Kamis, 22 Januari, 2026
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Patriotisme Inklusif: Saat Iman yang Kuat Melahirkan Rasa Aman bagi Sesama

Photo 2025 12 11 12.17.48
Narasi
Diskursus publik kita belakangan ini diuji oleh sebuah polemik yang sebetulnya tidak perlu diperdebatkan. Rencana Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengadakan rangkaian perayaan Natal 2025 memicu reaksi keras dari segelintir pihak. Narasi-narasi menakutkan seperti “sinkretisme”, dan “pengadaian akidah”, dilontarkan ke ruang publik, menciptakan ketegangan yang tidak produktif. Reaksi reaktif ini menunjukkan ...
Read more 0

Seni Merawat Indonesia: Menjadi Masyarakat Madani

Photo 2025 12 11 12.15.55
Narasi
Indonesia bukanlah sekadar nama di atas peta; ia adalah sebuah naskah rumit yang ditulis oleh takdir Tuhan, disusun dari ribuan pulau, ratusan etnis, dan beragam keyakinan yang saling menatap. Dalam filsafat sosial, keberagaman ini sering disebut sebagai pedang bermata dua: ia bisa menjadi mozaik terindah peradaban manusia, atau sebaliknya, menjadi ...
Read more 0

Jebakan Beragama di Era Simulakra

Photo 2025 12 10 12.23.50
Narasi
Banyak yang cemas soal inisiatif Kementerian Agama yang hendak menyelenggarakan perayaan Natal bersama bagi pegawainya, misalnya, langsung disambut dengan sirene bahaya. Reaksi seperti tuduhan sinkretisme dan pencampuradukan agama meramaikan ruang maya. Seolah-olah, sekadar hadir untuk menghormati kebahagiaan rekan kerja yang berbeda iman akan serta-merta melunturkan teologi yang telah dianut seumur ...
Read more 0

Melampaui Nalar Dikotomistik Beragama; Toleransi Sebagai Fondasi Masyarakat Madani

Photo 2025 12 10 12.23.39
Narasi
Penolakan kegiatan Natal Bersama Kementerian Agama menandakan bahwa sebagian umat beragama terutama Islam masih terjebak pada nalar dikotomistik. Nalar dikotomistik beragama dapat diidentifikasi dasi setidaknya tiga hal. Pertama, disparitas yang tajam atau mutlak. Dalam artian melihat segala sesuatu yang berbeda dengan pendekatan konfliktual. Maka, segala yang berbeda akan dianggap bermusuhan. ...
Read more 0

Menanggalkan Cara Beragama yang “Hitam-Putih”, Menuju Beragama Berbasis Cinta

Photo 2025 12 10 12.23.43
Narasi
Belakangan ini, lini masa kita kembali riuh. Rencana Kementerian Agama untuk menggelar perayaan Natal bersama bagi para pegawainya langsung ditanggapi sebagian kelompok dengan kecurigaan: sinkretisme, penyamaan agama, hingga gadai akidah. Alih-alih melihat keberagaman sebagai anugerah yang menghidupkan ruang sosial, mereka terjebak pada dikotomi “hitam-putih” yang menutup pintu dialog dan lebih ...
Read more 0

Beragama dengan Kawruh Atau Rahman-Rahim dalam Perspektif Kejawen

Photo 2025 12 10 12.23.56
Narasi
Dalam spiritualitas Islam terdapat tiga kutub yang diyakini mewakili tiga bentuk pendekatan ketuhanan yang kemudian berkonsekuensi terhadap sikap keberagamaan. Tiga kutub itu adalah Syekh Abdul Qadir al-Jilani (yang mewakili pendekatan ibadah), Jalaluddin Rumi (yang mewakili pendekatan perasaan), dan Muhyiddin Ibn ‘Arabi (yang mewakili pendekatan pengetahuan). Saya tak hendak menyingkap dua ...
Read more 0

Moderasi Beragama dan Perayaan Natal: Menjaga Keseimbangan dalam Keberagaman

Selamat Hari Natal : Antara Ucapan, Akidah dan Relasi Antar Umat
Narasi
Indonesia adalah negara dengan kemajemukan yang luar biasa, di mana berbagai agama hidup berdampingan dalam satu nusantara. Setiap akhir tahun, ketika umat Kristiani merayakan Natal, muncul berbagai diskusi dan perdebatan di kalangan umat beragama lain, khususnya Muslim sebagai mayoritas. Di sinilah moderasi beragama menjadi sangat penting—sebagai pendekatan yang menyeimbangkan antara ...
Read more 0

Menggagas Konsep Beragama yang Inklusif di Indonesia

Photo 2025 12 09 14.12.34
Narasi
Dalam kehidupan beragama di Indonesia, terdapat banyak perbedaan yang seringkali menimbulkan gesekan dan perdebatan, khususnya terkait dengan sikap yang cenderung “hitam-putih” dalam melihat praktik keagamaan. Pendekatan ini sering kali menciptakan batasan-batasan yang rigid, yang akhirnya memperuncing perbedaan dan menghilangkan esensi utama dari ajaran agama itu sendiri. Salah satu contoh aktual ...
Read more 0

Jaminan Negara dalam Membangun Kerukunan Nasional

Mitos Kerukunan dan Pentingnya Pendekatan Kolaboratif dalam Mencegah Intoleransi
Narasi
Indonesia, dengan keberagaman agama yang diakui secara resmi, merupakan salah satu negara yang mengusung pluralisme sebagai salah satu prinsip dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai negara dengan enam agama yang diakui, Indonesia harus menciptakan iklim yang kondusif untuk hidup berdampingan antar umat beragama. Kementerian Agama (Kemenag) memiliki peran penting ...
Read more 0

Natal Bersama Sebagai Ritus Kebangsaan; Bagaimana Para Ulama Moderat Membedakan Urusan Akidah dan Muamalah?

Photo 2025 12 09 14.12.22
Narasi
Setiap menjelang peringatan Natal, ruang publik digital kita riuh oleh perdebatan tentang boleh tidaknya umat Islam mengucapkan selamat Natal pada umat Kristen. Tahun ini, debat itu kian riuh oleh rencana Kemenag mengadakan perayaan Natal Bersama. Natal bersama dianggap sebagai bentuk sinkretisme yang membaurkan ajaran agama-agama. Natal bersama dianggap sebagai upaya ...
Read more 0