Perdamaian dunia dalam perspektif konstitusi Indonesia menjadi harga mati. Indonesia bertekad dan diamanahi konstitusi untuk terus pro aktif dalam mewujudkannya. Modal kuat dimiliki bangsa ini sebagai bahan kontribusi bersinergi bersama gerakan global. Modal tersebut adalah kearifan budaya nusantara yang beraneka dan semuanya membawa substansi misi damai. Selain itu beberapa bukti ...
Read more 0 Narasi
“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Dalam pembukaan UUD 45, secara jelas kemerdekaan harus dinikmati segala bangsa, tidak terkecuali. Kemerdekaan dalam kehidupan manusia merupakan tujuan awal dalam mewujudkan kerukunan. Kemerdekaan ...
Read more 1 Moderatisme keislaman masyarakat Indonesia tidak tumbuh tiba-tiba. Ada variabel di mana inklusivitas keberagamaan tidak bisa dilepaskan dari peran pesantren. Sebagian pesantren berumur jauh lebih tua ketimbang usia negeri ini. Bahkan kelahiran republik ini, pesantren turut membidani. Diktum Resolusi Jihad oleh Mbah Hasyim Asyari dan ikhtiar lahir-batin para kiai dan santri ...
Read more 0 Berbicara kearifan lokal, saya jadi teringat filmnya Bayu Skak yang akhir-akhir ini baru booming tayang di bioskop. Filmnya yang berjudul Yo Wis Ben bergenre komedian dengan menggunakan bahasa Jawa sempat menuai cibiran di mana-mana. Alasannya karena filmnya dianggap kampungan dan memicu eksklusif kebudayaan daerah. Selain itu, karena bahasa Jawa cenderung ...
Read more 1 “Hidup sesuatu bangsa tergantung dari vrijheids-bewus-tzijn, kesadaran kemerdekaan-kebangkitan bangsa itu; tidak dari teknik; tidak dari industri; tidak dari pabrik atau kapal terbang atau jalan aspal.” Pernyataan Bung Karno ini sangat tepat menggugah semua anak bangsa untuk kembali menatap masa depan dengan bekal merdeka dan bangkit. Jiwa yang teguh dan setia ...
Read more 0 Infiltrasi ideologi transnasional terus saja menusuk urat nadi kebangsaan kita. Kehadirannya sedikit banyak mampu membuat keraguan sebagian anak bangsa akan kekuatan filososi bangsanya sendiri. Apalagi bersamaan dengan situasi kehidupan kebangsaan yang terus bergejolak dengan berbagai problem, ideologi transnasional seolah menjadi “pelipur lara” dan jalan keluar. Lihat saja slogan-slogan yang sering ...
Read more 1 Internet tidak lah barang yang langka. Setiap orang bisa menikmati kapan dan di mana saja. Jika dulu internet dinikmati kalangan tertentu, kini hampir semua orang bisa menikmatinya. Tidak hanya kalangan dewasa, namun juga anak-anak bisa mengakses melalui gadgetnya. Kemajuan internet itulah yang saat ini sering dimanfaatkan oleh kelompok radikal, untuk ...
Read more 0 Di era globalisasi informasi sekarang, segala pemikiran, ide, gagasan, dan sebagainya, bisa tersebar dengan cepat dari satu wilayah ke wilayah lain atau dari negara ke negara lain. Melalui perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi, misalnya, ideologi transnasional yang berbahaya, seperti paham keagamaan radikal, bisa masuk dengan mudah dan ...
Read more 2 Batik merupakan salah satu kearifan lokal atau warisan budaya (heritage) sekaligus kekayaan budaya Indonesia yang telah lama dikenal tidak hanya lingkup nasional, tetapi juga dunia internasional. Tradisi luhur ini sarat menyimpan sejuta kearifan yang mengakar kokoh secara substansial mulai dari ornamentasi dan harmonisasinya, proses pembuatannya, hingga makna filosofis dalam setiap ...
Read more 1 Islam bukanlah agama yang “gegirisi” (baca: menakutkan). Di manapun dan apa pun keadaan sekelompok orang bisa berislam dengan baik. Mereka tidak harus menjadikan diri sebagai “orang lain” untuk menjadi muslim sejati. Dengan tetap menjalankan adat istiadat yang berlaku di daerah masing-masing, setiap muslim dapat berislam dengan baik. Bahkan, tidak benar ...
Read more 0
