Sabtu, 16 Mei, 2026
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Dua Modal Penting di dalam Mengimplementasikan RANPE

Dua Modal Penting di dalam Mengimplementasikan RANPE
Narasi
Diluncurkan-nya Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Esktrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RANPE) ini sebetulnya peluang besar bagi (kita semua). Di dalam membangun kesadaran preventif. Berperan untuk membabat habis aksi-aksi ekstrimis-teroris. Demi keselamatan dan keamanan negeri ini. Oleh karena-nya, ada dua modal penting di dalam mengimplementasikan RANPE ini. Pertama, mengoptimalkan ...
Read more 0

Menjadikan Kritik Sebagai Seni

Menjadikan Kritik Sebagai Seni
Narasi
Dalam satu riwayat disebutkan, malam-malam ketika orang sudah mulai tidur, Imam Syafii, pendiri mazhab Syafii menemui murid kesayangannya, Ahmad bin Hanbal, pendiri mazhab Hanbali. Imam Syafii mengetok pintu pelan-pelan. Ahmad bin Hanbal kemudian membuka pintu. Melihat gurunya datang malam-malam, Ahmad bin Hanbal bertanya-tanya, apa gerangan guru saya datang malam-malam, tidak ...
Read more 0

Menangkal Provokasi Berkedok Demokrasi

Menangkal Provokasi Berkedok Demokrasi
Narasi
Sering kali demokrasi itu disalahpahami atau disalahgunakan. Seolah-olah demokrasi itu adalah bebas sebebas-bebasnya tanpa batas. Atas nama kebebasan, seolah-olah apapun boleh dilakukan. Menjelek-jelakkan orang lain, menyerang pribadi, memprovokasi, menyebar hoax, mencaci-maki, dan mengumbar ujaran kebencian. Ketika orang model beginian ditegur. Mereka langsung menjawab. Ini negara demokrasi bung. Semua boleh bersuara. ...
Read more 0

Etika Mengkritik Menurut Ibnu Taimiyah

Etika Mengkritik Menurut Ibnu Taimiyah
Narasi
Dalam kehidupan sosial, memberikan kritik adalah hal yang wajar. Islam memberikan kesempatan untuk siapa saja untuk saling menasehati, dan dianggap sebagai kebaikan (Al Asr: 3). Namun kritikan tersebut bisa bernilai positif jika dilakukan sesuai etika. Salah satu ulama yang menggariskan etika kritik adalah Ibnu Taimiyah. Dialah sosok pembaharu yang lahir ...
Read more 0

Prinsip Islam Membangun Demokrasi-Kritik

Prinsip Islam Membangun Demokrasi-Kritik
Narasi
Saya cukup tertarik dengan prinsip Islam yang menyatakan bahwa “Menuduh orang lain berbuat buruk, tanpa fakta atau data yang valid, itu sama saja dengan fitnah. Dan fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan”. Prinsip ini saya kira cukup relevan untuk membangun tatanan demokrasi kita yang lebih bersih. Utamanya di dalam aktivitas ...
Read more 0

Nalar Sehat sebagai Prasyarat Kritik Konstruktif

Nalar Sehat sebagai Prasyarat Kritik Konstruktif
Narasi
Demokrasi Pancasila yang didengungkan sebagai kekhasan demokrasi Nusantara merupakan point of view yang harus selalu diperhatikan warga sipil. Pancasila yang dirumuskan ulama dan umara mencetak blue print demokrasi Pancasila yang tentu saja tidak dapat disetarakan dengan konsep demokrasi yang didengungkan negara yang super power an sich. Pancasila dengan nilai-nilai humanitas ...
Read more 0

Jalan Demokrasi dan Budaya Kritik ala Bung Hatta

Jalan Demokrasi dan Budaya Kritik ala Bung Hatta
Narasi
Demokrasi sebagai konsep yang ideal dalam menjalankan tugas dan fungsi negara menuai polemik yang tak berkesudahan. Perbincangan demokrasi sejak lama terjadi dari masa ke masa. Bahkan pada era kemerdekaan kritik adalah sumbangan demokrasi terpenting. Hatta dalam bukunya Demokrasi Kita 1960 menulis bahwa demokrasi tidak akan lenyap dari Indonesia. Mungkin ia ...
Read more 0

Merawat Demokrasi, Memberantas Premanisme Digital

Merawat Demokrasi, Memberantas Premanisme Digital
Narasi
Belakangan ini, kita mendapatkan berita bahwa polisi sedang sibuk memberantas premanisme di berbagai kota di Indonesia. Pemberantasan ini dilakukan sesuai dengan instruksi presiden. Harus diakui, premanisme sangat meresahkan bagi masyarakat. Premanisme merusak keamanan, kenyamanan, dan kedamaian kehidupan warga. Akan tetapi, kita seakan lupa bahwa ada satu lagi bentuk premanisme yang ...
Read more 0

3 Kesalahan Secara Metodologis di Dalam Mengkritik

3 Kesalahan Secara Metodologis di Dalam Mengkritik
Narasi
Ada tiga kesalahan secara metodologis paling mendasar yang sering-kali dilakukan oleh kita di dalam mengkritik. Pertama, terbawa arus kebencian. Kedua, sentiment secara personal. Ketiga, provokatif. Dari ketiganya jika dibiarkan, ini akan menjadi “racun” bagi tata-etika demokrasi kita. Karena tiga kesalahan di dalam mengkritik ini justru menyalahi konsep dan metodologi mengkritik ...
Read more 0

Menyelamatkan Demokrasi: Menerima Kritik, Menolak Provokasi

Menyelamatkan Demokrasi: Menerima Kritik, Menolak Provokasi
Narasi
Tentu kritik bukan hal yang tabu, apalagi dalam sistem demokrasi. Kritik merupakan konsekuensi logis dari sistem politik yang bebas, terbuka, dan mejamin hak sipil untuk bersuara. Sebagaimana mafhum demokrasi tidak membatasi ruang publik masyarakat untuk berekspresi dan menyampaikan aspirasi. Itulah realitas ideal yang kemudian menyebabkan sistem ini jadi istimewa. Bruch ...
Read more 0