Senin, 17 Juni, 2019
Informasi Damai
Archives by: Sholikul Hadi

Sholikul Hadi

Sholikul Hadi Posts

Mudik, Lebaran dan Momentum Merajut Rekonsiliasi Nasional

Mudik, Lebaran dan Momentum Merajut Rekonsiliasi Nasional
Suara Kita
Budaya mudik lebaran tidak bisa dipisahkan dari Indonesia. Mudik atau dikenal pulang kampung bagi perantau suatu keniscayaan. Kerinduan-kerinduan terhadap kampung halaman, keluarga, tetangga, guru dan teman menjadi semangat untuk pulang. Apapun pekerjaan dan kesibukannya jika tidak dalam kondisi darurat ketika lebaran afdolnya itu mudik bagi perantau. Orang merantau pada umumnya memiliki beban batin. Pada hakikatnya semua orang pinginnya hidup satu lingkungan dengan keluarga. Hidup ideal yang diharapkan yaitu; rumah satu ...
Read more 1

Ramadan Sarana Memperkuat Fitrah Kerukunan Melalui Semangat Berbagi

Ramadan Sarana Memperkuat Fitrah Kerukunan Melalui Semangat Berbagi
Suara Kita
Puasa mengajarkan sifat senasib sepenanggungan. Lapar, haus dan menahan semua hal yang membatalkan puasa itu memberi pelajaran untuk bersyukur. Umat Islam harus pandai mengambil nilai puasa, terutama nilai saling berbagi. Sudah gamblang puasa memberi pelajaran bagaimana rasanya orang fakir miskin merasakan lapar dan haus setiap hari. Ramadan itu cuma 30 hari, terkadang juga hanya 29 hari, jadi laparnya Puasa Ramadan tidak sebanding laparnya orang miskin di setiap harinya. Puasa di ...
Read more 2

Pentingnya Kedewasaan Berdemokrasi untuk Kemenangan Bersama!

Pentingnya Kedewasaan Berdemokrasi untuk Kemenangan Bersama!
Video Damai
Hajatan besar demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 memiliki rentetan peristiwa. Pemilu dimulai masa pencalonan, kampanye, pencoblosan, rekapitulasi suara dan penetapan calon terpilih. Pemilu kali ini memang cukup kompleks, karena sistem pemilu serentak antara pemilihan Calon Presiden-Wakil Presiden dan para Calon Legislator diberbagai tingkatan. Kampanye yang berlangsung mulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019 cukup menyita perhatian. Masa kampanye para kontestan idealnya beradu program tapi kenyataannya banyak calon ...
Read more 1

Menerjemahkan Semangat Berjamaah di Bulan Suci untuk I’tikad Rekonsiliasi

Menerjemahkan Semangat Berjamaah di Bulan Suci untuk I’tikad Rekonsiliasi
Suara Kita
Pemilu 17 April 2019 masih meyisakan berbagai persaingan antar calon dan para pendukung. Imbas dari persaingan politik banyak berakibat perseteruan dimana-mana. Perseteruan yang terjadi hanya soal sepele saja sebenarnya. Misal, karena berbeda partai politik yang didukung, berbeda calon yang didukung akibatnya sama tetangga hubungan jadi rengang, bahkan sama keluarga saja bisa rengang dari berbeda pilihan tadi. Bulan ini sudah memasuki bulan puasa, jadi momen ini penting menjadikan ijtihad rekonsiliasi (usaha ...
Read more 0

Pentingnya “Lawan Sastra Ngesti Mulya” dalam Membentuk Karakter Bangsa!

Suara Kita
Tepat 26 April 1959 bangsa Indonesia kehilangan Ki Hadjar Dewantara. Sudah 60 tahun beliau wafat tetapi ruh perjuangannya masih melekat dalam dunia pendidikan. Kerangka dan wujud pendidikan yang didirikan Ki Hadjar Dewantara menjadi pondasi awal pendidikan nasional. Jasa-jasa beliau dalam mencerdaskan bangsa tidak ternilai, tinggal bagaimana para penerus bangsa ini menempatkan pendidikan pada jalur menuju kemuliaan. Sebagaimana petuah Ki Hadjar Dewantara, “Lawan Sastra Ngesti Mulya” yang artinya dengan ilmu kita ...
Read more 0

Menatap Masa Depan: Membangun Kerjasama untuk Perdamaian Dunia

Suara Kita
Kerjasama suatu bentuk interaksi sosial yang memiliki sifat asosiatif (proses sosial yang menciptakan kesatuan) atau terjadi karena ada pandangan yang sama dalam suatu kelompok masyarakat baik antar perorangan ataupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Kerjasama merupakan suatu tindakan yang berat dilakukan. Tetapi dengan usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan-tujuan bersama atau sering disebut asimilasi, kerja sama akan mudah digalakkan. ...
Read more 0

Bung Tomo Kesatria Di Balik Revolusi Jihad

Suara Kita
“Andai tak ada takbir, saya tidak tahu dengan cara apa membakar semangat para pemuda untuk melawan penjajah.” (Bung Tomo). Bung Tomo pembawa obor semangat pertempuran Surabaya. Beliau arek Suroboyo asli, lahir pada 1920 di Surabaya dan meninggal pada 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, sewaktu menunaikan ibadah haji. Jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan bukan di sebuah Taman Makam Pahlawan, melainkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di ...
Read more 0

Pemuda Harus Cinta Ilmu untuk Melawan Radikalisme!

Suara Kita
Generasi muda merupakan target untuk direkrut menjadi anggota jaringan radikalisme-teroris. Selain itu, karena memang radikalisme-terorisme sangat dekat sekali dengan generasi muda. Sehingga tidak heran jika mereka dengan mudah meracuni pikiran generasi muda dengan paham radikal. Apalagi generasi muda tersebut adalah mereka yang putus sekolah, buta huruf, miskin, dan juga penganguran. Akhirnya, pemuda mudah terbuai ketika diiming-imingi sejumlah uang dan kegagahan memegang senjata oleh jaringan radikalisme-terosisme. Pemuda-pemuda saat ini perlu pembekalan ...
Read more 0

Membangun Jiwa Kompetisi Mahasiswa Sebagai Benteng Radikalisme di Kampus

Suara Kita
Saat ini dunia kampus memang menjadi sarang empuk penyebaran paham radikal. Banyak mahasiswa sekarang menjadi ladang penyebaran paham radikalisme, semua itu dipicu pemikiran mahasiswa banyak yang belum bisa melihat dari sudut pandang yang luas dalam mencerna suguhan-suguhan paham radikal dan ditambah pihak kampus kurang memantau mahasiswa. Jadi, mahasiswa butuh arahan dan pemantauan dalam semua kegiatannya di kampus. Baik itu kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kegiatan Ikatan Mahasiswa Fakultas (IMF) maupun ...
Read more 0

Relevansi Islam dalam Perjanjian Luhur Bangsa

Suara Kita
Sejarah tentunya hafal dengan deklarasi Nahdlatul Ulama (NU) yang membahas tentang hubungan Pancasila dan Islam. Dimana dalam deklarasi itu di pimpin oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pimpinan “Sub Komisi Deklarasi” yang membahas tentang “Hubungan Pancasila dan Islam”. Peristiwa ini berlangsung dalam Khitthah Nahdlatul Ulama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama di Situbondo 16 Rabiul Awwal 1404 H/21 Desember 1983. Dan deklarasi di bawah inilah hasilnya: Bismillahirrahmanirrahim 1. Pancasila ...
Read more 1
Translate »