“Hari siang bukan karena ayam berkokok, akan tetapi ayam berkokok karena hari mulai siang. Begitu juga dengan pergerakan rakyat. Pergerakan rakyat timbul bukan karena pemimpin bersuara, tetapi pemimpin bersuara karena ada pergerakan”. (Moh. Hatta, 1902-1980). Ungkapan Bung Hatta tersebut menggambarkan tentang pergerakan. Bagiamana pergerakan juga merupakan sesuatu yang penting untuk ...
Read more 0 Narasi
Bulan Agustus adalah bulan yang penuh berkah. Disebut demikian karena banyak hal, Indonesia merdeka adalah salah satu alasannya. Sangat mudah dan harus dibayangkan betapa bahagianya para pejuang kemerdekaan kala itu ketika pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaannya kepada seluruh dunia, menjadi sebuah negara baru (Republik Indonesia-red). Kini, ...
Read more 0 Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lobis-kuntul-baris buat kepentingan bersama (Ir. Soekarno) Soekarno dalam kesempatannya memberikan argumen atas rumusan dasar negara pernah mengatakan bahwa jika kelima sila dalam Pancasila diperas menjadi eka sila maka ...
Read more 0 Layaknya mempunyai rumah, pasti kita akan menjaganya dengan baik. Berperan sebagai orang yang bermanfaat bagi anggota rumah. Melindungi setiap anggota keluarga apabila mendapatkan ancaman. Menghargai setiap hak anggota keluarga untuk berkembang sesuai dengan kodratnya. Sudah 72 tahun rumah kita berdiri dengan nama Indonesia. Negara yang mempunya banyak anggota keluarga, mempunyai ...
Read more 0 Hannah Arendt, dalam The Human Condition yang terbit pertama kali tahun 1958, pernah menggambarkan bahwa manusia memiliki dua aktivitas utama: vita contemplativa dan vita activa. Vita contemplativa adalah aktivitas yang terdiri dari berpikir, berkeinginan, dan menilai. Sementara vita activa terdiri dari aktivitas kerja (labor), karya (work), dan tindakan (action). Kerja ...
Read more 0 “Bangsa yang tidak mempunyai isi-hidup dan arah-hidup adalah bangsa yang hidupnya tidak dalam, bangsa yang dangkal, bangsa yang cetek, bangsa yang tidak mempunyai levensdiepte sama sekali.” Pernyataan Bung Karno ini sangat tepat untuk menjadi refleksi 72 tahun kemerdekaan Indonesia. Bung Karno mewanti-wanti agar semua elemen bangsa serius dalam membangun “isi-hidup” ...
Read more 0 Kecanggihan teknologi, belakangan telah memberi banyak arti dalam kehidupan bangsa Indonesia. Sejumlah persoalan kebangsaan yang hadir pun sedikit banyaknya merupakan partisipasi kecanggihan teknologi yang ada. Tak bisa dipungkiri bahwa naik turunnya dinamika kebangsaan beroleh pengaruh kuat dari perangkat yang kerap diklaim sebagai sesuatu yang modern ini. Pertanyaan yang sering hadir ...
Read more 0 Banyak hal yang terlintas dalam benak kita mana kala kata “media sosial” disebutkan. Rerata adalah perkara-perkara negatif; di antaranya hate speech (ujaran kebencian), adu domba, ghibah, hingga tipu muslihat. Jika demikian ini yang terjadi, maka tidak berlebihan manakala Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan “fatwa haram” terhadap penggunaan media sosial berkonten ...
Read more 0 Benarkah ada yang memusuhi Islam di Indonesia? Pertanyaan ini perting diajukan mengingat dalam setiap kegiatan atau keputusan pemerintah seringkali dituding sebagai langkah memusuhi Islam. Begitu santernya tudingan ini sehingga mampu melonjakkan amarah umat Islam di satu sisi dan kian kuatnya paham-paham ekstrimisme di sisi yang lain. Beberapa aksi bom bunuh ...
Read more 0 “Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan”. (Ir. Soekarno, 1949) Pernyataan Bung Karno ini menggambarkan betapa pentingnya membuat dunia yang mana berlandaskan prinsip persaudaraan sehingga tercapailah kehidupan yang damai dan sejahtera antar bangsa-bangsa. Dunia saat ini adalah internet dan media sosial. Ketika orang mengaksesn internet ...
Read more 0
