Senin, 24 Januari, 2022
Informasi Damai
islam

islam

Fikih dan Kearifan Lokal; Pijakan Dakwah yang Ramah Kebudayaan

Suara Kita
Memandang kearifan lokal bukan sesuatu yang baru dalam agama Islam. Ajaran Islam yang dituangkan dalam ushul fikih banyak membicarakan penerapan syariat yang mengakomodasi budaya. Melanjutkan tradisi yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai universal ajaran agama Islam. Dalam ushul fikih dikenal istilah ‘urf, yakni istiadat yang telah dikenal dan berlaku di suatu komunitas masyarakat, yang khas dan berkaitan dengan kemaslahatan lokal. Istiadat seperti itu, selama kemaslahatannya tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam ...
Read more 0

4 Strategi Dakwah yang Bisa Merawat Kebhinekaan dan Kearifan Lokal

Suara Kita
Viral-nya sebuah video yang memperlihatkan seorang Pria penendang sekaligus pembuang sesajen, di sekitar lokasi Erupsi Gunung Semeru itu, setidaknya akan berdampak buruk ke dalam dua hal. Pertama, tindakannya yang semacam itu, akan merobek sekaligus melukai pranata-sosial kebhinekaan kita. Kedua, keputusan yang semacam itu bersifat (destruktif), terhadap kearifan lokal, yang sejatinya (tidak pernah dilakukan) oleh para penyebar Islam terdahulu di Nusantara. Namun, secara khusus, kasus di atas sejatinya memberikan pelajaran penting ...
Read more 0

Dakwah Berperspektif Kebinekaan dalam Bingkai Primbumisasi Islam

Suara Kita
Problematika terkait relasi agama dan budaya seolah tidak pernah usai diperdebatkan. Dari waktu ke waktu, polemik ihwal relasi agama dan budaya seolah tidak pernah surut. Di kalangan Islam sendiri isu relasi agama dan budaya disikapi beragam. Di satu sisi, ada golongan yang menganggap bahwa agama dan budaya ialah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, dan sama-sama berpengaruh bagi peradaban manusia. Cara pandang ini muncul dari kalangan muslim moderat-progresif yang cenderung ...
Read more 0

Arif dalam Berdakwah, Kunci Merawat Kebhinekaan

Suara Kita
Ada semacam anggapan bahwa dakwah kalau tidak kasar, tidak menjelek-jelekkan agama/kepercayaan orang lain atau tidak menghina pemerintah, itu bukanlah dakwah dan itu bukanlah ulama yang sebenarnya. Ini bisa dilihat dari komentar-komentar di media sosial. Para penceramah yang kasar, provokatif, dan penuh caci-maki lebih banyak penontonnya ketimbang dakwah yang lembut, sejuk, dan penuh kedamaian. Bahkan ada semacam standar di sebagian pihak, penceramah atau ulama yang benar itu adalah ulama yang dibencii ...
Read more 0

Menyudahi Ujaran Kebencian dengan Gerakan Literasi

Suara Kita
Media sosial menjadi bagian dari nafas kehidupan dan ruh aktivitas masyarakat saat ini. Seakan tidak mengenal kasta dan usia, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa terbiasa memainkan di ruang ini sebagai bagian dari lingkungan baru. Hal yang menjadi terlupakan adalah kita tidak secara baik mengajarkan dan mendidik norma dan etika di dalam bergaul di lingkungan baru tersebut. Sebagai lingkungan yang baru, media sosial tentu memiliki dua aspek positif dan negatif. ...
Read more 0

Birahi Kebencian dalam Sudut Pandang Agama Islam

Suara Kita
Berhati-hati berbicara, menulis dan berkomentar tentang sesuatu yang mengandung unsur kebencian, sara, ras dan golongan merupakan keniscayaan umat beragama,  terutama dalam agama Islam. Terdapat banyak ayat-ayat al Qur’an maupun hadis yang secara tegas melarang menumpahkan birahi kebencian yang berbentuk penghinaan, penistaan, pencemaran nama baik, menghasut, memprovokasi dan penyebaran berita bohong. “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari ...
Read more 0

Kebencian Itu Tidak Akan Tumbuh, Jika Mengikuti Nasihat Nabi Muhammad SAW

Suara Kita
Terkadang berawal dari saling sindir, saling menyalahkan, saling merasa paling benar, tersulut api amarah, hingga emosi tidak terkontrol. Tiba-tiba, membuat kita “lupa diri”. Lalu muncullah kebencian, hinaan dan saling mencaci tanpa disadari. Setelah itu, mencari dalih apologies pembenar. Bersembunyi di balik (kebebasan) dan mati-matian membela terhadap segala perbuatannya yang memang jelas-jelas salah. Contoh di atas, merupakan “skenario akar-rumput” di balik terbentuknya kebencian itu. Hingga, munculnya berbagai macam pembelaan yang sering-kali ...
Read more 0

Ujaran Kebencian dan Anomali Kebebasan Berpendapat

Suara Kita
Demokratisasi yang berjalan lebih dari dua dekade sejak era Reformasi bergulir harus diakui telah memberikan banyak capaian. Salah satunya ialah kian terbukanya ruang publik dan terjaminnya kebebasan berpendapat. Ironisnya, di saat yang sama masih banyak masyarakat yang gagal paham ihwal ap aitu kebebasan berpendapat. Alhasil, banyak masyarakat yang menganggap bahwa kebebasan berpendapat ialah kondisi ketika setiap individu bebas memproduksi opini dan wacana apa saja. Cara pandang yang rancu demikian itu ...
Read more 0

Basa Basuki dan Keberhasilan Politik

Suara Kita
Kebebasan berbicara, yang lazimnya dikaitkan pula dengan kebebasan berpendapat, memang erat kaitannya dengan demokrasi. Sebenarnya telah lama politik menyaratkan kemampuan untuk berbicara sebagai salah satu modal utamanya. Dalam hal ini, politik identik dengan makna purbanya sebagai turunan dari istilah “polis,” yang bermakna negara kota. Maka, secara historis, antara konsep demokrasi, praktik politik, dan negara kota sudah terjalin sejak masa Yunani purba. Dari istilah politik dalam makna klasiknya itu dapat dipahami ...
Read more 0

Semburan Kebencian : Kebebasan atau Kemungkaran?

Suara Kita
Sesaat sebelum memasuki ruang pemeriksaan di Polda Jawa Barat, Bahar bin Smith sempat sesumbar, “Jika nanti saya ditahan, itu artinya demokrasi di negeri ini telah mati”. Bahar pada akhirnya memang harus menerima kenyataan pahit. Dirinya ditahan Polda Jabar atas tuduhan penyebaran berita bohong atas ceramahnya yang menyinggung Letjend. Dudung Abdurrahman. Namun, hal itu tidak lantas berarti bahwa demokrasi di negeri ini telah mati. Demokrasi kita baik-baik saja saat ini. Bahka, ...
Read more 5