Senin, 23 September, 2019
Informasi Damai
Archives by: Agung SS Widodo, MA

Agung SS Widodo, MA

Agung SS Widodo, MA Posts

Ruang Agama Bukan Sarana Mengkafirkan Liyan

Ruang Agama Bukan Sarana Mengkafirkan Liyan
Suara Kita
Jika secara intens kita mengikuti isu yang berkembang di media sosial, cukup sering isu mengenai sentimen agama mencuat dan menjadi perdebatan yang kontraproduktif. Kritik tajam kemudian muncul dengan berbagai postingan para netizen yang menolak adanya politisasi agama baik dalam konteks pemahaman politik murni atau pemanfaatan ruang untuk menyampaikan pesan perlawanan, bahkan ada yang secara terang-terangan menyebut politisasi masjid, dengan memanfaatkan mimbar khutbah untuk mendriver pesan pesan radikal yang mengarah pada ...
Read more 1

Pancasila: Wakaf Syariah Umat Islam

Suara Kita
Linimasa dunia maya, utamanya media sosial beberapa hari ini ramai dengan kemunculan istilah “NKRI Bersyariah” yang dibawa oleh sekelompok orang dengan mengusung narasi  syariah Islam dalam rangka mengelola ketatanegaraan Indonesia. Konsep ini tentunya sangat absurd atau prematur, mengingat sebagai bangsa kita sudah menyepakati model demokrasi yang berlandaskan Pancasila untuk mengelola negara ini. Diskursus mengenai Pancasila pun sudah banyak dilakukan baik pada konteks pemahaman secara filosofis maupun otokritik atasnya dalam praktek ...
Read more 1

Indonesia Merdeka: Jaga Identitas Kebangsaan, Tolak Radikalisme

Indonesia Merdeka: Jaga Identitas Kebangsaan, Tolak Radikalisme
Suara Kita
Tujuh puluh empat tahun tentunya bukan usia yang muda lagi, meski belum bisa dikatakan sebagai usia yang tua bagi suatu kemerdekaan, sebagaimana negara-negara lain yang usia kemerdekaannya sudah mencapai ratusan tahun. Point of interest dari pembahasan kali ini tentunya bukan pada usia biologis ansich, akan tetapi yang jauh lebih penting adalah usia ideologis, dalam pengertian sudah sampai sejauhmana capaian atas target sebagai negara demokrasi  yang berdasarkan Pancasila. Diskursus atas hal ...
Read more 1

Cerdas Ber-Medsos, Cegah Pesan Radikal

Suara Kita
Globalisasi dalam realitasnya membawa konsekuensi atas perubahan sosial di masyarakat dan salah satu diantaranya adalah perkembangan teknologi informasi, terutama media sosial dimana secara langsung telah menggantikan media komunikasi massa yang sebelumnya lebih cenderung untuk bertatap muka ketika bicara kemudian beralih ke dunia maya. Konteks perubahan komunikasi massa inilah yang seringkali dikatakan sebagai realitas yang termediasi. Sudah tentu perspektif kita atas dunia maya tidak bisa ditempatkan dalam kerangka monotafsir, artinya pada ...
Read more 3

Rumah Ibadah bukan Rumah Kebencian

Rumah Ibadah bukan Rumah Kebencian
Suara Kita
Linimasa media sosial, dewasa ini semakin sering menampilkan pernyataan para netizen yang menolak adanya politisasi agama, bahkan ada yang secara terang-terangan menyebut politisasi masjid atau rumah ibadah, dengan memanfaatkan mimbar khutbah untuk mendriver pesan pesan radikal yang mengarah pada sikap untuk mengkafirkan orang lain. Hal ini tentunya menimbulkan pro-kontra di ruang publik, namun secara umum masyarakat mengamini realitas tersebut, bahwa dewasa ini rumah ibadah banyak disalahgunakan fungsinya sebagai ruang untuk ...
Read more 1

Cerdas Ber-Medsos: Bersihkan Kebencian di Ruang Maya

Cerdas Ber-Medsos: Bersihkan Kebencian di Ruang Maya
Suara Kita
Media sosial termasuk didalamnya aplikasi komunikasi online seperti: Whatsapp, Telegram, Line, dan BBM menjadi media interaksi yang sangat efektif untuk mengedukasi nilai, termasuk praktek indoktrinasi paham-paham radikal yang mengarah pada aksi kekerasan untuk merusak tatanan sosial-politik yang sudah mapan. Terkait dengan penggunaan media sosial yang tidak lain merupakan media publik perlu mendapat perhatian bersama oleh semua pihak. Beberapa waktu yang lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan sikapnya yang termaktub ...
Read more 1

Dakwah Pancasila Sebagai Penangkal Radikalisme Kampus

Politik Pembinaan Ideologi Bangsa
Keagamaan Suara Kita
Peraturan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No 55 Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi memberikan mandat kepada setiap kampus untuk menginisiasi mentoring kebangsaan bagi aktivitas mahasiswa. Kehadiran permen tersebut tentunya bukan tanpa alasan, mengingat proses indoktrinasi paham radikal salah satunya dilakukan dilingkungan kampus, baik melalui kajian keagamaan secara intensif atau informal, yang semua jalur tersebut lepas dari kontrol pemangku kampus. Tidak bisa dipungkiri, lingkungan kampus ...
Read more 0

Kearifan Lokal: Strategi Budaya Menangkal Hoax

Kearifan Lokal: Strategi Budaya Menangkal Hoax
Suara Kita
Berita bohong atau Hoax, sampai detik ini masih kita temui di media sosial. Adanya upaya bersama untuk menekan segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan berita bohong tampaknya masih bertepuk sebelah tangan. Publik, utamanya para warganet, masih saja dengan mudah terjebak dalam pemberitaan atau informasi picisan yang diproduksi oleh oknum sehingga, mempengaruhi nalar berpikir yang sehat untuk menganalisa kebenaran suatu informasi. Secara sosiologis, publik masih terbelah dalam dua kubu yang dalam ...
Read more 0

Pancasila Kokoh, Ideologi Radikal Rontok

Pancasila Kokoh, Ideologi Radikal Rontok
Suara Kita
Dalam rangkaian sejarah lahirnya Pancasila, tidak bisa kita pungkiri bahwa Pancasila lahir sebagai wakaf umat Islam utuk bangsa ini. Keikhlasan dan kelegowoan para pemimpin Islam waktu itu untuk menghilangkan tujuh kata dalam draf Piagam Jakarta menandakan bahwa persatuan bangsa jauh lebih penting dibandingkan primordialisme keagamaan. Dan pada akhirnya peneguhan beragama atas rakyat Indonesia telah termaktub dalam sila pertama Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berarti bangsa Indonesia adalah bangsa ...
Read more 0

Spirit Agama: Spirit Merawat Kebhinnekaan dan Menolak Rasisme

Suara Kita
Kebijakan kontroversial Parlemen Israel dengan mengesahkan Undang-Undang “Negara Bangsa Yahudi” secara ideologis telah keluar dari semangat untuk menolak segala bentuk diskriminasi, rasisme, dan imperialisme. Realitas ini menunjukkan bahwa di era keterbukaan dan penghormatan atas Hak Asasi Manusia masih juga didapati negara-negara yang masih menggunakan kekuasaan serta otoritasnya untuk menjajah kemerdekaan bangsa lain. Hal ini jelas bertentangan dengan spirit keagaamaan, lebih khususnya point atas kemanusiaan sebagaimana telah termaktub dalam Pembukaan UUD ...
Read more 0
Translate »