Sejatinya, tidak ada agama yang mengajarkan tentang kejahatan kemanusiaan. Kecuali mereka para pemeluknya yang mengalami Troubled awareness secara intelektual, emosional dan spiritual dalam menganalisis, mengkaji, serta experience dalam agama tersebut. Bagaimana kita mencapai keimanan yang paling tinggi, jika kesadaran IQ, SQ, dan EQ dalam diri kita telah mengalami kelumpuhan secara ...
Read more 3 Narasi
Negara yang tentram butuh kesamaan persepsi dalam bernegara. Kesamaan persepsi ini tercapai ketika ego politik identitas diminimalisir. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentuk karena ada kesepakatan bersama. Siapa yang bersepakat berdirinya NKRI? Tentu kesepakatan ini terbentuk dari berbagai etnis, suku, budaya, agama, ormas dan lainnya demi kemerdekaan. Apakah kita rela ...
Read more 2 Agama sebagaimana dianut oleh mayoritas penduduk di Indonesia seluruhnya mengajarkan kebaikan dan kebersamaan. Sehingga sebagai ajaran agama tidak ada yang menganjurkan untuk merusak dimensi persatuan dan kesatuan di antara ummat manusia. Hal tersebut tercermin dalam ajaran pokok yang di dapatkan dari kitab suci yang menjadi pegangan dalam kehidupan mereka yang ...
Read more 2 Pemilu dan pilpers sudah usai, tetapi ujaran kebencian belum selesai. Para kontestan sudah berdamai, tetapi pendukungnya di akar rumput masih memproduksi hoax serta masih terjadi resistensi. Rekonsiliasi sudah terjalin, tetapi sakit hati sebab jagoannya kalah belum terobati. Semua terjadi akibat politik identitas selama ini dijadikan sebagai senjata. Politik identitas adalah ...
Read more 1 Kaum Islamisme sering mereduksi –bahkan tak jarang membajak –konsep ummat yang egaliter dan inklusif itu. Ummat adalah konsep yang membasiskan penilaian terhadap manusia berdasarkan kualitas kesadarannya akan Tuhan (taqwa), bukan berdasarkan ras, keturunan, jenis kalamin, kekayaan, atau warna kulit. Akan tetapi, keegaliteran dan keinklusifan konsep ummat itu dimanipulasi oleh Islam ...
Read more 1 Pada dasarnya dalam setiap agama ataupun sistem budaya klasik senantiasa ada yang namanya sisi eksoteris dan esoteris. Dalam agama Islam sisi esoteris tersebut dikenal sebagai tasawuf atau sufisme. Islam sendiri, dalam logika tasawuf, adalah sebuah “dasar” di mana ia berkaitan dengan sisi jasmani atau sisi luar kemanusiaan (hardware). Maka di ...
Read more 1 Michael Hart dalam magnum opusnya; The 100 a Ranking of the Influential Persons a History, menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai orang kelas wahid dalam konteks jajaran orang-orang yang berpengaruh di dunia. Pilihan Michael tersebut sungguh jauh dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Penelitian yang memakan waktu 28 tahun ini, meski ...
Read more 1 Marshal McLuhan dalam teori medianya telah memprediksi bahwa kemajuan teknologi di era revolusi industri 04 ini, akan menjadi indra utama manusia (the extensions of man). Bahwa apa yang disebut sebagai kebenaran baru adalah persepsi-persepsi setiap orang yang akan dipengaruhi oleh media utama tersebut. Ini adalah fakta dalam realitas sosial kita ...
Read more 1 Para generasi muda dalam tiap zamannya seolah menghadapi tantangan yang besar yang berbeda dengan generasi muda pada era sebelumnya. Sehingga tidak mengherankan bila hari ini orang muda mesti berhadapan dengan beragam variabel persoalan yang mungkin jauh berbeda dibandingkan kaum muda terdahulu. Pada era post-truth hari ini, kaum muda kita berhadapan ...
Read more 1 Bulan Rabiul Awal telah hadir kembali di tengah masyarakat muslim Indonesia yang disambut dengan gegap gempita perayaan maulid nabi Muhammad Saw, sang peletak dasar moralitas dalam agama Islam. Kegembiraan dalam peringatan itu menegaskan betapa pentingnya makna kelahiran dan kehadiran Nabi Muhammad sebagai pemimpin umat Islam kala itu. Ini bisa dilihat ...
Read more 0
