Jumat, 12 April, 2024
Informasi Damai

Beranda

Titik-Temu Rekonsiliasi dalam Nuzulul Qur’an dan Jum’at Agung
Narasi

Titik-Temu Rekonsiliasi dalam Nuzulul Qur’an dan Jum’at Agung

Pada 17 Ramadhan, tepat pada Rabu 27 Maret 2024, umat Islam akan memperingati Nuzulul Qur’an atau turunnya Al-Qur’an pertama. Dua hari setelahnya, pada 19 Ramadhan, tepat pada Kamis 29 Maret 2024, umat Kristiani akan memperingati Jum’at Agung. Antara Nuzulul Qur’an dan Jum’at Agung ini memang memiliki prinsip keimanan yang mutlak berbeda. Tetapi, ada titik-temu secara subtansial yang menjadikan dua prinsip keimanan yang berbeda itu, menjadi satu prinsip kebaikan yang sama. ...
Read more 0
Peringatan Nuzulul Qur’an dan Jumat Agung : Semangat Universal tentang Persaudaraan Lintas Agama
Narasi

Peringatan Nuzulul Qur’an dan Jumat Agung : Semangat Universal tentang Persaudaraan Lintas Agama

Dalam bulan suci Ramadan tahun ini, umat Muslim di seluruh dunia bersiap-siap untuk merayakan peristiwa penting dalam sejarah keagamaan mereka, Nuzulul Qur’an yang beriringan dengan umat Kristen memperingati Jumat Agung. Meskipun kedua perayaan ini berasal dari tradisi dan keyakinan yang berbeda, semangat persaudaraan lintas agama tercermin dalam semangat nasionalisme yang meneguhkan nilai-nilai persatuan dan keragaman. Pada tanggal 17 Ramadan, umat Muslim memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an, yaitu peristiwa penurunan pertama wahyu ...
Read more 0
Menyongsong Trihari Suci: Kasih Melampaui Perbedaan Politik
Keagamaan

Menyongsong Trihari Suci: Kasih Melampaui Perbedaan Politik

Trihari Suci adalah serangkaian hari peringatan menuju pagi Minggu Paskah. Rangkaian masa hari-hari suci itu dimulai sejak malam Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, yang lalu berpuncak pada pagi Minggu Paskah. Masing-masing hari itu memperingati peristiwa suci yang dialami Yesus Kristus. Malam Kamis Putih memperingati perjamuan terakhir yang dilakukan oleh Yesus bersama murid-murid-Nya, di mana setelahnya Ia ditangkap. Jumat Agung memperingati hari di mana Yesus disalibkan hingga Ia wafat dan ...
Read more 0
Membumikan Nuzulul Qur’an: Memaknai “Rahmah” sebagai Kunci Kehidupan Harmonis
Narasi

Membumikan Nuzulul Qur’an: Memaknai “Rahmah” sebagai Kunci Kehidupan Harmonis

Ada dua premis yang secara fundamental menjadi landasan manusia dalam menjalani kehidupan. Pertama, manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan; dan kedua, manusia sebagai individu yang memiliki identitas berbeda satu dengan lainnya. Meski begitu, keniscayaan manusia yang harus bersosial untuk menjalani kehidupan, biasanya mengakibatkan bentrokan antar karakter individu yang berbeda satu sama lain. Lalu, bagaimana mestinya kita bersikap? Sebagai titik pijak, ada baiknya jika kita melihat lebih bagaimana ‘rahmah’ bisa menjadi ...
Read more 0
Refleksi Nuzulul Qur'an; Mewujudkan Koeksistensi Damai Antar-Agama
Narasi

Refleksi Nuzulul Qur’an; Mewujudkan Koeksistensi Damai Antar-Agama

Pada malam ke-17 bulan Ramadan, Rasulullah Muhammad menerima Wahyu untuk pertama kalinya. Saat itu ia tengah ber-tahannuts alias menyepi di gua Hira. Sebuah kebiasaan yang diajukan oleh masyarakat Arab sebelum datangnya Islam. Wahyu pertama yang turun adalah perintah untuk membaca (iqra’), yang menjadi bagian dari Surat Al Alaq. Menarik mencermati kisah turunnya ayat pertama Al Qur’an ini. Ayat tersebut turun ketika Nabi Muhammad tengah bermunajat pada Tuhan di tempat yang ...
Read more 0
Pesan Nuzulul Qur'an untuk Kerukunan Antar Agama
Narasi

Pesan Nuzulul Qur’an untuk Kerukunan Antar Agama

Ramadan dalam bahasa Arab berasal dari ramad, yang berarti membakar atau panas yang hebat dan menyengat. Makna panas, menyengat dan membakar dari puasa Ramadan berarti membakar amarah, kebencian, iri dengki dan segala penyakit hati yang berasal dari nafsu lahir maupun batin. Makna ini menandakan bahwa umat Islam di bulan Ramadan dididik untuk membersihkan jasmani dan ruhani. Bahwa, Ramadan adalah bulan suci, bulan kemanusiaan. Ramadan mengajarkan umat Islam tidak melakukan kegiatan ...
Read more 0
Podcast Lintas-Agama; Potret Kerukunan Beragama di Bulan Ramadan
Kebangsaan

Podcast Lintas-Agama; Potret Kerukunan Beragama di Bulan Ramadan

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melatari munculnya sejumlah fenomena budaya populer baru. Salah satunya adalah maraknya konten podcast atau siniar di beragam kanal media digital. Antara lain Spotify, Noice, dan YouTube. Di bulan Ramadan kala ini, para konten kreator seolah berlomba menyajikan konten menarik yang berhubungan dengan tradisi puasa di Indonesia. Ada yang semata ingin menghibur, ada yang menyuguhkan pengetahuan, dan ada yang merangkum keduanya; menghibur sekaligus mencerahkan. ...
Read more 0
Menguji Kekuatan Puasa sebagai Benteng di Tengah Hiruk Pikuk Sengketa Pemilu
Narasi

Menguji Kekuatan Puasa sebagai Benteng di Tengah Hiruk Pikuk Sengketa Pemilu

Puasa, sebagai salah satu ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam, tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga menjadi benteng yang kokoh di tengah hiruk pikuk situasi politik pasca pemilu. Situasi politik yang memanas, terutama dalam konteks sengketa pemilu yang sering berujung pada ketegangan dan konflik, memerlukan kebijaksanaan dan ketenangan untuk menghadapinya. Puasa, dengan ajarannya sebagai perisai, memberikan umat Islam alat untuk menjaga diri dari terbawa emosi dan menjaga kedamaian dalam ...
Read more 0
Pesan Ramadan untuk Rekonsiliasi Pasca Kontestasi
Narasi

Pesan Ramadan untuk Rekonsiliasi Pasca Kontestasi

Ramadan, bulan suci dalam agama Islam, bukan hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi momen penting untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan rekonsiliasi. Di tengah-tengah kontestasi politik pasca pemilu, di mana polarisasi dan perselisihan masih muncul, pesan Ramadan memberikan pedoman untuk menjaga kebersamaan, rekonsiliasi, dan perdamaian. Ramadan mengajarkan umat Islam tentang pentingnya rekonsiliasi dan perdamaian. Al-Quran memberikan panduan yang jelas mengenai pentingnya merajut kembali hubungan yang retak dan ...
Read more 0
Mengeliminasi 4 Hawa Nafsu Politik di Bulan Suci
Narasi

Mengeliminasi 4 Hawa Nafsu Politik di Bulan Suci

Pada tanggal 20 Maret 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pilpres dan Pileg 2024. Artinya apa? Ini adalah tanda berakhirnya keterbelahan politik yang diselenggarakan 5 tahunan itu. Tugas kita telah selesai dan kita telah berhasil (berikhtiar) di dalam mengangkat seorang ulil amrih (pemimpin) yang harus kita terima secara bijaksana. Tugas kita selanjutnya adalah kembali (rekonsiliasi) ke jati diri yang bersaudara dan bersama ...
Read more 0