Kamis, 20 Februari, 2020
Informasi Damai
Archives by: Nurrochman

Nurrochman

Nurrochman Posts

Menjadikan Media Sosial Sebagai Ruang Publik Virtual

Menjadikan Media Sosial Sebagai Ruang Publik Virtual
Suara Kita
“Manusia telah tiba di alam virtualitas, ketika teknologi digital mengambil alih kebiasaan interaksi dengan bertatap muka menjadi interaksi di dunia maya”. Itulah kutipan dari James Brook dalam karya seminalnya, Resisting the Virtual Life (2012). Dalam karya tersebut Brook tampak meratapi disrupsi kehidupan manusia modern dari fase analog ke fase digital. Brook barangkali adalah satu dari sekian pemikir di zaman modern yang memandang sinis pada terjadinya perubahan kehidupan sosial manusia secara ...
Read more 0

Ancaman Segregasi Sosial di balik Slogan “Islam Yes, Kafir No”

Ancaman Segregasi Sosial di balik Slogan “Islam Yes, Kafir No”
Suara Kita
Slogan “Islam Yes, Kafir No” menjadi perbincangan hangat publik. Bermula dari kejadian di SDN Timuran Kota Yogyakarta, ketika seorang pembina Pramuka mengajarkan yel-yel anak soleh yang diakhiri dengan kalimat “Islam Yes, Kafir No”. Salah seorang wali murid yang mendengarnya pun mengadukan hal itu ke pihak sekolah. Kabar itu pun sontak viral di tengah masyarakat. Bagi orang yang 10 tahun terakhir tinggal di Yogkarta, yel-yel anak soleh yang disisipi slogan “Islam ...
Read more 1

Eko-Sufisme, Restorasi Ekologis dan Politik Hijau

Eko-Sufisme, Restorasi Ekologis dan Politik Hijau
Suara Kita
Bumi tempat tinggal manusia kini mulai sakit-sakitan. Pencemaran udara dan efek rumah kaca membuat lapisan ozon berlubang. Imbasnya, suhu bumi kian panas. Es di Kutub Utara mencair dalam waktu yang lebih cepat dari perkiraan. Sejumlah daratan di dunia terancam tenggelam. Di saat yang sama, populasi dunia juga kian meningkat secara tidak terkendali. Ancaman krisis pangan dan air bersih menghantui manusia di masa depan. Pendek kata, bumi semakin kehilangan daya dukungnya ...
Read more 1

“Bulan Gus Dur”: Upaya Merawat Warisan Sang Guru Bangsa

“Bulan Gus Dur”: Upaya Merawat Warisan Sang Guru Bangsa
Suara Kita
Bulan Desember tahun 2019 ini, tepat sepuluh tahun KH. Abdurrahman Wahid berpulang ke rahmatullah. Bagi warga nahdliyin, terlebih para pengikut Gus Dur (Gusdurian) bulan Desember disebut sebagai “Bulan Gus Dur”. Selain mengadakan haul wafatnya sang Guru Bangsa tersebut, Gusdurian yang tersebar di seluruh penjuru tanah air dan berasal dari berbagai macam kalangan juga menggelar berbagai acara untuk menggali dan menghidupkan warisan pemikiran Gus Dur. Diakui atau tidak, Gus Dur bukan ...
Read more 0

Kaum Muda, Radikalisme dan Kesadaran Partisipatoris Bela Negara

Kaum Muda, Radikalisme dan Kesadaran Partisipatoris Bela Negara
Suara Kita
Anak muda adalah tulang punggung negara. Kalimat itu nyaris menjadi klise lantaran selalu diulang-ulang sebagai sebuah retorika. Saking vitalnya peran kaum muda, Sukarno pun dalam pidatonya pernah berseru “beri aku sepuluh pemuda, makan akan kugoncang dunia”. Kalimat itu menjadi semacam harapan bagi kaum muda agar mampu menjalankan perannya sebagai agen transformasi sosial. Namun, idealitas yang semacam itu tampaknya tidak selalu mewujud ke dalam realitas. Pada kenyatannya gambaran pemuda sebagai tulang ...
Read more 0

Residu Globalisasi, Ketahanan Nasional dan Wawasan Nusantara

Residu Globalisasi, Ketahanan Nasional dan Wawasan Nusantara
Suara Kita
Memasuki Abad ke-20 dunia dihadapkan pada fenomena globalisasi. Secara sederhana, globalisasi dapat diartikan sebagai kondisi ketika kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang transportasi dan telekomunikasi telah meruntuhkan sekat-sekat sosiologis dan ideologis antar-negara dan bangsa di dunia. Di era globalisasi, sebuah gagasan, pemikiran maupun produk budaya dimungkinkan untuk menyebar di seluruh penjuru dunia. Globalisasi menandai berakhirnya batas-batas geografis dan sosiologis antar-bangsa lantaran semua masyarakat di dunia menjadi satu kesatuan wargadunia (world ...
Read more 1

Infiltrasi Ormas Radikal dan Pentingnya Pribumisasi Islam

Suara Kita
Dua dekade lebih era Reformasi berjalan, ia tampak seperti dewa Janus. Dalam mitologi Yunani, Janus digambarkan memiliki dua wajah; satu menghadap ke depan dan satunya lagi ke belakang. Kurang lebih seperti itulah gambaran Reformasi yang kita jalani sekarang. Di satu sisi, Reformasi berhasil menghadirkan iklim kebebasan berpendapat, berekspresi dan berserikat di muka umum. Kebebasan dan terbukanya ruang publik itu memantik optimisme kita akan lahirnya tata kehidupan sosial-politik dan agama yang ...
Read more 0

Kaum Muda, Radikalisme dan Dekonstruksi Pendidikan Agama

Kaum Muda, Radikalisme dan Dekonstruksi Pendidikan Agama
Suara Kita
Merebaknya virus radikalisme dan ekstremisme beragama di kalangan remaja dan anak muda ialah kenyataan yang tidak dapat dibantah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga pada medio 2018 lalu menunjukkan menguatnya tendensi konservatisme keagamaan di kalangan anak muda. Konservatisme itu mewujud dalam kecenderungan meningkatnya kesalehan individual anak muda muslim yang berbarengan dengan menguatnya sentimen untuk menjaga kemurnian akidah dan syariat Islam. Dalam praktiknya, konservatisme keberagamaan ini kerap menjadi ...
Read more 2

Nabi Muhammad, Demokrasi dan Solidaritas Keumatan

Nabi Muhammad, Demokrasi dan Solidaritas Keumatan
Suara Kita
Umat Islam di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia bersuka-cita menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, peringatan maulid nabi 12 Rabiul Awal jatuh pada tanggal 9 November 2019. Dalam tradisi Islam, Nabi Muhammad memiliki kedudukan yang mulia. Selain sebagai rasul, penutup para nabi (khatamul anbiya’), ia juga menjadi panutan bagi seluruh umat muslim. Perilaku dan ucapannya adalah contoh ideal yang patut ditiru oleh seluruh umat muslim. Di ...
Read more 0

Akhlakul Karimah Sebagai Fondasi “Civic Islam”

Akhlakul Karimah Sebagai Fondasi “Civic Islam”
Suara Kita
Salah satu kelemahan mendasar umat muslim khususnya di Indonesia adalah gemar berpikir serba instan. Dalam menghadapi berbagai tantangan dan problem kehidupan baik itu masalah ekonomi, politik, sosial hingga budaya, sebagian besar umat muslim kerap tidak mau berpikir analitis-argumentatif. Konsekuensinya, umat muslim kerap berpikir simplistis. Misalnya saja terkait persoalan lemahnya ekonomi, maraknya kasus korupsi dan banyaknya penyimpangan moral. Sebagian besar umat muslim Indonesia kerap beranggapan bahwa hal itu merupakan bukti kegagalan ...
Read more 0
Translate »