Dua identitas manusia modern yang kerap menimbulkan persoalan ialah identitas keagamaan dan identitas ke(warga)negaraan. Dua hal itu pula yang kerap menimbulkan persoalan yang tidak pernah selesai. Beragama seperti kita tahu dilandasi oleh keimanan dan ritus peribadatan yang khas. Masing-masing agama dipastikan memiliki konsep teologis, eskatologis dan hukum yang berbeda-beda. Koridor ...
Read more 0 Narasi
Gerakan paham radikalisme di Indonesia semakin meluas sampai ke dunia maya. Radikal merupakan suatu faham yang menginginkan perubahan secara cepat yang dilakukan dengan cara kekerasan, sedangkan terorisme merupakan suatu kegiatan atau serangan yang bertujuan untuk memberikan ketakutan kepada masyarakat. Adapun tindakan kekerasan dapat dilakukan dengan cara antara lain pengeboman, pembunuhan ...
Read more 0 Peran ulama sangat penting dalam kehidupan beragama dan berbangsa. Sebab, ulama adalah pembimbing umat sekaligus teladan bagi umat. Oleh karena itu, dalam konteks kebangsaan, pesan-pesan dakwah yang menyejukkan dan taat konstitusi harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam sosok ulama. Semua itu tentu saja demi utuhnya NKRI. Harud disadari nan diakui ...
Read more 0 Persepsi dan sikap intoleran di kalangan pemuda ternyata masih cukup mengakar kuat dan sukar direduksi. Hal ini bisa ditinjau dari berbagai sikap penolakan mereka terhadap kelompok lain, yang dalam anggapan umum distigma sebagai kelompok “sesat”, semisal Ahmadiyah, Syiah dan lain sebagainya. Realitas ini selaras dengan laporan riset dari INFID dan ...
Read more 0 Lanskap keberagamaan di Indonesia pasca Reformasi 1998 diwarnai oleh sejumlah fenomena. Salah satunya ialah kian menjamurnya konservatisme dalam beragama, terutama di kalangan umat Islam. Reformasi 1998 telah membuka ruang publik yang bebas, terbuka dan egaliter. Hal itu dimanfaatkan oleh kelompok Islam politik untuk menebarkan pengaruhnya di masyarakat. Upaya itu pun ...
Read more 0 Sebagai penganut agama sekaligus Warga Negara Indonesia (WNI) kadang gamang dan dilematis. Hal itu terkait pemahaman fundamental, sebenarnya yang kita tempatkan sebagai sumber hukum tertinggi itu Pancasila ataukah hukum agama. Dilema ini akan selesai jika kita sadar posisi dalam setiap tindakan. Posisi sebagai muslim ataukah WNI atau keduanya. Kedua posisi ...
Read more 0 Masih ada anggapan bahwa kesalehan beragama terpisah dari kesalehan bernegara. Kedua kesalehan dianggap bertolak belakang, dan tidak sedikit yang membenturkannya. Tak jarang ada semacam keyakinan, bahwa negara itu sesuatu yang profan, sementara agama adalah sesuatu yang sakral. Yang profan posisinya di bawah yang sakral. Yang sakral wajib dipatuhi, yang profan ...
Read more 0 Kesalehan publik beda dengan dua kesalehan yang sudah dikenal di masyarakat, yakni kesalehan individual dan kesalehan sosial. Kesalehan individual ditandai dengan tingkat ketaatan seorang terhadap segala bentuk ibadah ritual, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Ada sebagian orang –dengan salah kaprah –menyamakan kesalehan sosial dengan kesalehan publik. Padahal keduanya sangat ...
Read more 0 Bangsa ini tentunya mengenal figur Buya Ahmad Syafii Maarif. Salah satu cendekiawan muslim, yang selain dikenal sebagai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, juga merupakan sosok yang banyak menyumbangkan pemikirannya terhadap negara dan agama serta relasi keduanya. Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh pemikir Islam yang moderat. Menurut Buya Syafii Maarif, ...
Read more 0 Terkadang, kefanatikan kita terhadap seseorang yang kita kagumi, entah terhadap seorang tokoh pemikir, penyanyi, model, olahragawan atau seorang tokoh ulama sekali-pun. Kadang menjadikan kita lupa diri terhadap hal-hal yang sifatnya “kesadaran yang etis dan objektif”. Sehingga, kekaguman yang berlebihan menjadikan kita buta penilaian. Kita akan selalu menganggap seseorang yang kita ...
Read more 0
