Selasa, 21 Mei, 2024
Informasi Damai
perempuan

perempuan

Ceritakan Kepada Anak Kita, Bahwa Keragaman adalah Sunnatullah

Ceritakan Kepada Anak Kita, Bahwa Keragaman adalah Sunnatullah 
Narasi
Anak-anak sering-kali menginginkan seorang ibunya untuk bercerita sebelum tidur. Maka, di moment inilah kita perlu menceritakan kepadanya. Bahwa, segala keragaman yang ada merupakan sunnatullah yang harus dijaga dengan baik kelak ketika dirinya dewasa. Tentu, anak itu akan bertanya: mengapa seperti itu? Di situlah tugas seorang ibu menyampaikan kebenaran Al-Qur’an mengenai itu. Seperti yang termaktub dalam (Qs. Al-Hujurat:13). Juga menguraikan kemutlakan (Qs. An-Nahl:93) bukti keragaman adalah sunnatullah itu. Ini perlu ditanamkan ...
Read more 0

Perempuan Sebagai Benteng Pertama Promosi Nasionalisme dan Anti-Terorisme

Narasi
Keterlibatan perempuan dalam tindak terorisme sudah berlangsung sejak lama. Menyisir sejarah, Indonesia sudah mengalami beberapa kejadian terorisme perempuan, baik yang masih dalam rencana maupun eksekusi peledakan bom. Misalnya peledakan bom panci yang menargetkan tokoh-tokoh yang berada di Istana Negara tahun 2016. Kemudian Bom Surabaya tahun 2018 dan bom bunuh diri tahun 2019 di Sibogala Sumatera Utara yang pelakunya adalah perempuan dan anaknya. Sejarah terorisme tersebut kita sadar akan satu hal, ...
Read more 0

Perempuan, Pendidik Literasi Media Ramah Anak

Narasi
Era digital menyediakan informasi ibarat junk food yang secara instant ditelan siapa saja, bahkan termasuk anak. Bak jamur di musim penghujan, anak-anak mudah mendapat informasi, bahkan yang bersifat destruktif semisal konten kekerasan dan pornografi. Anak-anak dapat terpapar radiasi konten radikal sejak usia sangat dini. Jika orang tua bersikap permisif pada anak, bukan tidak mungkin anak akan memiliki struktur self yang ‘radikal’, sebagaimana konten yang selalu diperhatikan. Menjadi penting bagi orang ...
Read more 0

Terorisme dan Emansipasi Gender

Narasi
ADA yang baru dari gaya dan strategi teror yang dilancarkan IS (Islamic State), khususnya di Indonesia. Semenjak, ditengarai, dipegang oleh Bahrun Naim atau Anggih Tamtomo. Jebolan jurusan IT di salah satu universitas di Solo ini, memiliki peran yang boleh dibilang penting beberapa tahun terakhir ini. Salah satu prestasi barunya adalah merekrut sekaligus memberdayakan perempuan untuk menjadi “pengantin” atau pelaku aksi bom bunuh diri. Beberapa bulan yang lalu kepolisian sempat memperoleh ...
Read more 0

Kartini Masa Kini dan Tantangan Deradikalisasi

Narasi
Sekalipun masih ada yang mengatakan bahwa peran perempuan tidak signifikan, nyatanya perempuan sampai hari ini masih mewarnai dinamika kehidupan dunia. Dalam konteks Indonesia, misalnya, ada srikandi-srikandi yang luar biasa. Dikatakan demikian karena sumbangsihnya dan dedikasinya untuk negeri ini benar-benar dirasakan sampai sampai hari ini. Diantara srikandi itu ada yang namanya Raden Ajeng Kartini. Kartini tidak sekedar memperjuangkan nasib dan hak perempuan kala itu, namun juga menjadi inspirasi generasi berikutnya. Buktinya, ...
Read more 0

Perempuan, Radikalisme, dan Perdamaian

Narasi
Perempuan menjadi aktor penting dibalik maraknya radikalisme. Perempuan bisa menjadi korban, karena banyak laki-laki yang ikut jaringan teroris kemudian meninggalkan keluarga. Perempuan akhirnya harus menanggung keluarga sendiri, menjadi ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga. Isri para korban bom bunuh diri termasuk kategori ini, karena mereka menanggung beban berat setelah ditinggalkan suaminya. Selain itu, perempuan juga menjadi aktor di balik gerakan radikalisme. Mereka terlibat menjadi agen, bahkan tidak sedikit yang menjadi ...
Read more 0

Perempuan Sebagai Pendidik Utama Antiradikalisme

Narasi
Dalam beberapa waktu belakangan ini, penyebaran benih-benih radikalisme tidak hanya mengincar anak-anak muda. Namun juga anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Bahkan, anak-anak yang masih senang bermain kerap kali dicekoki ajaran-ajaran radikalisme. Tentunya, cara ini dilakukan untuk menciptakan regenerasi sejak dini dari kalangan kaum radikal. Ketika benih-benih radikalisme ditanamkan sejak dini, maka kelompok radikal memiliki amunisi dengan mudah membujuk anak-anak ketika dewasa. Bahkan berdasarkan data yang diperoleh bahwa sekitar 80 ...
Read more 0

Perempuan dan Terorisme

Editorial
Tidak ada kategori khusus bagi seseorang untuk menjadi target teroris baik dari aspek umur maupun gender. Siapapun yang memiliki faktor kerentanan tertentu berpotensi terjerat dalam jaringan dan aksi teror. Aspek kerentanan itu bisa sangat beragam baik ideologi, ekonomi, politik, maupun psikologis. Kenapa anak muda mudah terserang paham radikalisme dan terorisme karena banyak faktor kerentanan yang melekat pada usia muda khususnya terkait aspek psikologi remaja. Dewasa ini menjadi perbincangan ketika menyandingkan ...
Read more 0

Keterlibatan Perempuan dalam Gerakan Radikalisme Islam

Narasi
Dunia tersentak ketika seorang perempuan bernama Dian Yulia Novi tertangkap ketika hendak melakukan aksi bom bunuh diri di Indonesia. Dia pernah jadi buruh migran di Singapura dan ternyata juga isteri Bahrun Naim, pelaku bom Sarinah. Rencananya, tanggal 11 Desember 2016 dia akan meledakkan Istana Negara dengan bom rice cooker, lalu tertangkap polisi. Tragedi ini menyibak fakta keterlibatan sejumlah perempuan Muslim dalam gerakan terorisme di Indonesia. Agaknya trend baru dalam aksi ...
Read more 0

Perempuan Memerangi Kekerasan

Budaya
Perempuan sering menjadi metafora bagi tegaknya negara. Apabila kaum perempuan mampu berperan sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan negara, maka sebuah negara akan kokoh berdiri sehingga mampu memayungi segenap rakyatnya. Pun sebaliknya, ketika perempuan rapuh dan kehilangan daya keibuan, maka bumi pertiwi pun akan mengalami kegoncangan. Disadari atau tidak, di balik patriotisme kaum laki-laki dalam membela negara, ada peran “halus” perempuan yang kadang tersamarkan. Maraknya berbagai aksi teror dan kekerasan yang ...
Read more 0