Minggu, 22 September, 2019
Informasi Damai
Archives by: Fatkhul Anas

Fatkhul Anas

Fatkhul Anas Posts

Khilafah, Pancasila, dan Kalimatun Sawa’

Khilafah, Pancasila, dan Kalimatun Sawa’
Suara Kita
“Kabar tentang akan ditaklukkannya Syam (Palestina) disampaikan Nabi Saw ketika beliau masih hidup. Tetapi baru bisa terwujud di masa Khalifah Umar. Sementara orang saat ini memaksakan khilafah harus terjadi sekarang.  Apa-apa harus sekarang!” (Gus Baha’) Pernyataan di atas merupakan penjelasan dari ulama yang sedang trend hari ini, yakni KH Bahauddin Nursalim alias Gus Baha’ dalam salah satu kajiannya, ketika mengomentari golongan yang selalu memaksakan khilafah. Gus Baha’ menjelaskan, bahwa ada ...
Read more 0

Dakwah : Utamakan Qudwah Hasanah daripada Mau’idzah Hasanah

Dakwah : Utamakan Qudwah Hasanah daripada Mau’idzah Hasanah
Suara Kita
“Kami lebih butuh nasihat dengan (contoh) amal perbuatan daripada nasihat dengan kata-kata” (Jaami’ Bayaan Al-‘Ilmi) Kata mutiara di atas sangat relevan untuk dakwah hari ini, dimana teladan yang baik (qudwah hasanah) jauh lebih dibutuhkan dari pada sekedar nasihat yang baik (mau’idzah hasanah). Apalagi hari ini dunia dakwah dihadapkan dengan arus teknologi informasi yang semakin canggih. Adanya medsos sebagai imbas dari kecanggihan teknologi informasi ini, disatu sisi membuat dakwah tersebar luas. ...
Read more 0

Pancasila, Ijtihad Bernegara Muslim Nusantara

Pancasila, Ijtihad Bernegara Muslim Nusantara
Suara Kita
“Setiap kawasan dimana orang muslim mampu menempati pada suatu masa tertentu, maka kawasan itu menjadi daerah Islam, yang ditandai dengan berlakunya hukum Islam pada masanya…” (Bughyatul Mustarsyidin)   Keterangan di atas adalah salah satu fatwa yang terdapat di dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin yang membahas mengenai batasan minimal suatu daerah bisa dinamakan Darul Islam. Fatwa ini dipergunakan oleh NU pada Muktamar tahun 1936 di Banjarmasin untuk menyebut status nusantara pada saat ...
Read more 0

Merdeka dari Teror, Hate Speech, dan Hoax

Merdeka dari Teror, Hate Speech, dan Hoax
Suara Kita
“Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya.” (Soekarno) Penggalan kalimat di atas adalah bagian dari pidato Soekarno saat hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno membakar semangat seluruh rakyat dan meyakinkan mereka bahwa hari itu adalah hari kemerdekaan bangsa. Semenjak hari itu dan seterusnya, ...
Read more 1

Idul Adha : Jalan Tazkiyatun Nafsi Menuju Perdamaian Negri

Idul Adha : Jalan Tazkiyatun Nafsi Menuju Perdamaian Negri
Suara Kita
“Ya Allah, anugerahkanlah kepada jiwaku ketakwaan, dan sucikanlah jiwaku (dengan ketakwaan itu), Engkau-lah Sebaik-baik Yang Mensucikannya, (dan) Engkau-lah Yang Menjaga serta Melindunginya” (HR. Muslim) Doa di atas adalah permohonan Rasulullah Saw atas dirinya agar diberi jiwa yang takwa. Beliau juga memohon agar jiwanya disucikan (tazkiyatun nafs) dengan ketakwaan tersebut. Dari doa ini, dapat diambil makna bahwa ketakwaan kepada Allah yang sebenarnya tidak akan mungkin dicapai kecuali dengan berusaha menyucikan dan ...
Read more 1

Anak, Radikalisme, dan Pendidikan Usia Dini

Anak, Radikalisme, dan Pendidikan Usia Dini
Suara Kita
Pada bulan Agustus tahun 2018, jadag pendidikan Indonesia pernah dihebohkan dengan fenomena karnaval yang dinilai “berlebihan”. Tepatnya pada pagelaran Pawai Karnaval PAUD dan TK di Probolinggo. Pada acara tersebut, TK Kartika V 69 Kota Probolinggo tampil dengan mengenakan jubah dan cadar. Mereka juga membawa tiruan senjata api yang terbuat dari kertas. Yang membuat heboh bukan soal jubah dan cadar, melainkan replika senjata api yang mereka bawa. Banyak pihak menilai hal ...
Read more 3

Modernitas, Kearifan Lokal, dan Benteng Radikalisme

Modernitas, Kearifan Lokal, dan Benteng Radikalisme
Suara Kita
“Pelajaran dari kesuksesan negara-negara tersebut mencapai kemajuannya sangat jelas. Masing-masing negara itu mencapai kemajuannya dengan mengindahkan nasihat asing dan mengembangkan strategi mereka sendiri” (Asad Zaman) Kutipan di atas adalah ulasan dari Asad Zaman, Profesor Ekonomi International Islamic University (IIU) Islamabad, yang ditulis tahun 2008. Asad sejatinya mengulas tentang kegagalan modernisasi yang dipaksakan di berbagai negara, terutama negara-negara non-eropa. Modernisasi yang dipandang membawa era pencerahan, pada akhirnya justru melahirkan eksploitasi, penjajahan, ...
Read more 0

Millennials Kill, Medsos, dan Ajakan Perdamaian

Millennials Kill, Medsos, dan Ajakan Perdamaian
Suara Kita
Kutipan di atas diulas oleh Yuswohady dalam bukunya Millennials Kill Everything. Buku ini sebenarnya fokus ke arah dunia bisnis, dimana beberapa usaha yang pernah populer diam-diam sirna di tangan milenial. Yuswo mengulas bahwa milenial “membunuh” beberapa bisnis, dikarenakan nilai-nilai, perilaku, dan preferensi milenial telah berubah drastis dan perubahan itu menjadikan produk, layanan, atau industri menjadi tidak relevan lagi dan kemudian ditinggalkan konsumen milenial. Yuswo mencontohkan departement store. Beberapa tahun lalu ...
Read more 1

STOP Radikalisme di Internet!

Suara Kita
Peristiwa bom bunuh diri di Pos Polisi Tugu Kartasura Sukoharjo beberapa waktu yang lalu, sontak mengejutkan banyak pihak. Apalagi peristiwa tersebut terjadi sebelum hari raya Idul Fitri. Berdasarkan penyelidikan dari polisi, sebagaimana diberitakan oleh liputan6.com (10/6), bahwa pelaku berinisial RA (22) melakukan percobaan bom bunuh diri bukan seorang diri atau lone wolf. RA memiliki jejaring yang saling membantu. Polisi pun sudah menangkap 2 pelaku lain pada 9 Juni lalu. Dari ...
Read more 3

Jemput Kemajuan, Jadikan Kearifan Lokal sebagai Modal!

Jemput Kemajuan, Jadikan Kearifan Lokal sebagai Modal!
Suara Kita
Infiltrasi ideologi transnasional terus saja menusuk urat nadi kebangsaan kita. Kehadirannya sedikit banyak mampu membuat keraguan sebagian anak bangsa akan kekuatan filososi bangsanya sendiri. Apalagi bersamaan dengan situasi kehidupan kebangsaan yang terus bergejolak dengan berbagai problem, ideologi transnasional seolah menjadi “pelipur lara” dan jalan keluar. Lihat saja slogan-slogan yang sering bermunculan di sekitar kita. Seperti contoh : Indonesia negara korup, maka solusinya khilafah. Belum lagi slogan-slogan lain seperti Indonesia bersyariah, ...
Read more 1
Translate »