Sabtu, 11 Juli, 2020
Informasi Damai
Archives by: Arpan Mawardi

Arpan Mawardi

0 comments

Arpan Mawardi Posts

Rekonsiliasi Islam dan Pancasila

Rekonsiliasi Islam dan Pancasila
Suara Kita
Adalah suatu fakta, Islam pernah dihadapkan-hadapkan dengan Pancasila. Sikap antagonis Islam terhadap Pancasila bisa dilihat dari awal kelahiran Pancasila, keinginan agar Islam jadi dasar negara, penolakan penghapusan “tujuh kata”, perdebatan di Majelis Konstituante, sampai keinginan untuk menghidupkan kembali Piagam Jakarta. Puncaknya adalah gerakan DI/TII Kartosoewirjo yang secara terang-terangan anti terhadap Pancasila, dan dianggap sebagai musuh negara. DI/TII memang sudah mati, tetapi anak-anak ideologisnya masih tetap menganggap Pancasila sebagai musuh agama. ...
Read more 1

Lailatul Qadar dan Kemenangan Melawan Pandemi

Lailatul Qadar dan Kemenangan Melawan Pandemi
Suara Kita
Kita sudah memasuki sepuluh terakhir Ramadan. Yang di dalamnya ada lailatul qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kita dituntut untuk iktikaf di mesjid, menetap sambil bertafakkur mereflesikan diri. Memperbanyak istigfar, sambil mengakui kesalahan dan memohon keampunan dari Tuhan. Lailatul Qadar biasanya diisi dengan iktikaf di masjid. Sepuluh terakhir Ramadan, biasanya masyarakat akan berbondong-bondong meramaikan masjid untuk melaksanakan iktikaf. Akan tetapi, lalatul qadar kali ini beda dengan sebelumnya. Kita ...
Read more 0

Informasi Negatif, Ketakutan, dan Social Media Distancing

Informasi Negatif, Ketakutan, dan Social Media Distancing
Suara Kita
Wabah Corona membuat semua orang cemas dan takut. Ketakutan ini muncul selain dari ganasnya serangan virus yang berbahaya itu, juga akibat dari gambaran media sosial yang tidak terkontrol dalam menanggapi Corona. Bahkan dalam realitanya, gambaran media sosial tentang Corona lebih menakutkan ketimbang Corona itu sendiri. Dalam menanggulangi virus yang berbahaya ini, pemerintah sudah menyatakan perlunya social distancing, penjarakan sosial. Artinya kita perlu menjaga jarak –minimal 1 meter –antara satu dengan ...
Read more 0

Bergandengan Tangan Melawan Corona

Bergandengan Tangan Melawan Corona
Suara Kita
Ada tiga musuh besar manusia dalam sejarah, yakni kelaparan, wabah (virus) mematikan, dan perang. Demikian kata Noval Noah Harari dalam bukunya Homo Deus. Ketiga musuh besar itu bukan tidak bisa ditaklukkan. Bisa! Asal ada usaha sungguh-sungguh dari manusia dan saling bahu-membahu dalam melawannya. Dalam sejarahnya, manusia bisa meminimalisir keganasan ketiga musuh itu. Kelaparan bisa diturunkan. Perang bisa dihentikan. Dan, wabah (virus) mematikan bisa dilumpuhkan. Manusia adalah makhluk yang cepat belajar ...
Read more 2

Dari Narasi Permusuhan Menuju Narasi Kemanusiaan

Dari Narasi Permusuhan Menuju Narasi Kemanusiaan
Suara Kita
Narasi permusuhan semakin menjadi-jadi di negeri ini. Polarisasi kelompok, kami versus mereka, arogansi mayoritas, dan diskriminasi minoritas –menunjukkan eskalasi peningkatannya. Narasi permusuhan itu, bukan hanya di dunia maya, tetapi nyata dalam kehidupan masyarakat di akar rumput.   “Menerima kos muslim”, “menerima kos putri muslimah”, “lowongan kerja, syarat: pria/wanita muslim”. Itu adalah fenomena  eksklusifitas yang menjamur di kota-kota besar. Ini adalah wujud intoleransi dalam bentuk penegasian terhadap kelompok lain. Fenomena ini ...
Read more 0

Mencegah Budaya Kekerasan dan Radikalisme dengan Kembali ke Peradaban Bahari

Mencegah Budaya Kekerasan dan Radikalisme dengan Kembali ke Peradaban Bahari
Suara Kita
Tindakan kekerasan di masyarakat sudah pada level sangat mengkhawatirkan. Fenomena main hakim sendiri, aksi kekerasan, dan tindakan anarkis sudah masuk ke dalam hampir semua lini kehidupan. Mulai dari keluarga, sekolah, organisasi, perguruan tinggi, hingga  ruang publik. Mengapa bangsa yang dulunya dikenal adem, santun, suka kedamaian, kita berubah drastis menjadi bangsa yang suka marah, dikit-dikit demo, tak bisa memaafkan, dan kekerasan dijadikan jalan keluar? Dalam acara Mufakat Budaya Indonesia 2019 di ...
Read more 0

Banalitas Kejahatan, Eichmann dan Para Pembajak Agama

Suara Kita
Pelaku terorisme sering diidentikkan berwajah garang, berperilaku jahat, mata melotot, muka sangar, datang dari keluarga yang buruk, dan tidak berpendidikan sama sekali. Anggapan itu bertolak belakang dengan kenyataan. Banyak pelaku terorisme dan para pembajak agama itu justru berwajah cerah, berperilaku lembut, baik di masyarakat, dan berlatar belakang pendidikan tinggi. Para pembajak agama itu bukan datang dari para preman pasar, penjahat, kriminal, atau sampah di masyarakat. Justru yang sering melakukan pembajakan ...
Read more 2

Radikalisme, Bela Agama, dan Sakralisasi Kekerasan

Suara Kita
Pertanyaan yang sering diajukan pada agama adalah: Mengapa dalam agama banyak ditemukan tindakan kekerasan (violence)? Atau mengapa banyak aksi teror yang dilakukan atas nama agama? Bukankah agama itu menyebar kedamaian, rasa nyaman, dan pembebasan? Agama memang mempunyai dua sisi yang kontradiksi. Ia penuh kedamaian, kenyamanan, dan keamanan (sisi positif) dalam satu sisi, akan tetapi di sisi yang lain, terror, pertumpahan darah, perang, pembunuhan (sisi negatif), merupakan hal yang mudah kita ...
Read more 0

Membangun Jejaring Perdamaian

Membangun Jejaring Perdamaian
Suara Kita
Ciri hidup manusia itu berjejaring dan terhubung satu dengan yang lain. Yuval Noah Harari (2018) menyebut “jejaring” sebagai alasan utama Sapiens bisa berada di puncak rantai makanan dan bisa mengendalikan ribuan sampai jutaan individu lainnya dalam satu kepemimpinan. Kepiawaian berjejaring manusia menimbulkan kohesifitas, kekuatan, dan rasa solidaritas. Pun demikian dengan perdamaian yang hanya bisa terwujud jika ada sistem jejaring. Sebab –seperti dikemukakan para ahli sosial –perdamaian itu adalah hasil dari ...
Read more 1
Translate »