Dalam sepekan ini jagat maya mencatat penelusuran tertinggi di Indonesia adalah seputar sepak bola, korupsi, keraton sejagat di Purworejo, dan yel-yel Islam yes kafir no di kota pelajar Yogyakarta. Penelusuran serupa juga menjadi tranding 10 besar (16 Januari 2020) di Youtube. Bola tentu menjadi hiburan terbesar di dunia, sehingga selalu ...
Read more 0 Narasi
Jagad media kembali dihebohkan oleh berita tentang pembina pramuka yang mengajari anak-anak SDN Timuran, Yogyakarta, menyanyikan yel-yel “Islam, Islam Yes, Kafir, Kafir No!”, Jumat (10/1/20). Akibat peristiwa ini, sontak membuat beberapa orang protes, baik tidak langsung melalui saluran media sosial, maupun langsung, sebagaimana yang dilakukan oleh perwakilan ibu dari anak ...
Read more 0 Pendidikan sejatinya membuat manusia lebih menghargai perbedaaan dan memahami keragaman. Sekolah mengarjakan keterbukaan, moderasi, dan kedamaian, bukan ketertutupan, ekstrim, dan kekerasan. Akan tetapi fakta di lapangan, sekolah justru tidak streril dari wabah intoleransi dan virus radikalisme. Sejumlah penelitian menunjukkan pada satu setu kesimpulan –yang hampir disepakati—bahwa intoleransi dalam dunia pendidikan ...
Read more 1 Rohis (Rohani Islam) di setiap sekolah menengah sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan sebagai penunjang kegiatan siswa. Rohis merupakan kegiatan ekstrakurikuler dalam bidang dakwah yang cukup banyak peminatnya di sekolah. Meskipun demikian, beberapa penelitian menunjukkan, bahwa Rohis di banyak sekolah menjadi pusat penyemaian intoleransi dan menjadi media penyebaran paham ...
Read more 1 Slogan “Islam Yes, Kafir No” menjadi perbincangan hangat publik. Bermula dari kejadian di SDN Timuran Kota Yogyakarta, ketika seorang pembina Pramuka mengajarkan yel-yel anak soleh yang diakhiri dengan kalimat “Islam Yes, Kafir No”. Salah seorang wali murid yang mendengarnya pun mengadukan hal itu ke pihak sekolah. Kabar itu pun sontak ...
Read more 1 Pendidikan merupakan tuntunan di dalam hidup anak-anak, artinya pendidikan akan menuntun segala kekuatan kodrat pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatkan mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Hidup tumbuhnya anak-anak itu sebagai makhluk, sebagai manusia, sebagai benda hidup, dan tumbuh menurut kodratnya sendiri. Kekuatan kodrati yang ...
Read more 1 Praktek intoleransi semakin meningkat di lingkungan sekolah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dunia pendidikan kita acap kali terinfeksi oleh intoleransi agama. Survei Kemenristekdikti menyebutkan 23,4 persen siswa SMA siap berjihad menegakkan khilafah islamiyah. BIN dalam survei 2017, menyebut sebanyak 39 persen dari 15 provinsi terpapar radikalisme. Semua penelitian menunjukkan, bahwa sejak ...
Read more 2 Manusia yang tercerahkan, bukan manusia yang merendahkan. Itulah salah satu output utama dari proses penyelenggaraan pendidikan. Baik pendidikan di sekolah, maupun pendidikan di rumah. Manusia yang telah mengalami pencerahan niscaya akan memancarkan kebaikan dalam kesehariannya. Dia menjadi sumber inspirasi dan teladan. Sebaliknya, pendidikan yang gagal akan menciptakan manusia-manusia yang gemar ...
Read more 1 Seorang pembina Pramuka mengajarkan yel-yel bernuansa agama ketika praktek kursus mahir lanjutan (KML) yang diadakan Kwarcab Pramuka Kota Yogyakarta di SD Negeri Timuran, Kota Yogyakarta pada Jumat (13/1), sebagaimana diberitakan Kumparan (13/1). Diketahui bahwa yel-yel tersebut adalah dalam bentuk tepuk pramuka Islam Yes, Kafir No. Meskipun yel-yel tersebut spontanitas dari ...
Read more 1 Dalam khazanah budaya Jawa, toleransi sering disepadankan dengan istlah “tepa slira” atau lebih tepatnya “tepa sarira.” Istilah ini sebenarnya lebih mengacu pada sebentuk sikap untuk tahu diri, tepa berarti kenal dan sarira berarti diri. Secara normatif hal ini berkaitan dengan kesadaran akan orang lain yang akan tumbuh ketika orang sadar ...
Read more 0
