Selasa, 5 Juli, 2022
Informasi Damai
BNPT

BNPT

Kepala BNPT Memberikan Warning Propaganda di Masjid, Inilah Fakta Potensi Radikalisasi

Suara Kita
Tidak ada masjid radikal, begitu pula kampus radikal atau tempat mulia lainnya. Namun, penting diketahui bahwa ada beberapa tempat strategis yang dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan propaganda dan narasi radikalisme kepada masyarakat. Masjid tempat mulia, tetapi mereka mengkotori dengan khutbah yang memecahbelah masyarakat. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada konferensi pers (20/6) memberikan kembali warning tentang potensi keterpaparan Apartur Sipil Negara (ASN) terhadap propaganda kelompok radikal. Ia menemukan ...
Read more 1

Semangat Nusantara untuk Kejayaan NKRI

Suara Kita
Perihal pemberian nama ‘Nusantara’ menjadi polemik baru di tengah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia. Ada yang menyambut dengan antusias karena penamaan tersebut mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang tidak lupa dengan sejarah bangsanya. Namun, ada juga yang menolak nama tersebut dengan alasan bahwa penamaan tersebut Jawa sentris atau dapat menghilangkan corak sosiologis, tradisi dan kebudayaan lokal masyarakat setempat. Terlepas dari itu, pengesahan UU IKN yang terdiri dari 11 ...
Read more 0

Ramadan, Melawan Kebencian dengan Asketisme

Suara Kita
Dalam konteks berbangsa dan bernegara, kebencian adalah awal mula dari segala bentuk kejahatan. Intoleransi, rasisme, dan paling esktrim, terorisme, semuanya berpangkal bibit kebencian. Kebencian itu ibarat virus yang masuk kedalam tubuh manusia. Ia tidak kelihatan, tetapi efeknya justru sangat kuat. Ia merusak sendi-sendir persaudaraan sesama bangsa. Merobek tenun kebangsaan. Dan, merobek-robek keharmonisan dan kedamaian antara sesama manusia.  Imunitas kolektif bisa rusak kerana kebencian terhadap liyan. Jika boleh diibaratkan, bulan Ramadan ...
Read more 0

Menyelaraskan Rasa: Puasa Sebagai Sebentuk Deradikalisasi

Suara Kita
Beberapa waktu yang lalu terbekuklah seorang yang diduga sebagai seorang teroris yang terafiliasi dengan Muhammadiyah, setidaknya, menurut keterangan sementara, orang itu merupakan anggota salah satu ormas keagamaan yang berkecenderungan modernistis tersebut. Beberapa tahun yang lalu, seorang terpidana penarget istana negara, Dian Yulia Novi, juga memiliki hubungan dengan Wijanarko, orang Ponorogo yang notabene berkecenderungan ke ormas keagamaan Muhammadiyah. Dalam hubungan itu, Wijanarko merupakan “makcomblang” dari “perkawinan singkat” Dian Yulia Novi dan ...
Read more 0

Jihad Literasi dan Satire-nya Kebebasan Ekspresi di Tengah Krisis Manusia Ruhani

Suara Kita
Pada 16 Oktober 2020 kemarin, tepatnya di Kota Conflans-Sainte-Horone, dekat dengan Barat Laut Paris Pusat sekitar 30 km jaraknya. Kelompok fundamentalisme Islam memenggal kepala seorang guru di Prancis yang bernama Samuel Paty. Alasan mereka (kaum fundamentalisme Islam) memenggal seorang guru tersebut, karena dianggap “melecehkan” umat Islam dengan menghidangkan pertunjukan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya. Tentu yang menjadi persoalan kita, bagaimana tindakan guru yang dibunuh tersebut bagi Presiden Prancis Emmanuel ...
Read more 0

Bukan Sekadar Dakwah Halal-Haram

Suara Kita
Sering kita mendengar ungkapan Ballighu ‘anni wa lau ayatan, sampaikanlah dariku meski satu ayat. Hadis tersebut kerap dijadikan landasan terutama para dai/pendakwah pemula dan atau “abal-abal” untuk menjustifikasi dirinya memang layak berceramah. Dan, seakan-akan dari hadis tersebut pula, memberikan legitimasi agar setiap orang diseyogiakan menjadi pendakwah. Berlagak menceramahi orang yang sayangnya kemudian tak lepas dari bumbu-bumbu aksi vonis: kamu keliru, ini haram, kamu bidah. Kecenderungan fenomena tersebut bisa kita lihat ...
Read more 0

Menertibkan Juru Dakwah Anti-Kebinekaan

Suara Kita
Tak diragukan lagi, dakwah dan ngaji on-line semakin ke sini semakin diminati. Bahkan boleh dikatakan, Indonesia adalah negara di mana intesitas konten-konten agama sangat tinggi. Bukan hanya vlog artis saja yang dicari, tapi materi-materi yang disajikan oleh ustad, kyai, motivator via on-line juga mendapat perhatian yang serius. Lihat saja, hampir setiap juru dakwah mempunyai followers ratusan ribu, bahkan jutaan orang. Materi yang disajikan, di-like, dikomentari, di-share ke berbagai sosial media ...
Read more 0

Nusantara dan Batas Imajinasi Sebuah Bangsa

Nusantara dan Batas Imajinasi Sebuah Bangsa
Suara Kita
Nahdlatul Ulama, sebagaimana ormas keagamaan lainnya, pernah beberapa kali mengetengahkan apa yang disebut sebagai tipologi keislaman. Tipologi merupakan sesuatu yang penting diketengahkan agar kita tak dihisap dan terhisap oleh abstraksi yang kering sehingga kehilangan karakter dan kekongkretan. Tipologi adalah hal yang biasa dalam kancah ilmu-ilmu humaniora. Dalam ilmu sosiologi dan antropologi hal itu akrab disebut sebagai varian. Barangkali, orang bertanya kenapa mesti harus ada tipologi. Logika ilmu (sains) adalah logika ...
Read more 1

Menangkal Radikalisme Sejak dari Keluarga

Menangkal Radikalisme Sejak dari Keluarga
Suara Kita
Keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat. Ia (keluarga) menjadi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan fondasi watak dan karakter seseorang. Apakah seseorang akan tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang ramah, toleran, berpikiran terbuka, dan cinta damai, ataukah justru menjadi sosok yang eksklusif, dan suka kekerasan, sangat bergantung pada keluarga. Keluarga tersusun dari ayah, ibu, dan anak, di mana masing-masing memiliki peran dan tugas masing-masing. Di sini, peran seorang ayah ...
Read more 3

Urgensitas Menangkal Budaya Kematian Lewat Pendidikan Literasi

Urgensitas Menangkal Budaya Kematian Lewat Pendidikan Literasi
Suara Kita
Budaya Kematian merupakan sebuah istilah yang lahir dari salah satu dokumen gereja Katolik, yaitu Ensiklik Evangelium Vitae (1995). Istilah budaya kematian merupakan sebuah ungkapan yang dihadirkan berhadapan dengan ungkapan budaya kehidupan. Dalam penjelasannya, kemunculan budaya kematian memiliki kaitan dengan teknologi yang berkembang sehingga manusia pun memandang dirinya tidak lebih dari sekedar objek. Manusia tidak lagi memandang dirinya sebagai subjek yang memiliki kuasa untuk melindungi martabatnya dan martabat manusia lainnya-yang sedari ...
Read more 1