Minggu, 21 Juli, 2019
Informasi Damai
agama

agama

Pakempalan Selapanan

Pakempalan Selapanan
Suara Kita
Dalam kalender jawa, ada siklus pekan yang terdiri atas lima hari dan disebut dengan pasar. Hari-hari tersebut adalah legi, pahing, pon, wage, dan kliwon. Saat siklus 5 hari tersebut dipadukan dengan siklus 7 hari kalender matahari, maka akan didapatkan angka 35. Inilah yang disebut dengan selapan dan sering dijadikan patokan masyarakat jawa dalam aktivitas kesehariannya. Di kampung kami, setiap malam Selasa Pahing, rutin diadakan pakempalan (kumpul warga). Semua kepala rumah ...
Read more 1

Romantisme Masa Lalu: Mewujudkan Keindahan Islam Melalui Kebudayaan

Romantisme Masa Lalu: Mewujudkan Keindahan Islam Melalui Kebudayaan
Suara Kita
Ketika berbagai macam bom diledakkan, ingatan saya jauh menerawang ke masa lampau. Memimpikan tumbuhnya Islam kreatif dengan pendekatan budaya lokal. Saya selalu berharap munculnya generasi Walisongo di era modern ini. Hal ini sangat penting untuk memukul mundur gerakan terorisme yang dilakukan kelompok radikal. Ratusan tahun kebelakang para mubaligh, khususnya Walisongo telah menunjukkan contoh penyebaran ajaran agama Islam di negeri yang pkural ini. Namun sejarah ini mulai dilupakan oleh sekelompok anak ...
Read more 1

Episteme Kekerabatan Batak Untuk Kohesifitas Bermasyarakat

Episteme Kekerabatan Batak Untuk Kohesifitas Bermasyarakat
Suara Kita
Dalam catatan Setara Institut untuk tahun 2016, setidaknya terdapat 270 tindakan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan. Pihak yang menjadi pelakunya pun beragam dan dengan cara yang beragam pula. Mulai dari aksi lapangan, pembiaran, hingga hal-hal yang memang jelas dan terang sebagai penyataan provokatif. Dalam penelitian yang berbeda, survei dari Wahid Institut bersama LSI menemukan bahwa masih kuatnya nuansa permusuhan di antara beberapa golongan masyarakat yang berbeda. Dari 1.520 orang di 34 provinsi ...
Read more 1

Belajar dari Argumen KH. Achmad Siddiq

Belajar dari Argumen KH. Achmad Siddiq
Suara Kita
Jika terdapat individu atau kelompok yang menolak dan mempertentangkan ideologi Pancasila dengan agama, terutama Islam, yang menyebutnya sebagai thagut, bid’ah, musyrik, dan padanan negatif lainnya, maka perlu belajar dari KH. Achmad Siddiq (Rais Am PBNU 1984-1989) dalam berargumen yang kokoh. Penolakan terhadap ideologi Pancasila, sesungguhnya merupakan indikasi kuat bahwa orang tersebut terjangkit virus paham radikalisme. Ketika ada perdebatan sengit dalam menyikapi Pancasila sebagai asas tunggal, tahun 1980-an awal, terjadi beda ...
Read more 1

Pendidikan Berbasis Budaya Lokal Penangkal Radikalisme

Pendidikan Berbasis Budaya Lokal Penangkal Radikalisme
Suara Kita
Indonesia adalah bangsa yang kaya akan beragam budaya. Sebagai bangsa yang berbudaya luhur, tentu kita mempunyai banyak cara menyemai, memupuk, dan mengembangkan pendidikan karakter guna menngkal paham radikal. Salah satunya, melalui budaya lokal. Budaya lokal sebagai salah satu warisan budaya (heritage) yang sarat dengan nilai-nilai karakter sudah sepatutnya dilestarikan oleh bangsa ini, lebih-lebih oleh generasi mudanya. Tetapi dewasa ini rasa-rasanya mereka banyak yang tak tertarik pada budaya lokalnya sendiri. Mereka ...
Read more 4

Membudayakan Gotong Royong, Membendung Ancaman Radikalisme

Membudayakan Gotong Royong, Membendung Ancaman Radikalisme
Suara Kita
Al-haq bila nizhamin, yaglibuhu al-bathil binizhamin; Kebenaran yang tidak terorganisi, bisa dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisr (Ali bin Abi Talib) Ungkapan ini tepat dalam menggambarkan fenomena radikalisme saat ini. Radikalisme sebagai refresentasi dari kebatilan bisa mengalahkan kedamaian sebagai perwujudan dari kebenaran. Adalah sebuah fakta, bahwa orang-orang radikal itu sejatinya hanya segelintir orang, tetapi mereka terorganisir. Sebaliknya, pihak yang mendambakan perdamaian berada dalam jumlah yang banyak, tetapi tidak bisa berjamaah. Gemerlap ...
Read more 1

Mendongengkan Budaya Anti-Radikalisme

Mendongengkan Budaya Anti-Radikalisme
Suara Kita
Nusantara kaya akan khasanah budaya. Salah satunya adalah dongeng. Dongeng memiliki nilai kearifan lokal yang mampu berimplikasi positif hingga kehidupan global. Dongeng umumnya memiliki sasaran anak-anak. Dengan demikian transformasi nilai di dalamnya akan lebih efektif karena dimulai sejak dini. Eksistensi dongeng kini menghadapi ancaman seiring dengan kehadiran teknologi dan perkembangan zaman. Spirit membumikan kembali dongeng mesti digerakkan sebagai budaya nasional. Sisipan nilai perdamaian, deradikalisasi dan anti-radikalisme penting dilakukan dalam revitalisasi ...
Read more 1

Modernitas, Kearifan Lokal, dan Benteng Radikalisme

Modernitas, Kearifan Lokal, dan Benteng Radikalisme
Suara Kita
“Pelajaran dari kesuksesan negara-negara tersebut mencapai kemajuannya sangat jelas. Masing-masing negara itu mencapai kemajuannya dengan mengindahkan nasihat asing dan mengembangkan strategi mereka sendiri” (Asad Zaman) Kutipan di atas adalah ulasan dari Asad Zaman, Profesor Ekonomi International Islamic University (IIU) Islamabad, yang ditulis tahun 2008. Asad sejatinya mengulas tentang kegagalan modernisasi yang dipaksakan di berbagai negara, terutama negara-negara non-eropa. Modernisasi yang dipandang membawa era pencerahan, pada akhirnya justru melahirkan eksploitasi, penjajahan, ...
Read more 0

Youtuber, Kearifan Lokal dan Pencegahan Radikalisme

Youtuber, Kearifan Lokal dan Pencegahan Radikalisme
Suara Kita
Bonus demografi Indonesia kini mulai terlihat di dunia maya dengan munculnya genarasi muda yang mampu memanfaatkan lahan dunia maya. Sebut saja Youtube kini menjadi lahan baru untuk mengekspresikan kreativitas pemuda Indonesia. Bermunculan pemuda yang mencoba mengkreasikan film pendek dengan lokalitas masing-masing. Kemajuan teknologi benar-benar dimanfaatkan dengan cara yang benar, berbagai konten di Youtube menggeser televisi sebagai penyambung informasi secara langsung. Youtube kini digemari setiap orang karena kemudahan cara mengaksesnya. Hal ...
Read more 0

‘Memayu Hayuning Bawana’ sebagai Strategi Menangkal Hoaks

‘Memayu Hayuning Bawana’ sebagai Strategi Menangkal Hoaks
Suara Kita
Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bukan hanya membawa dampak positif, tapi juga dampak negatif. Di satu sisi, itu merupakan capaian be­sar dalam ke­hidupan ma­nusia. Di sisi lain, disrupsi informasi harus diha­dapi dan memaksa mereka terjebak dengan narasi hoaks yang berpotensi memicu perpecahan. Merebaknya jumlah sebaran informasi hoaks akhir-akhir ini merupakan dampak negatif kemajuan TIK yang patut untuk diwaspadai. Mudah percaya pada informasi bukan menambah pengetahuan, justru akan menjerumuskan peng­guna ...
Read more 1
Translate »