Tulisan spesialsaya persembahkan kepada penulis pada hari ulang tahunnya yang bertepatan pada tanggal 24 September Fenomena yang tidak agamis merebak ramai dalam masyarakat yang memiliki dan menganut agama, bahkan saking beragamanya seolah muncul klaim “merasa diri,” kadang merasa diri benar, merasa amalannya yang diterima, merasa diri pembaharu, merasa diri ...
Read more 0 Narasi
Surga dapat diperoleh melalui smartphone dengan fasilitas internet yang ditawarkannya. Surga bukanlah benda yang kasatmata melainkan sebuah “janji” yang bisa dilihat seusai mati, atau dimensi lain dari dunia ini. Dalam Islam, surga dapat diperoleh di antaranya melalui simpati dan toleran terhadap sesama dan saling mendoakan untuk kebaikan. Smartphone dengan fasilitas ...
Read more 0 Dewasa ini, ada dua kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, yakni agama dan internet. Agama merupakan sebuah kebutuhan ruhani seseorang agar diri ini tidak dalam kekosongan dan mudah galau dalam menjalankan hidup. Sedangkan Internet merupakan salah satu pusat informasi pengetahuan, bisa dikatakan “tuhannya pengetahuan”. Terlepas itu kebutuhan sekunder ...
Read more 0 Belakangan, ada kecenderungan pada kelompok anak muda untuk beragama secara instan. Maksud dari beragama secara instan adalah seseorang yang berusaha memahami agama secara cepat tanpa melalui proses pencarian, pendalaman, dan pengembaraan spiritual yang panjang dan rumit. Fenomena ini makin meningkat pesat karena turut ditopang oleh kecepatan pergerakan teknologi informasi. Kecanggihan ...
Read more 0 Dikisahkan, di sudut pasar Madinah, seorang pengemis buta beragama Yahudi senantiasa bercuap-cuap tak terkendali menghina dan mencaci Nabi Muhammad Saw. Ini dilakukannya hampir setiap hari, seakan itu menjadi hobinya yang wajib dijalani. Bila seorang mendekatinya, ia lantas berkata lantang: “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad! Dia hanyalah orang gila. Dia juga ...
Read more 0 Neil Postman, dalam bukunya yang berjudul Amusing Yourself to Death menuliskan kekhawatirannya akan generasi yang tak tahan kesusah payahan belajar dan mencari ilmu akibat terpaan teknologi audio-visual. Di era digital, kita merasakan kemudahan mengakses informasi. Dalam waktu yang cepat kita dapat memperoleh bahan informasi yang diinginkan. Mencari literatur cukup mengetik ...
Read more 0 Kemajuan teknologi tak selamanya memberikan keberkahan bagi generasi muda. Contohnya, banyak generasi muda yang tergabung dalam kelompok radikalis adalah anak-anak yang belajar agama secara serampangan dengan mengandalkan informasi dari dunia maya. Padahal, tidak selamanya konten agama yang tersebar luas di dalam dunia maya dapat dipertanggungjawabkan. Konten internet, baik yang berada ...
Read more 0 Meskipun pemerintah telah melakukan penanggulangan terhadap terorisme, tapi penyebaran ideologi terorisme di Indonesia sampai sekarang masih ada. Bahkan, kelompok teroris terus melakukan regenerasi dengan merekrut anggota-anggota baru yang disiapkan menjadi martir. Mereka merekrut anggota dengan berbagai cara. Mulai dari pertemuan-pertemuan tertutup hingga propaganda melalui dunia maya. Kemajuan teknologi melalui media ...
Read more 0 “Menyembah selain Allah Swt. atau musyrik boleh dibunuh,” Kurang lebih demikian materi yang ada di dalam Kumpulan Lembar Kerja Peserta Didik Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XI pada tahun lalu, 2015. Fenomena menarik perhatian semua kalangan, terutama pengamat pendidikan, media hingga aktivis lintas agama. Materi seperti itu ...
Read more 0 Belajar, dalam hal apa pun, termasuk dalam mendalami agama, merupakan proses yang tak pernah berakhir. Selama nafas masih berhembus, sudah selayaknya kita terus memaksimalkan kesempatan tersebut untuk terus belajar. Kesadaran untuk terus mendengar, berpikir, mengambil pelajaran dalam kehidupan, demi perbaikan dan perkembangan diri maupun kehidupan bersama, merupakan proses yang berjalan ...
Read more 1
