Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Sebagai ideologi (terbuka), Pancasila yang merupakan hasil konsensus bersama dari para founding father bangsa, ternyata tidak luput dari “gugatan”. Ya, hingga kini mungkin masih ada oknum yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain. Namun demikian, yang bersikeras mempertahankannya sebagai harga mati, tentu ...
Read more 0 Narasi
Jikalau paham intoleransi dan radikalisme yang berujung terorisme diibaratkan layaknya Covid-19 sebagai wabah yang mematikan dan mudah menular ke orang lain, maka Pancasila adalah vaksin yang jitu guna menghentikan penyebaranya. Dengan kata lain, orang yang terinveksi ‘virus intoleransi dan radikalisme’ daya tahan dan semangat Pancasila-nya sangat lemah. Paham intoleransi dan ...
Read more 0 Belakangan kita menyaksikan fenomena meningkatnya kesalehan beragama di kalangan umat Islam. Sayangnya, meningkatnya kesalehan beragama itu kerap mengarah pada praktik ghuluw, yakni berlebihan atau melampaui batas. Ghuluw merupakan perilaku yang dilarang Islam. Di dalam Alquran Surat An-Nisa ayat 171 dijelaskan “Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan ...
Read more 0 Umat Islam di tengah masyarakat yang plural, seperti di Indonesia, diuji dengan realitas pluralitas masyarakat; agama yang berbeda, demikian pula suku, etnis dan budaya. Kalangan muslim moderat sukses melalui ujian tersebut karena dalam pandangan mereka pluralisme adalah hakikat kehidupan yang di desain Tuhan. Tapi, tidak sedikit muslim yang tidak lolos ...
Read more 0 Keberadaan praktik terorisme masih saja menghantui Indonesia. Biasanya praktik ini bersumber dari pemahaman yang radikal. Mereka mengaku, tindakan mereka sudah tepat karena berlandaskan teks-teks agama. Padahal, mereka memandang teks tanpa memahami konteksnya. Seperti ayat perang yang mereka gunakan secara serampangan. Padahal kondisi lingkungannya sudah aman dan damai. Dari sinilah urgensi ...
Read more 0 Moderasi beragama dan pencegahan radikalisme merupakan dua agenda yang harus seiring sejalan. Keduanya memiliki relasi resiprokal yang tidak dapat dipisahkan. Di satu sisi, moderasi beragama merupakan salah satu pilar penting dari agenda pencegahan radikalisme. Di sisi lain, pencegahan radikalisme mustahil dilakukan tanpa dibarengi dengan pengarusutamaan moderasi beragama. Moderasi beragama dan ...
Read more 0 Media maya atau internet telah menjadi alat yang kuat dalam menyebarkan informasi dan mempengaruhi opini publik. Dalam konteks ini, peran dai atau pemimpin agama memainkan peran penting dalam mempromosikan moderasi beragama dan meredam radikalisme di dunia maya. Data menunjukkan bahwa penggunaan internet dan media sosial secara luas telah meningkat secara ...
Read more 0 Belakangan, lanskap dakwah keislaman di Indonesia diwarnai oleh corak dakwah yang tidak adaptif dan akomodatif pada kebudayaan lokal. Kian banyak pendakwah yang justru membenturkan antara ajaran Islam dan kebudayaan atau kearifan lokal. Nalar konfrontatif itu lantas melahirkan pandangan keagamaan yang tidak ramah, bahkan cenderung anti-pati terhadap nilai budaya, seni, dan ...
Read more 0 Peran da’i di tengah maraknya kelompok radikal terorisme di Indonesia sangatlah penting, sebab seorang da’i memiliki bekal ilmu terkait kebenaran ajaran agama (Islam). Munculnya kelompok radikal terorisme dapat disebabkab oleh seseorang yang tidak paham secara komprehensif tentang ke-Islaman. Da’i dapat berkolaborasi dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) dalam mencegah radikal ...
Read more 0 Dalam konteks kebenaran Islam yang rahmatan lil alamin, Saya kurang sepakat, jika prinsip dakwah itu selalu condong reduksionis. Sebab, ajaran Islam itu sifatnya inter-subjektif. Secara orientasi, tidak ada “keharusan/paksaan/intimidasi” orang itu harus masuk Islam. Tetapi, dia mampu berperilaku “Islami” yaitu bisa berbuat baik, menjaga keseimbangan tatanan dan menghindari kemudharatan. Dalam ...
Read more 0
