Frederick Wilhelm Nietzsche barangkali adalah salah satu pemikir yang pertama kali menyingkapkan bahwa politik adalah sebentuk daya hidup. Tentu, politik di sini adalah berkaitan dengan bagaimana manusia memberdayakan dirinya. Dalam konsep der Wille zur Macht, pada dasarnya Nietzsche meletakkan politik sebagai sebentuk azas kehidupan. Maka, dalam perspektif Nietzschean ini, politik ...
Read more 0 Narasi
Menuju perhelatan Pilpres 2024, hal yang tak kalah penting dari menolak politisasi SARA yang diprediksi bakal kembali terulang, adalah mewaspadai propaganda radikalisme. Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengatakan bahwa gerakan radikalisme adalah musuh nyata (meski tidak terlihat) yang perlu diantisipasi sejak dini dalam perhelatan Pilpres 2024. ...
Read more 0 Baru-baru ini Ridho Rahmadi (Ketua Umum Partai Ummat) membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan politik identitas sebagai sesuatu yang sah dan legal. Bahkan, lebih dari Ridho Rahmadi juga mengklaim politik identitas sebagai politik yang pancasilais; sebuah praktik politik yang dianggap tidak bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Klaim politik identitas sebagai politik ...
Read more 0 Menuju kontestasi Pemilu (Pemilihan Umum) 2024, politisasi SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) masih terus digaungkan pada ruang publik sebagai bentuk penyerangan kepada lawan politik. Penggunaan sentimen SARA dalam memperebutkan kursi politik bisa berpotensi memecah belah kehidupan bangsa multikultural, karena merusak kebhinekaan dan toleransi. Pada hari Jumat tanggal 17 Februari ...
Read more 0 Ketua Umum DPP Partai Ummat Ridho Rahmadi menyatakan bahwa partainya akan mengusung politik identitas dalam perhelatan Pilpres 2024. Menurut Ridho, politik identitas adalah cara berpolitik yang pancasilais. Karena itu, baginya berkompetisi dengan memperalat identitas keagamaan guna meraih dukungan menjadi sesuatu yang sah-sah saja dilakukan. Sebagai sebuah strategi politik, tentu itu ...
Read more 0 Dalam kurun waktu satu tahun ke depan, kita mungkin akan melihat panasnya gemuruh peperangan politik 2024. Kita tahu, kontestasi politik tidak sekadar melahirkan dialog-dialog argumentatif. Panasnya politik 2024 tampaknya akan banyak melahirkan “pelarian” yang kita kenal politik identitas. Gejala yang semacam ini sering-kali kita temukan di mimbar-mimbar agama. Maka, hal ...
Read more 0 Ada sebuah argument asumtif yang perlu kita kritisi. Yaitu sebuah anggapan bahwa: menolak politik identitas dianggap sekularisme, yaitu mencoba memisahkan agama dan politik. Lantas benarkah seperti itu? Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita sebetulnya hanya perlu belajar dari sejarah pengalaman di tahun politik yang lalu. Bahwa, politik identitas dengan peranan-nya ...
Read more 0 Ridho Rahmadi, Ketua Partai Ummat, tiba-tiba dengan lantang menyebut akan menjadikan masjid sebagai sarana kampanye politik di tahun 2024 nanti. Pernyataan Rahmadi ini mengingatkan kita pada pernyataan serupa pada tahun 2019 lalu. Kala itu, yang menyatakan ialah seorang Amien Rais yang waktu itu masih anggota Partai Amanat Nasional (PAN). Kini, ...
Read more 0 Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi sontak menjadi perbincangan publik. Semua berawal dari deretan pernyataan kontroversialnya pada momen Rakernas Partai Ummat, Senin, 13-2-2023 lalu. Ia menegaskan bahwa partainya akan mengusung politik identitas sebagai strategi melawan politik narasi kosong. Tidak hanya itu, ia juga menyebut akan menjadikan tempat ibadah (masjid) sebagai ...
Read more 0 Historitas khilafah dalam Islam dipandang sebagai suatu sistem pemerintahan yang ideal. Khilafah mampu menyelesaikan kemiskinan, ketimpangan, ketidakadilan, dan permasalahan kebangsaan lainnya. Akan tetapi adopsi sistem khilafah yang sembarangan, justru dimanfaatkan oleh beberapa kelompok sebagai kendaraan untuk mencapai tujuannya. Apalagi hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia dengan kultur agamis, kelompok pengusung khilafah ...
Read more 0
