Pada dasarnya radikalisme dan terorisme di Indonesia mutakhir tak jauh dari peristiwa-peristiwa politik harian. Para aktivis kontra radikalisme dan terorisme serta pihak yang berkompeten perlu menyeksamai perhelatan politik semacam pilpres dan pilkada, sebab pada tataran diskursif ekspresi-ekspresi radikalisme Islam seperti khilafah semakin ramai dan berkelindan dengan isu-isu politik praktis . ...
Read more 0 Narasi
Dalam konteks penyebaran radikalisme, kampus bak dua sisi. Pertama, kampus dengan segala dinamika dan komponennya, bisa menjadi garda terdepan dalam upaya menangkal radikalisme dan terorisme di Indonesia. Hal ini terjadi karena kampus lazimnya dihuni oleh mereka yang memiliki tingkat literasi tinggi, minimal di atas rata-rata orang awam. Bahkan keberadaan lembaga ...
Read more 0 Rekonstruksi kebebasan berpikir di kampus, memang didorong kuat oleh pemerintah. Terbukti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, meluncurkan program kampus merdeka, yang dalam pelaksanaannya mendorong civitas akademika memberi peluang yang besar kepada mahasiswanya agar saling mengkaji berbagai pemikiran yang ada, tentu, demi kemajuan Indonesia sendiri. Sebelum Nadiem meluncurkan kebijakan kampus ...
Read more 0 Akar dari radikalisme dan intoleransi sejatinya bukan lahir dari rahim akademik. Tetapi populasi yang mewabah dan menebarkan propaganda-propaganda ajarannya masuk melalui pintu akademik. Karena di dalamnya ada generasi emas bangsa. Yaitu para mahasiswa baru yang kadang masih egois, benarnya sendiri, tidak terbuka dalam berpikir, tidak mau argumentasinya dikalahkan, serta kualitas ...
Read more 0 Radikalisme di lingkungan civitas akademika mestinya tidak akan pernah terjadi. Pasalnya, anggota rumah tangga perguruan tinggi merupakan orang-orang yang terpelajar, luas ilmu, luas pengalaman, dan selektif. Sementara, tindak radikal mestinya hanya dilakukan oleh orang-orang yang berilmu dangkal, pengalaman sempit, dan sembarangan dalam bertindak. Namun demikian, yang terjadi adalah, kampus sering ...
Read more 0 Saat ini merupakan musim penerimaan mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Momen inilah yang seringkali dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menggaet massa, khususnya kalangan mahasiswa untuk menjadi calon kader ideologis mereka. Meskipun di tengah pandemi covid-19, upaya mereka tidak pernah surut untuk menggaet kader baru. Berbagai upaya mereka ...
Read more 0 Viralnya video tentang mahasiswa senior yang membentak dan meminta para mahasiswa baru (Maba) untuk mencoret wajahnya dengan lipstik pada saat kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) yang diselenggarakan secara online. Tentu tindakan yang semacam itu sangatlah disayangkan sekali. Karena tidak ada daya paradigmatis di dalam mengasah kreativitas mahasiswa baru ...
Read more 0 Berbagai macam tes yang telah dilewati untuk bisa lulus seleksi masuk perguruan tinggi yang telah diimpikan semenjak dari bangku sekolah. Hingga impian itu berhasil dan resmi diterima sebagai calon mahasiswa baru. Pencapaian ini sebagai bentuk dari awal mula yang menurut Dr. Fahrudin Faiz resmi menjadi orang dewasa. Baik di dalam ...
Read more 0 Masa-masa proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di berbagai kampus di Indonesia sudah mulai mencapai tahapan akhir dan akan segera dimulai kegiatan perkuliahan baru. Terlepas dari persoalan bagaimana proses perkuliahan yang akan dihelat selama masa wabah ini, ada persoalan lain yang tidak boleh didiamkan mengapung bersama arus deras kesibukan mengatasi wabah. ...
Read more 0 Dakwah pada hakikatnya adalah panggilan menuju jalan spiritualitas. Jalan spiritualitas menuju Tuhan yang bisa dianalogikan menggunakan kereta dakwah yang melibatkan berbagai elemen termasuk iman, ilmu, serta bekal-bekal lain yang diperlukan. Selain bekal fisik dan stamina, bekal non fisik seperti komitmen, ketabahan dan kesabaran juga sangat menentukan dalam perjalanan dakwah. Semua ...
Read more 0
