Kamis, 1 Desember, 2022
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Propaganda Khilafah di Tengah Ancaman Resesi; Solusi atau Ancaman Anarki?

Propaganda Khilafah di Tengah Ancaman Resesi; Solusi atau Ancaman Anarki?
Narasi
Tahun 2023 diprediksi sebagai tahun yang berat terutama di bidang ekonomi. Pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih, perang dagang antara Amerika Serikat dan China ditambah efek konflik regional Rusia-Ukraina melatari terjadinya resesi ekonomi global. Secara sederhana, resesi adalah kondisi ketika pertumbuhan ekonomi mengalami minus dalam beberapa kuartal. ...
Read more 0

Waspada Kaum Khilafaher Menunggangi Isu Resesi Ekonomi 2023

Waspada Kaum Khilafaher Menunggangi Isu Resesi Ekonomi 2023
Narasi
Gelombang resesi ekonomi global melanda sejumlah kawasan. Mulai dari Amerika Serikat sampai Eropa. Sejumlah negara bahkan mengalami krisis nisbi parah. Resesi ekonomi ini diprediksi akan semakin parah di tahun 2023 mendatang. Apalagi, konflik geopolitik Rusia-Ukraina sebagai salah satu pemicu krisis belum menunjukkan tanda akan berakhir. Di Indonesia, isu resesi ekonomi ...
Read more 0

Haruskah Negeri dengan Ribuan Masjid Dikafirkan?

Memang ada segelintir orang yang memiliki warisan paham yang menganggap Indonesia sebagai negara kafir, thagut dan tidak Islami. Narasi ini sangat berbahaya karena implikasinya mendudukkan negara ini sebagai negeri perang. Tidak jarang pada akhirnya muncul terorisme dengan cita-cita ideologis mengganti dasar negara. Mungkin tidak perlu saya debatkan secara ideologis tentang dasar negara ini islami atau tidak. Pentolan mantan ideologi kelompok radikal terorisme, Abu Bakar Ba’asyir, ada akhirnya mengakuti keselarasan antara Pancasila dengan tauhid. Namun, fakta tak terbantahkan adalah kondisi sosiologis keislaman di Indonesia. Indonesia menjadi negara dengan jumlah masjid terbanyak di dunia. Dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia sebanyak 237,53 juta jiwa per 31 Desember 2021, Indonesia memiliki kurang lebih 800.000 masjid di berbagai daerah. Lima provinsi dengan masjid terbanyak sebagai berikut Lampung (12.000 masjid), Sulawesi Selatan (14.313 masjid), Jawa Timur (48.947 masjid), Jawa Tengah (50.549 masjid) dan Jawa Barat (58.979 masjid). Selain itu, ditinjau dari sisi kebijakan pemerintah, tidak ada rekayasa yang menyulitkan umat Islam di Indonesia untuk mendirikan masjid. Bahkan bisa jadi masjid yang dibangun tidak berizin pun atas nama pribadi, keluarga dan masyarakat di kampung-kampung juga banyak ditemukan. Dan bayangkan hampir seluruh provinsi dan kabupaten di Indonesia memiliki masjid agung sebagai penanda sebuah wilayah. Lepas dari penjajahan, apa yang dipikirkan oleh pemimpin bangsa ini salah satunya adalah berdirinya sebuah masjid. Masjid Istiqlal diprakarsai oleh negara sebagai simbol implementasi Indonesia yang berdasarkan kepada Ketuhanan. Bayangkan ada masjid negara yang dibuat langsung oleh Presiden. Lalu, Indonesia dianggap negara kafir? Dalam aspek kebijakan lainnya, tidak pernah ada larangan dalam perayaan keagamaan khususnya Islam. Bahkan hari-hari besar Islam diperingati sebagai hari libur nasional. Bahkan beberapa peritsiwa penting seperti Maulid Nabi, Israk Mikraj dan Tahun baru Islam menjadi peringatan yang tidak hanya diperingati di tengah masyarakat tetapi peringatan di Istana Negara. Negara mana yang menyelenggarakan secara nasional dan diresmikan oleh negara beberapa kegiatan keislaman yang tidak hanya hari raya besar keisalaman saja? Bahkan nuzulul quran saja diperingati secara nasional dan diselenggarakan oleh negara. Negara juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya tidak hanya pada aspek hari-hari besar, bahkan pengajian, majlis taklim dan tabligh akbar bebas menguasai ruang-ruang publik di Indonesia. Kemeriahan dzikir juga banyak bertebaran di berbagai pelosok negeri yang sejatinya tidak akan pernah ditemukan di negara Islam seperti Timur Tengah sekalipun. Karena itulah, menjadi tidak logis bahkan sangat menyesatkan jika Indonesia dianggap negara kafir. Negara kafir berarti negara yang tidak memberikan ruang dan kebebasan kepada umat Islam. Negara kafir berarti negara yang secara nyata ingin memerangi umat Islam. Sebutan ini sejatinya akan melukai umat Islam itu sendiri yang secara nyata telah menjadi bagian dari negara ini. Dengan melihat kebebasan dan kenyamanan yang ada, sungguh negara ini sejatinya adalah negara Islam dengan label Pancasila. Pancasila menjadi perekat bagi keragaman dengan nafas Islam yang sangat kental. Islam menjadi ruh dari negara ini dalam merawat perdamaian.
Narasi
Memang ada segelintir orang yang memiliki warisan paham yang menganggap Indonesia sebagai negara kafir, thagut dan tidak Islami. Narasi ini sangat berbahaya karena implikasinya mendudukkan negara ini sebagai negeri perang. Tidak jarang pada akhirnya muncul terorisme dengan cita-cita ideologis mengganti dasar negara. Mungkin tidak perlu saya debatkan secara ideologis tentang ...
Read more 0

“Tepo Seliro”: Basis Kultural Membendung Arus Ideologi Transnasional

“Tepo Seliro”: Basis Kultural Membendung Arus Ideologi Transnasional
Narasi
Istilah tepo seliro memang berasal dari sosiologi masyarakat Jawa. Namun demikian, spirit tepo seliro sebenarnya tidak hanya dimonopoli oleh orang Jawa. Spirit tepo seliro dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia. Secara harfiah, tepo seliro dimaknai sebagai sikap tenggang rasa. Yakni sikap toleran pada perbedaan identitas dan pandangan yang ada di masyarakat. ...
Read more 0

Melestarikan Wayang untuk Membendung Ideologi Transnasional

Melestarikan Wayang untuk Membendung Ideologi Transnasional
Narasi
Kalau kita kuliti sejarah perkembangan Islam di Nusantara, wayang tak hanya merupakan karya seni kearifan lokal, tetapi juga media dakwah Sunan Kalijaga yang terbilang sukses mengenalkan wajah Islam yang ramah dan rahmah ke masyarakat. Islam pun mudah masuk dan juga diterima oleh masyarakat kala itu. Dan hari ini, bangsa kita ...
Read more 0

Kearifan Lokal Penangkal Paham Radikal

Kearifan Lokal Penangkal Paham Radikal
Narasi
Indonesia adalah ejawantah dari kebhinekaan, dan bertolak dari kebhinekaan ini muncul persatuan, jadi dari sejak belum merdeka Nusantara ini sudah sarat dengan perbedaan, dan saat indonesia diploklamirkan menjadi kedaulatan suatu bangsa lahirlah persatuan. Begitu ragamnya suku di negeri ini, sehingga banyak sekali kekayaan falsafah di negeri ini, misalkan falsafah jawa ...
Read more 0

Apakah Kearifan Lokal Bertentangan dengan Syariat Islam?

Apakah Kearifan Lokal Bertentangan dengan Syariat Islam?
Narasi
Ada fenomena, di mana ideologi trans-nasional mencoba membenturkan kearifan lokal dengan syariat Islam. Seraya, prinsip-prinsip kebudayaan yang mengakar sejak lama di negeri ini, seolah dianggap bertentangan dengan syariat-Nya. Hingga, membuat satu (ekspansi ideologis) bahwa kearifan lokal perlu dihilangkan. Karena dianggap sesat dan melanggar norma-norma hukum Islam. Lantas pertanyaannya sekarang, apakah ...
Read more 0

Belajar dari Suku Bajo: Menjadikan Toleransi sebagai “idealisme Hidup”

Belajar dari Suku Bajo: Menjadikan Toleransi sebagai “idealisme Hidup”
Narasi
Pada hakikatnya, segala ideologi trans-nasional akan tumbang dan rapuh ketika berhadapan dengan sikap dan kesadaran masyarakat yang selalu tolerant. Begitulah kira-kira  (prinsip nilai) yang sejak lama dipegang teguh oleh masyarakat Suku Bajo, hingga saat ini. Karena bagi mereka, sikap toleransi adalah cara mengekspresikan “idealisme hidup” yang paripurna. Berperan sebagai (benteng) ...
Read more 0

Menjadi Manusia Indonesia; Perkuat Kearifan Lokal, Tangkal Ideologi Transnasional

Menjadi Manusia Indonesia; Perkuat Kearifan Lokal, Tangkal Ideologi Transnasional
Narasi
Di tengah gempuran arus ideologi transnasional dalam dua dekade belakangan ini, kita dipaksa untuk menegaskan kembali identitas keindonesiaan kita. Pertanyaan tentang bagaimana menjadi manusia Indonesia di tengah kontestasi ideologi transnasioal mau tidak mau menyeruak ke permukaan. Arus deras ideologi transnasional radikal selama beberapa tahun belakangan harus diakui cukup mengubah lanskap ...
Read more 0

Selametan; Modal Sosial Menangkal Ideologi Transnasional

Selametan; Modal Sosial Menangkal Ideologi Transnasional
Narasi
Gelombang arus ekspansi ideologi transnasional adalah ancaman nyata bagi kebinekaan Indonesia. Ideologi transnasional dengan ajarannya tentang anti-nasionalisme dan anti-pluralisme telah merusak sendi-sendi kebangsaan. Fatalnya, ideologi transnasional bisa menyusup ke mana saja. Mulai ke elemen struktural pemerintahan. Hingga ke sistem kultural masyarakat. Oleh karena itu, menangkal ideologi transnasional tidak bisa hanya ...
Read more 0