Ungkapan jika dia kelompok kami, maka dia temanku. Lalu, jika dia kelompokmu, apa dia tidak bisa berteman denganku? Rasanya, ungkapan itu akan menjadi momok bagi kebinekaan dan toleransi di Indonesia. Era disrupsi ini membawa kita pada realitas baru tentang kelompok sosial. Kelompok sosial dalam pandangan George Hasen, sosiolog asal German ada empat, di antaranya kelompok tidak sosial, pseudo sosial, antisosial, dan pro-sosial. Empat kelompok itu mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara ...
Read more 0 Al Muiz Liddinillah
Al Muiz Liddinillah Posts
Beberapa hari lalu saya menyimak obrolan Gita Wirjawan dan Ismail Fajrie Alatas dalam siniar di kanal @gwirjawan. Diskusinya menarik, terkait sejarah Islam yang jarang diceritakan, menguak masa keemasan islam dan keruntuhannya. Dari situ juga saya terpantik pada yang disampaikan Ismail, di mana ia menilai bahwa pesantren adalah pendidikan tradisi yang tidak bisa disama-selaraskan dengan pendidikan modern. Pandangan Ismail itu mengingatkan saya pada kolom yang pernah ditulis oleh Mabub Djunaidi berjudul ...
Read more 0 Akidah mana yang tercemari oleh pujian-pujian kepada nabi, bunyi rebana, wewangi kemenyan, atau bahkan ziarah kubur? Budaya apa yang bisa merusak akidah seseorang? Lalu, dengan keimanan yang kita punya, kita harus berbuat apa? Sebagian orang mungkin akan kembali mempertanyakan itu. Terlebih bagi seseorang yang baru belajar agama. Pencarian akan iman dan kebenaran itu penting untuk diusahakan. Sebagaimana Nabi Ibrahim yang kala itu menggerakkan jiwa dan raganya untuk menemukan Yang Esa. ...
Read more 0 Akhir-akhir ini beredar video dan unggahan lama yang menyatakan bahwa demokrasi adalah produk yang melenceng dari Islam. Dengan jargon dan hashtag Demokrasi Kufur dan Pemilu Syirik Akbar, Warganet tengah membangunkan denyut intoleransi. Padahal, Pemilu 2024 sudah tinggal beberapa hari lagi. Pemilu sebagai bagian dari sistem demokrasi yang ada di Indonesia adalah produk hukum dan nilai Islam atau agama lain. Warga negara telah bersepakat dalam menjalankan negara yang ideal perlu dan ...
Read more 0 Beberapa hari lalu saya menemukan arsip lembaran opini Kompas, Senin, 28 September 2015. Potongan koran itu berisi opini Asep Salahudin berjudul Mendidik Elit atau Rakyat. Opini dosen Universitas Pasundan Bandung itu masihlah sangat layak direfleksikan kembali di momen politik ini. Menurutnya, perbedaan gagasan dan laku politik itu adalah hal biasa dan tidaklah abadi, tapi persahabatan dan laku kemanusiaanlah yang tak akan lekang. Asep menceritakan bagaimana perbedaan pandangan politik Sukarno dan ...
Read more 0 Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengungkapkan bahwa di masa pandemi seperti ini justru kelompok teror semakin masif menyebarkan narasi. Pernyataan kepala BNPT itu lantas menjadi perhatian penulis, sambil memutar memori kembali terkait gerakan teror di kampus atau masyarakat. Saya teringat pula peristiwa bulan lalu, di mana saya bertemu dengan seorang mahasiswi asal kampus islam negeri di Madura. Seorang mahasiswi sebut saja Astuti itu tak sengaja bertemu ...
Read more 0 Akhir Juni 2021, covid-19 di Indonesia semakin naik. Berdasarkan laman Kemenkes RI, kasus harian per-27 Juni bertambah 21.342 orang dan angka positif menjadi 2.115.304. Angka kesembuhan 1.850.481, dengan kenaikan 8.021. Beberapa yang meninggal bertambah 409 menjadi 57.138. Angka-angka tersebut beranjak naik dengan varian baru, varian delta. Pandemi ini masih menjadi perhatian kita semua. Seberapa serius negara dan masyarakat menghadapi pandemi ini. Meskipun covid-19 di Indonesia sudah berjalan 16 bulan, tapi ...
Read more 0 Demokrasi sebagai konsep yang ideal dalam menjalankan tugas dan fungsi negara menuai polemik yang tak berkesudahan. Perbincangan demokrasi sejak lama terjadi dari masa ke masa. Bahkan pada era kemerdekaan kritik adalah sumbangan demokrasi terpenting. Hatta dalam bukunya Demokrasi Kita 1960 menulis bahwa demokrasi tidak akan lenyap dari Indonesia. Mungkin ia tersingkir sementara, seperti kelihatan sekarang ini, tetapi ia akan kembali dengan tegapnya. Memang tak mudah membangun demokrasi di Indonesia, yang ...
Read more 0 Transnasionalisme sebagai ideologi atau gerakan politik yang tidak sepaham dengan semangat nasionalisme ini sejak awal pergolakannya disangkutpautkan dengan agama, seperti halnya islam. Paham ini membawa semangat khilafah dalam melegitimasi negara. Negara berhaluan syariat islam lah yang ia gembor-gemborkan. Perdebatan negara islam, dalam konteks ini sebagai perwujudan dari transnasionalisme, berawal dari dinamika islam dan perubahan politik. Reformasi dan perubahan dalam wacana islam kontemporer, politik menjadi isu penting. Berbagai upaya penyatuan islam ...
Read more 0 Al ulama’ warosatul anbiya’, para ulama adalah pewaris para nabi. Maqolah itu menjadi kekuatan tersendiri bagi para ulama atau agamawan. Pendakwah atau penceramah yang dihormati dan dijadikan panutan oleh masyarakat atas kebijaksanaan dan pesan damainya. Mereka adalah penyambung lidah para pendahulu, para nabi. Di negeri yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama ini, menjadikan masyarakat kita memusatkan segala pengilhamannya pada ajaran dan nilai agama. Bukan rahasia umum, di negeri yang percaya ...
Read more 0