Upaya pemenuhan vaksin radikalisme telah dilakukan oleh pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat sipil. Namun demikian, masih saja ada kelompok masyarakat yang menolak bahkan membuat propaganda terhadap masyarakat lain sehingga menolak vaksin yang ada. Masyarakat umum digiring agar orang-orang yang membuat serta menyebarkan vaksin radikalisme terlihat sebagai seorang yang salah. Sejalan ...
Read more 0 Narasi
Ibn Miskawaih merupakan salah seorang filsuf pendidikan akhlak. Pemikirannya dalam bidang etika atau akhlak, dirasa mempunyai nilai guna dan signifikan bagi kehidupan masyarakat modern. Menurut Ibn Miskawaih (1997) akhlak adalah suatu keadaan jiwa yang menyebabkan jiwa bertindak tanpa dipikir atau dipertimbangkan secara mendalam. Namun meskipun demikian, Ibn Miskawaih membagi asal ...
Read more 0 Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Segalanya. Agama menjadi satu-satunya sarana agar manusia mengakui, menghamba, menjalani kehidupan secara baik dan mendekatkan diri kepada-Nya. Allah SWT sesungguhnya tidak membutuhkan agama, tapi manusialah yang membutuhkannya. Agama sebagai dogma holistik dan kompregensif tentu meneropong seluruh sendi kehidupan manusia. Tidak ada yang luput dari ...
Read more 0 Islam sebetulnya tidak pernah “menegasi” kemanusiaan. Karena agama ini justru menjunjung nilai kemanusiaan itu sendiri. Artinya, pengajaran agama Islam sejatinya tidak hanya tentang bagaimana seseorang beriman kepada-Nya. Tetapi juga mengajarkan bagaimana seseorang mampu berperilaku baik dan tolerant terhadap mereka yang berbeda agama misalnya. Karena mereka adalah bagian dari saudara. Yaitu ...
Read more 0 Raibnya “frasa” agama dalam drat Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 dan diganti dengan frasa “budaya” melahirkan sejumlah tanda tanya. Kemendikbud memang membantah isu liar yang menyebut pemerintah akan menghapus pelajaran agama. Namun, tetap saja hilangnya frasa “agama” itu merupakan sebuah tragedi yang seharusnya tidak perlu terjadi. Seperti kita tahu, isu ...
Read more 0 Salah satu program perioritas kementerian agama sejak tahun 2019 adalah mensyiarkan paham moderasi beragama karena melihat urgensitas dan pluralitas bangsa Indonesia yang selalu di rongrong oleh paham radikal agar bangsa Indonesia terpecah belah. Moderasi agama dalam al-Qur’an berasal dari kata al-wasatha bermakna ditengah-tengah, tidak ektrem, tidak radikal. Moderat berarti mengedepankan ...
Read more 0 Pendidikan agama di Indonesia menjadi sumber pembentuk karakter anak bangsa. Sebagai masyarakat yang memegang teguh ajaran agama, pendidikan agama berperan sebagai pembentuk akhlak, moral, dan karakter generasi bangsa. Di titik inilah, pendidikan agama sangat dibutuhkan peranannya sebagai penguatan karakter bangsa. Akan tetapi, pendidikan agama menghadapi persoalan ketika diajarkan secara kaku, ...
Read more 0 Adalah suatu fakta, salah satu sebab muncul radikalisme adalah akibat dari pemahaman agama yang kaku, baku, dan hanya sibuk dengan kulitnya saja. Sikap intoleransi muncul dari ketidakmampuan dari para penganutnya untuk masuk ke level yang lebih dalam, yakni substansi ajaran agama. Ajaran yang selalu menekankan substansi ajaran agama disebut dengan ...
Read more 0 Pandemi yang tak kunjung usai membuat sistem pembelajaran jarak jauh via daring tetap berjalan. Banyak problematika yang muncul dari fenomena pendidikan daring. Mulai dari persoalan ketersediaan sarana dan fasilitas pendukung seperti gawai dan kuota internet, ketidaksabaran orang tua dalam mendampingi anaknya belajar daring, hingga persoalan bagaimana mengimplementasikan pendidikan akhlak dalam ...
Read more 0 Di setiap praktik intoleransi, bullying dan perilaku sentiment terhadap perbedaan agama yang terjadi di sekolah. Entah pelakunya itu seorang murid atau bahkan guru sekalipun. Semua praktik yang semacam itu, saya kira bukan lagi mengacu kepada entitas agama itu sendiri yang berperan di dalam mengarahkan seseorang untuk berperilaku seperti itu. Apalagi ...
Read more 0
