Belum genap sepekan kasus pemboman di SMAN 72, muncul seorang siswa yang melakukan cosplay alias bermain peran sebagai pelaku penembakan tersebut, lengkap dengan senjata mainan yang ditulis sejumlah tokoh ultra konservatif. Kostum itu ia kenakan di acara Car Free Day dan fotonya diunggah di media sosial. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, ...
Read more 0 Narasi
Ketika sebuah kelompok mengkritik Program Duta Damai BNPT sebagai duta sekularisme dan liberalisme, pertanyaan yang perlu diajukan bukanlah: “Apakah Duta Damai benar-benar sekuler?” Melainkan: “Siapa yang mengajukan kritik ini, dan apa agenda ideologis di balik kritik tersebut?” Tuduhan terhadap Duta Damai datang dari jaringan kelompok yang melihat Indonesia sebagai wadah ...
Read more 0 Kerentanan anak-anak terhadap paham ekstrem termasuk xenofobia dan chauvinism menjadi perhatian serius dalam dinamika sosial Indonesia masa kini. Di tengah arus informasi yang bergerak cepat dan tak selalu terverifikasi, generasi muda berada dalam posisi yang rentan terhadap narasi yang memecah belah. Paham-paham tersebut tidak hanya mengancam pemikiran kritis anak-anak, tetapi ...
Read more 0 “Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup; pendidikan adalah kehidupan itu sendiri.” – John Dewey Pernyataan filosof John Dewey ini merangkum esensi terdalam dari sebuah institusi pendidikan. Sekolah bukanlah semata pabrik pencetak nilai akademis, melainkan makmal peradaban tempat seorang manusia muda pertama kali belajar menjadi bagian dari masyarakat. Oleh karena itu, urgensi mewujudkan lingkungan ...
Read more 0 Di tengah gempuran propaganda ekstremisme yang semakin terdesentralisasi, ruang aman bagi anak-anak kita kian menyempit. Tidak ada lagi benteng yang benar-benar kebal dari infiltrasi ideologi berbahaya: tidak di sekolah, tidak di rumah, bahkan tidak di ruang digital yang seharusnya menjadi sarana kreativitas juga telah tercemari oleh narasi radikal. Narasi ekstrem ...
Read more 0 Salah satu fakta yang terungkap dari penyelidikan aksi kekerasan di SMAN 72 adalah bahwa pelaku kerap berkunjung ke Darkweb untuk mengakses konten kekerasan dan ekstremisme. Istilah Darkweb mengacu pada lama situs internet yang tidak dapat diakses oleh mesin pencari umum seperti Google dan hanya bisa diakses melalui mesin perambah tertentu. ...
Read more 0 Kits mengenal tiga dosa dalam dunia pendidikan nasional. Yakni intoleransi agama, kekerasan seksual, dan perundungan alias bullying. Dosa-dosa itu tidak berhenti di situ. Dosa itu memiliki efek lanjutan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Korban perundungan, misalnya kerap kali dihadapkan pada dua pilihan sulit; menyerah dalam arti buruh diri atau melawan balik ...
Read more 0 Kasus ledakan di sekolah Jakarta beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa radikalisasi di kalangan pelajar kini hadir dalam bentuk yang semakin beragam. Ideologi sayap kanan, yang selama ini banyak dibahas di konteks global, mulai menemukan ruangnya melalui media sosial, game, dan forum-forum daring tempat remaja berinteraksi. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana sebagian ...
Read more 0 Peristiwa kekerasan di SMAN 72 sudah pasti menyisakan trauma psikologis bagi para korban. Kejadian itu tidak pelak juga menjadi alarm merah bagi para orang tua, guru, dan masyarakat pada umumnya. Apa yang terjadi sebenarnya dan apa langkah yang harus segera diambil pasca kejadian ini? Kekerasan adalah fenomena sosiologis yang dapat ...
Read more 0 Jika kita diminta membayangkan seorang ‘pahlawan’, citra yang muncul seringkali adalah gambaran monolitik sosok gagah berani di medan perang, menghunus pedang atau senapan. Kita teringat pada heroisme fisik para pejuang kemerdekaan atau ketangguhan para sahabat Nabi yang perkasa di medan Badar dan Uhud. Namun, membatasi heroisme hanya pada pertarungan fisik ...
Read more 0
