sembunyi ...
Read more 0 Andai segenap bangsa ini tidak memiliki karakter pejuang, maka hingga hari ini Indonesia masih dalam masa kolonial yang menyedihkan. Hal ini bukan bualan belaka, melainkan sejarah yang membuktikan. Kita ketahui bersama bahwa kemerdekaan Indonesia bukan pemberian secara Cuma-Cuma, melainkan diraih dengan perjuangan yang mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa. Kini, semangat ...
Read more 0 Ihwal UU Cipta Kerja yang disahkan DPR pada tanggal 5 Oktober lalu menjadi gaduh tidak hanya di media sosial, namun juga gaduh dan riuh di kehidupan nyata. Beragam penolakan dilakukan oleh mahasiswa, buruh dan masyarakat sipil lainnya. Demonstrasi pun mengemuka di banyak wilayah di Indonesia. Hanya saja, dalam aksi demonstrasi ...
Read more 0 Ada beberapa cuplikan video perihal aktivitas para demonstran perihal penolakan UU Cipta Kerja yang saya pahami betul. Entah pada saat aksi, terjadi bentrok, hingga melakukan tindakan anarkis. Dari video itulah saya sempat berpikir sejenak. Bahwa benar, tujuan pertama yang mereka inginkan adalah menegakkan keadilan. Tetapi realitas di lapangan justru berbeda. ...
Read more 0 Pada Perang Jawa kita disajikan oleh sebuah kemampuan dari seorang Dipanegara yang dapat menarik simpati dari beragam orang dan dari berbagai latar-belakang untuk ikut bersamanya dalam mengobarkan sebuah perang yang tak dapat dimaknai secara tunggal. Banyak anggota laskar Dipanegara berasal dari kalangan ningrat Jawa, penganut kejawen, kyai dan santri yang ...
Read more 0 Kebebasan untuk mengekspresikan pendapat dijamin oleh konstitusi. Itu adalah hak yang dilindungi, dan setiap orang (juga negara) harus menghormati hak itu. Akan tetapi, kebebasan itu bukan kebebasan sebebas-bebasnya. Ada batasan dan aturan mainnya. Apa batasannya? Setidaknya ada dua: pertama, tetap dalam koridor ketertiban umum, kedua, tidak keluar dari kerangka damai. ...
Read more 0
